Siapakah Irfan Saprudin?

Seseorang yang bercita-cita menjadi Ranger Putih, Tommy

Debat Panas Capres

Panas pisan, hareudang.

Budgeur Software

Beberapa aplikasi sederhana PHP dan MySql.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Curhat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Curhat. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 Maret 2025

Gegap Gempita Pemutihan Pajak di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), di awal masa kepemimpinannya, menerapkan kebijakan pemutihan pajak kendaraan bermotor. Kebijakan ini menghapus seluruh tunggakan pajak kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, untuk periode pajak tahun 2024 ke belakang. Program ini sebenarnya bukan hal baru, karena sebelumnya dinas terkait juga sering mengadakan pemutihan pajak. Namun, kali ini terasa lebih masif karena langsung diumumkan oleh gubernur melalui berbagai akun media sosialnya. Popularitas KDM di media sosial yang tinggi membuat kebijakan ini semakin mendapat perhatian luas, terutama di kalangan warga Jawa Barat.

Kebijakan Pemutihan Pajak: Pro dan Kontra

Menurut saya, kebijakan pemutihan pajak ini cukup bagus, terutama karena diterapkan di awal kepemimpinan KDM. Selain meringankan beban pajak warga yang memiliki tunggakan, kebijakan ini juga memberikan nilai positif bagi KDM sendiri sebagai pemimpin. Namun, sebagaimana kebijakan publik lainnya, ada kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan.

Kelebihan:

✅ Meringankan Beban Wajib Pajak – Wajib pajak yang memiliki tunggakan dapat membayar pajak tanpa denda atau dengan potongan tertentu, sehingga lebih mudah melunasi kewajiban mereka.  

✅ Meningkatkan Kepatuhan Pajak – Dengan adanya pemutihan, wajib pajak yang sebelumnya enggan membayar bisa terdorong untuk membayar pajak.  

✅ Meningkatkan Penerimaan Negara – Dengan lebih banyak wajib pajak yang tertarik membayar, pendapatan negara bisa meningkat dalam jangka pendek.  

✅ Membantu UMKM dan Masyarakat Umum – Khususnya bagi usaha kecil yang mengalami kesulitan membayar pajak karena kendala finansial.

Kekurangan:

❌ Berisiko Mendorong Kebiasaan Menunda Bayar Pajak – Jika program pemutihan sering dilakukan, wajib pajak bisa sengaja menunda pembayaran dengan harapan ada pemutihan lagi.

❌ Mengurangi Rasa Keadilan – Wajib pajak yang selalu patuh bisa merasa tidak adil karena yang menunggak justru mendapatkan keuntungan.  

❌ Dampak Sementara – Penerimaan negara bisa meningkat dalam jangka pendek, tetapi jika tidak ada perbaikan sistem perpajakan, kepatuhan bisa kembali menurun.  

❌ Potensi Penyalahgunaan – Jika tidak diawasi dengan baik, ada kemungkinan pihak tertentu memanipulasi data untuk mendapatkan keuntungan dari program ini.

Dengan demikian, pemutihan pajak hanya akan efektif jika dilakukan secara terukur dan tidak terlalu sering. Strategi lanjutan harus diterapkan agar kepatuhan pajak tetap tinggi setelah program berakhir.

Suara Warga dan Keadilan bagi Pembayar Pajak Taat

Dari kebijakan ini, saya merasa penting bagi pemerintah untuk tetap memperhatikan warga yang selalu taat membayar pajak. Oleh karena itu, saya mengomentari salah satu postingan KDM dengan pertanyaan, "Punten Pak Gub, untuk yang taat pajak apakah ada apresiasi pak?" Komentar ini pun mendapat beragam tanggapan dari netizen.

Saya kemudian menonton video KDM terkait pemutihan pajak ini. Tampaknya, karena banyaknya komentar serupa yang menyinggung rasa keadilan, KDM menyatakan bahwa ia juga sedang memikirkan program apresiasi bagi warga yang sudah taat membayar pajak.

Balik lagi dengan komentar netizen, yang saya banyak dapatkan tanggapannya cukup positif dengan yang paling banyak mengatakan bahwanya orang yang sudah taat pajak adalah orang bijak, sebagai orang taat pajak kita harus bersyukur dengan bisa membayar pajak artinya diberikan kelancaran rezeki yang patut disyukuri. Juga banyak komentar positif dengan mendoakan semoga yang sudah taat pajak ini diberikan kelancaran usaha dan juga kelapangan rezekinya.

Dengan diberikan kelancara rezeki tersebut maka tidak perlu lagi apresiasi dari pemerintah jadi cukup mendapatkan balasan dari Allah SWT dan lagi pula pajak adalah kewajiban sehingga ada yang komentar tidak perlu ingin diapresiasi oleh pemerintah dan tidak perlu merasa iri kepada para penunggak yang mendapatkan pembebasan hutang pajak.

