Siapakah Irfan Saprudin?

Seseorang yang bercita-cita menjadi Ranger Putih, Tommy

Debat Panas Capres

Panas pisan, hareudang.

Budgeur Software

Beberapa aplikasi sederhana PHP dan MySql.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 April 2011

Cinta Sesaat



Sudah sekian lama aku diam di tempat ini, aku menunggu seseorang yang mau memandangku dan jatuh hati padaku. Aku ingin menangis namun aku tak bisa, akupun ingin menjerit, tapi itupun aku tak bisa. Namun semua itu berakhir ketika ada seseoang yang datang mendekatiku. Dia tampan dan manis, rambutnya lurus sederhana, dan matanya yang bulat dan hampir penuh dengan warna hitam bola kecilnya itu memandangku. Sepertinya dia jatuh hati padaku.
          Aku sangat senang, karena mulai saat itu dia selalu mengajaku kemanapun dia pergi. Matanya pun tak bosan-bosanya memandangiku. Akupun tersipu malu. Dia slalu menjagaku, seakan dia tak kan rela bila tubuhku tergores walau hanya sedikit. Genggamanya yang erat membuatku merasa nyaman bersamanya.
          Kebahagiaanku bertambah ketika dia mengajaku jalan-jalan kemudian membelikan sebuah baju untukku. ”Kau akan terlihat lebih cantik dengan ini “, katanya sembari memandangku dengan senyum manisnya. Akupun kembali tersipu malu.
          Hari demi hari dan bulan demi bulan silih berganti, tak terasa, 8 bulan sudah aku selalu bersamanya, namun akhir-akhir ini dia tampak acuh padaku, dia pun tampak jarang memandangku, apalagi mempedulikan penampilanku.... Dan diapun sudah jarang mengajaku pergi. Aku takut kalau-kalau dia menemukan yang lebih dariku. Jika semua itu terjadi, maka aku tak kan lagi merasakan perlindungan darinya, dan perhatian darinya. Oh Tuhan....jangan biarkan semua itu terjadi...
          Semakin hari, kecemasanku bertambah. Hingga suatu hari, dia mengajaku pergi dengan sedikit kasar, dan langkah kakinya begitu cepat. Dia terus berjalan tanpa melirik ke arahku sedikitpun. Namun tiba-tiba langkahnya terhenti, seolah-olah dia terpesona oleh........................oh tidak!!! dia....dia lebih cantik dan mulus dariku...Semuanya akan terjadi, semua yang tidak aku inginkan ini akan terjadi!!
          Perlahan tapi pasti, dia mendekatinya dan terus memandangnya tanpa mempedulikanku. Aku haya diam. “Ini yang ku cari”, katanya. Deg!!oh tidak...inilah saat terakhirku denganya. Kemudian dia membelinya dan menjualku.
          Hm....kepedihanku kembali menerpa, aku kembali ke tempat yang sangat aku benci,box counter, dan aku harus kembali menunggu seseorang yang mau meliriku dan jatuh hati padaku. Ya.....mungkin memang ini yang tersirat dalam takdir sebuah handphone sepertiku. Takdir yang mengharuskanku untuk menikmati cinta yang hanya sesaat.....


Oleh : Feni Rizki M