KDA Ash Shiddiq
KDA
ASH-SHIDDIQ adalah sebuah organisasi keagamaan /rohis (rohani Islam)
yang berada di bawah naungan OSIS SMAN 1 CILILIN khususnyaOSIS sekbid I
(Ketuhanan Yang Maha Esa).KDA merupakan singkatan dari Kelompok Diskusi Agama, sementara Ash-Shiddiq merupakan nama mesjid yang berada di SMAN 1 CILILIN.
KDA di dalamnya memuat hal-hal yang berkaitan dengan keagamaan, yakni agama Islam, berupa kegiatan pengajian,PHBI, sanlat, mentoring, serta kesenian Islami berupa nasyid, qashidah, qira’at, kaligrafi dan lain-lain, serta kegiatan-kegiatan keagamaan lainnya.
Tujuan dibentuknya KDA yakni untuk memakmurkan mesjid, terbentuknya kader-kader yang bertanggung jawab dengan berasaskan Islam di wilayah SMAN 1 CILILIN.
PRINSIP KDA ASH-SHIDDIQ
1. Bertakwa kepada Allah SWT
2. Menjunjung tinggi ukhuwah Islamiyah
3. Menjalin kerja sama sesama anggota
4. Disiplin dan hidup mandiri
5. Bertanggung jawab dalam segala hal
MARS KDA
Perintah memakmurkan mesjid
Di dalam Al qur’an dan sunnah
Sebagai amanah yang suci
Dijadikan pedoman qalbu
Raihlah akan mardhotillah
Dalam berbakti dan berkarya
Memajukan KDA Ash-Shiddiq
Supaya Islam terus berjaya
Isy kariman aumut syahidan
Faqul hasbiyallah wani’mal wakil
Ni’mal maula wa ni’mannashir
SEJARAH KDA ASH-SHIDDIQ
KDA ASH-SHIDDIQ berdiri pada tanggal 11 November 1997 di SMAN 1 CILILIN dengan melalui perjuangan yang tidak mudah. Dua tahun pertama KDA masih bernama DKM, kemudian diganti menjadi KDA.
Berikut adalah nama-nama ketua dan pembina dari tiap generasi, diantaranya:
PEMBINA
1. E. Budiawan
2. E. Budiawan
3. Drs. Muslihudin
4. Drs. Muslihudin
5. Drs. Muslihudin
6. Asep Nurul Muttaqien, S.Ag.
7. Asep Nurul Muttaqien, S.Ag.
8. Asep Nurul Muttaqien, S.Ag.
9. Asep Nurul Muttaqien, S.Ag.
10. Drs. Muslihudin 11. Drs. Muslihudin
12. Asep Nurul Muttaqien, S.Ag.
13. Drs. Muslihudin
14. Drs. Muslihudin
15. Drs. Muslihudin
KETUA
1. Solehudin
2. Rizki Rahmat Hidayat
3. Sofyan Hakim
4. Ujang Nurdin
5. Sirojudin Al Aziz
6. Gugum Gunawan
7. Deni Ridwan
8. Muhammad Faisal
9. Adang M. Sugiri
10. Endi Mardiansyah
11. Ahmad Faisal Aziz
12. Adam Maulana Yusuf
13. Irfan Saprudin
14. Ajat Kurnia
15. Ahmad Fajar
16. Muhammad Nazar
KDA dipimpin oleh seorang ketua yang dipilih secara demokratis oleh warga KDA setiap setahun sekali. Oleh karena itu diperlukan suatu sistem kepemimpinan agar semua program dapat berjalan dengan baik.
Kepemimpinan adalah suatu proses untuk mempengaruhi bawahannya guna terlaksana suatu sistem pemerintahan untuk mencapai suatu tujuan.
Pemimpin adalah orang yang memiliki kedudukan/jabatan tertentu dalam sebuah organisasi serta mampu memepengaruhi bawahannya untuk mencapai suatu tujuan yang sama.
Karakter seorang pemimpin/ketua KDA :
1. Bertakwa kepada Allah SWT dengan menempatkan cita-cita yang tinggi
2. Tahu ke mana waktu harus diarahkan
3. Mengarah kepad yang kongkret
4. Membangun kekuatan, bukan kelemahan
5. Memusnahkan perthatian kepada beberapa bidang tertentu
ASAS KEPEMIMPINAN
1. Taqwa
2. Ing ngarso sung tulodo (di depan member contoh)
3. Ing madya Mangun Karso (di tengah member semangat)
4. Tut wuri handayani (di belakang member motivasi)
5. Waspada purba wisesa (selalu waspada menjalani kebijakan serta sanggup memberi koreksi)
6. Ambg paramarta (dapat memilih apa yang pantas didahulukan/diprioritaskan)
7. Prasaja (bertingkah laku sederhana)
8. Satya (setia, tidak berkhianat)
9. Belaka (kemampuan, keberanian, dan keteladanan untuk mempertanggungjawabkan suatu hal)
10. Geminasti ati-ati (hemat cermat dan hati-hati)
11. Legawa (kemauan dan keikhlasan pada saat menyerahkan tanggung jawab dan kedudukan pada generasi berikutnya)
LENCANA DINAS HARIAN
Lencana dinas harian adalah simbol yang menandakan bahwa pemakainya adalah seorang anggota KDA. Untuk mendapatkan lencana dinas harian tersebut, maka anggota KDA harus memenuhi kriteria atau tahapan serta penempuhan tertentu sehingga mencapai suatu tingkatan tertentu untuk berhak mendapatkan dan mengenakan lencana dinas harian. Seorang pemakai lencana dinas harian harus menjaga tanggung jawab sebagai anggota KDA dan hasil dari penempuhan lencana dinas harian tersebut.
Karakteristik lencana dinas harian KDA:
1. Berbentuk segi lima yang melambangkan rukun Islam
1. Syahadat
2. Shalat
3. Zakat
4. Puasa
5. Naik haji
2. Berwarna hijau yang melambangkan kedamaian dan merupakan warna kesukaan Nabi Muhammad SAW.
3. Gerbang mesjid yang melambangkan mesjid sebagai tempat ibadah umat Islam.
4. Tiga tangga yang melambangkan iman, Islam, dan ihsan.
1. Iman, percaya terhadap Allah SWT
2. Islam, agama yang selamat
3. Ihsan, perbuatan baik
5. Warna putih melambangkan kesucian.
6. Al qur’an yang merupakan imam dan kitab suci umat Islam
7. Dua pedang yang menyilang menyatakan bahwa umat Islam siap berjihad di jalan Allah.
8. Kalimat “Isy kariman aumut syahidan” merupakan motto KDA. Kalimat dari Syarif Hidayatullah/Sunan Gunung Jati, yang artinya “hidup mulia atau mati syahid”. Menandakan umat Islam rela berkorban demi tegaknya agama Allah SWT.. Menandakan umat Islam rela berkorban demi tegaknya agama Allah SWT.
9. Warna emas yang melambangkan kejayaan Islam, orang yang yang masuk Islam adalah umat pilihan.
10. Delapan arah mata angin artinya di manapun kita berpijak, pastilah di sana Bumi Allah dan siap menyiarkan agama Allah.
11. Tujuh sinar di atas Al-qur’an yang artinya bahwa Islam akan selalu bersinar.