Ada beberapa komentar yang menggelitik, dengan menganalogikan bayar pajak adalah ibadah, dengan rajin bayar pajak maka akan diberikan kenikmatan dunia akhirat dan yang meninggalkan pajak akan mendapat dosa, lalu kenapa butuh apresiasi dari sebuah kewajiban? Ok kita butuh itu jika kebijakan denda itu diterapkan dan tidak ada pemutihan. Kenyataannya di sini orang-orang yang meninggalakan ibadah (bayar pajak) ini malah dapat ampunan, gak perlu bayar.

Kemudian ini juga komentar yang menggelitik, Ketika ada yang bilang ibarat kita mampu sama orang gak mampu ketika orang kurang mampu dapat bantuan kita sebagai yang mampu gausah pengen pak, sama saya juga taat banget kalau bayar pajak kendaraan tapi gak teriak-teriak minta apresiasi. Hey Fadil!!! Emang ini lagi ngomongin program BLT?

Kenapa mengukur kemampuan ekonomi dari tunggakan pajak, sementara yang dibandingkan adalah sama-sama mempunyai kendaraan. Kenapa analoginya yang bayar pajak orang yang mampu dan penunggak pajak adalah orang tidak mampu. Padahal nilai ekonomi kendaraan itu berbeda-beda sehingga nilai kewajiban pajaknya pun berbeda. Orang-orang yang memiliki kendaraan harusnya sudah mengukur kemampuan ekonominya sebelum dia membeli kendaraan tersebut. Intinya mereka semua mampu membeli kendaraan. Yang jelas bisa dinilai adalah orang yang taat pajak berarti dia orang yang bertanggung jawab dan penunggak pajak adalah orang yang kalian nilai sendiri saja. Meskipun ekonomisa bisa jadi salah satu penyebab lalai seseorang dari bayar pajak, tapi saya yakin jika orang tersebut bertanggung jawab dia tidak akan membiarkan tunggakannya begitu saja.

Refleksi dan Opini Pribadi

Menurut saya, memiliki kendaraan tidak hanya memberikan manfaat, tetapi juga membawa tanggung jawab, termasuk kewajiban membayar pajak. Jika seseorang tidak mampu membayar pajak kendaraannya, mungkin ia harus mempertimbangkan ulang kepemilikan kendaraan tersebut atau memilih kendaraan dengan pajak yang lebih sesuai dengan kemampuannya.

Tentu saja, ada berbagai alasan mengapa seseorang menunggak pajak, bukan hanya karena faktor ekonomi. Misalnya, faktor administrasi yang rumit untuk kendaraan bekas yang masih atas nama pemilik lama. Di sinilah peran pemerintah penting untuk menyederhanakan prosedur pembayaran pajak agar lebih mudah diakses oleh masyarakat.

Namun, bagi mereka yang selalu taat membayar pajak, menurut saya sudah sepantasnya ada bentuk apresiasi dari pemerintah. Keadilan sosial tidak hanya dalam bentuk angka atau nominal. Jika penunggak pajak mendapatkan keringanan berbeda-beda sesuai dengan jumlah tunggakan mereka, maka apresiasi bagi wajib pajak yang taat juga sebaiknya diberikan secara proporsional.

Pelajaran dari Program Pemutihan di Lingkungan Saya

Saya ada cerita mengenai program pemutihan. Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa terlalu sering dilakukan pemutihan akan mendorong kebiasaan menunda pembayaran dan kurangnya keadilan sosial. Di lingkungan saya tinggal ada kewajiban untuk membayar IPL dan juga air PAM yang dikelola pengurus paguyuban lingkungan atau bisa disebut setara RT. Setiap tahunnya diadakan pemutihan dengan tujuan membantu mengurangi beban penunggak iuran dan diharapkan mau membayar apabila kewajibannya sudah berkurang. Namun apa yang terjadi dasar orang yang tidak bertanggung jawab dia tetap saja menunggak sehingga tahun depan dapat pemutihan kembali terus saja berulang setiap ganti kepengurusan sementara orang yang tiap bulan selalu bayar iuran tidak mendapatkan apa-apa. Apakah itu bisa disebut keadilan sosial bagi Masyarakat Indonesia? Bisa jadi dia lagi kesulitan ekonomi. Hey Jono! Jangan ngomong ekonomi lah, semua orang berjuang dengan kondisi ekonominya masing-masing. Sesulit-sulitnya ekonomi seseorang, apabila dia adalah orang yang punya tanggung jawab maka pasti dia akan berusaha memenuhi kewajibannya bukan lalai dan meninggalkan bahkan acuh tak acuh.

Saya sadar bahwa topik ini bisa memicu berbagai pendapat. Namun, saya hanya ingin membagikan pandangan saya sebagai bagian dari masyarakat yang menginginkan kebijakan publik yang adil bagi semua warga.

Bogor, 22 Maret 2025




Jumat, 06 Agustus 2021

Buru Balikeun!

Kadang aing teu ngarti kumaha pikiran jelema mun dina barang injeum, boh duit atawa barang lianna sok tara hideng malikeun deui ka nu boga na.

Da cék aing mah kitu nya, sakira-kira nginjeum lamun geus teu dipaké hég buru-buru balikeun deui. Ulah diantep heula nepika nu boga na nagih, naon héséna atuh. Lamun sakira éta nginjem téh rék rada lila, bebéja deui. Naon héséna ku basa da basa mah teu meuli améh nu boga na téh teu arep-arepeun.

Komo perkara duit euy... kudu aya usaha jeung niat pikeun malikeun kana eta hutang. Lain niat wungkul da ari bari teu dibarengan ku usaha mah sarua jeung tai ucing, bau haseum weuh guna na. Lamun sakira na rada lila, bébéja. Ngomong aya basa. Mun teu bisa mayar sakaligus, cicil naon héséna. 

Ulah nepika nu ngahutangkeun téh siga jadi pengemis nagih-nagih ari nu ngahutang na jongjon kagenahan. Eling sia téh euy, aing teu nagih teh lain ku teu butuh, tapi ku teu genah. Horéam loba piomongeun. Ngan saukur bisa ngadoa sia sing disadarkeun.

Balik deui lur. soal unjam injeum ieu, lain ngan dina perkara duit tapi dina sagala rupa perkara ogé lamun sakira geus beres dipaké omat!!!!! geuwat balikeun deui ka nu bogana, sing aréling sing sadar saria téh euy.

Pusing aing, hampura we maké basa na kieu.. dileuleuyan teu kahartieun waé

 


 

Rabu, 01 Maret 2017

Kepada Para Perokok Jalanan

Saya ingin mengirimkan satu kalimat buat kalian wahai perokok jalanan. "Water Park!!!!"

Silakan kalian merokok tapi tolonglah jangan di jalanan, jangan di tempat umum. Mengganggu orang lain dengan asap sehingga membuat lingkungan di sekitar kalian merasa tidak nyaman adalah pebuatan dzalim.

Selasa, 22 November 2016

Cinta Itu Harus Memiliki


Cinta itu harus memiliki, kenapa? 

Hmm..., kenapa ya.. hehehe. Dalam konteks cinta kepada lawan jenis, fitrah manusia adalah mencintai dan dicintai, tidak salah satunya saja. Bukankah mencintai sepihak adalah hal yang tidak wajar dan hanya hanya akan menimbulkan kegalaun. Dalam hal suka terhadap suatu benda saja pasti kita juga ada keinginan untuk memilikinya apalagi dengan urusan cinta kepada lawan jenis. Jika memang tidak bisa dimiliki pasti lama kelamaan rasa cinta/suka terhadap orangg tersebut akan hilang apalagi kalau sudah ada gantinya. Memiliki yang kita cintai bisa mendatangkan ketentraman dalam hati, jadi perjuangkanlah orang yang kita cintai untuk dimiliki, heuheuy.

Selain itu kenapa cinta harus memiliki? Supaya bernilai pahala. Karena mencintai pasangan yang kita miliki (suami/istri ya, bukan pacar) adalah berpahala dan mencintai orang yang tidak kita miliki apalagi mencintai istri/suami orang lain adalah tidak boleh.

Begitulah kira-kira mohon maaf kalo kurang berkenan karena saya bukan ahlinya soal ini, ini mah hanya pendapat dan curhatan pribadi saja, hehehe.

"Sahabat, mencintai seseorang akan jadi percuma dan sia-sia jika tidak ada ikatan halal, biarkan dia bebas tanpa janji manis kita bilang cinta tapi tak kunjung melamar, ikhlaskan dia meskipun menyakitkan ^^"
- Setia Furqon Kholid

Senin, 22 Desember 2014

Dia Wanita Terhebat



Aku ingin bercerita tentang dia
Jika engkau bertanya tentang cinta
Cinta yang tulus dan nyata
Hanya dia wanita terindah yang bisa memberinya

Cucuran doa di setiap penghujung malam
Serta air mata pelebur bara penyejuk angin surga
Menjadi saksi akan pengabdiannya akan amanah-Mu

Meski kelu lidah ini untuk membahasakan rasa
Serta kaku sikap ini dalam berbakti dan mengabdi
Aku sungguh-sungguh mencintainya
Aku benar-benar menyanyanginya

Salam baktiku wahai ibunda







Rabu, 20 Agustus 2014

Kemauan, Tekad dan Usaha

Jika membaca tulisan ini mungkin kalian akan berpikir mungkin saya lagi ngelindur, kejedot pintu atau bisa jadi kerasukan Mario teguh. Kenapa? Karena dalam kesempatan ini saya ingin berbagi pengalaman dan motivasi atau istilah lainnya curhat.

Seringkali dalam hidup, terbersit dalam ingatan atau dalam hati suatu keinginan atau hal yang yang ingin kita lakukan atau dicita-citakan. Adanya suatu keinginan kita menjadi sesuatu yang berguna bagi diri sendiri, orang tua, keluarga, lingkungan sekitar atau bahkan dalam skala besar agama bangsa dan Negara. Menurut saya pribadi hal tersebut bukanlah hal yang tidak mungkin. Berdasarkan pengamatan saya dari berbagai media yang berkembang dewasa ini, banyak sekali kita menyaksikan kisah seseorang yang tumbuh dan mucul dari sesorang yang bukan siapa-siapa menjadi seseorang yang ‘wow’ atau jika kita mengambil istilah kulon ‘from zero to hero’.

Ok, kali ini saya ingin mengupas tentang tiga kata yang saya dapat ketika saya bangun pagi ini (20 Agustus 2014) yaitu Kemauan, tekad dan usaha. Entah kenapa pas bangun tiga kata itu yang muncul di kepala. Awalnya mungkin karena pada hari sebelumnya saya termenung dan berpikir tentang kebiasaan buruk saya selama ini yakni tidur shubuh, ya kegiatan yang sebenarnya menurut agama juga sangat tidak dianjurkan namun sudah menjadi kebiasaan yang sulit untuk diubah di diri saya. Setelah shalat shubuh, dzikir wirid seadanya, tadarus lalu kemudian meluncur kembali ke kasur, malah setelah bangun cukup shalat setelah itu langsung ker sare deui. Lantas saya berpikir kalau tiap hari bertahun tahun seperti itu terus mau jadi apa saya ini? Pagi yang merupakan waktu berkah hanya digunakan untuk istirahat, ups bukan itu malas-malasan sebenarnya karena sebenarnya istirahat semalam juga sudah cukup. Oleh karena itu saya mencanangkan sebuah program bagi saya sendiri yang bertajuk #ShubuhProduktif. Naon eta? Yaitu sebuah gerakan di mana setelah bangun, shalat shubuh, dzikir, wirid, tadarus Al Quran tidak dilanjutkan kembali dengan tidur melainkan dilanjut dengan kegiatan-kegiatan positif yang produktif dan bermanfaat dengan harapan kegiatan tersebut mampu memperbaiki hidup ini ke arah yang lebih baik dan bermakna. Kegiatan shubuh yang bisa dilakukan antara lain ikut majlis ilmu, baik hadir langsung ke pengajian ataupun melalui televisi dan radio. Selain itu juga bisa belajar hal lainnya seperti ngafal quran, ngafal hadist atau ngoding, nulis dan lain-lain.

Baiklah mulai ke judul, tentunya dalam melakukan kebaikan itu ada hal-hal yang perlu ditumbuhkan dalam diri. Yang pertama biasanya karena adanya suatu hasrat, dorongan dalam diri atau adanya kemauan. Saya rasa hal itu juga merupakan sebuah faktor awal dari sesuatu. Contoh mau makan nih, mau main nih, mau gini, mau gitu mau mau mau. Dari kemauan tersebut selanjutnya lahirkanlah sebuah niat dalam diri untuk mewujudkan kemauan, keinginan kita tersebut.

Selanjutnya setelah adanya kemauan munculkan tekad. Berazzam dalam hati. Apa sih tekad teh? Menurut kamus saya tekad adalah kesungguh-sungguhan, membulatkan dan menguatkan hati serta keyakinan untuk maju dalam kebaikan. Adanya kepercayaan diri juga bahwa kita mampu untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.

Next step adalah usaha atau ikhtiar yakni perwujudan atau tidakan nyata dari niat kita. Mulai dari action yang tentunya mengarah dari niat awal kita untuk kebaikan, lebih baik dan terus lebih baik. Doa, saya masukan juga ke dalam ikhtiar, karena menurut saya doa adalah usaha kita dalam terus mengisi rohani kita agar semakin dekat dengan Yang Maha Menguasai segala apa-apa yang kita usahakan. Tentunya hati kita harus selalu manteng agar segala usaha yang kita lakukan tidak bertentangan dengan syariat yang telah Allah tentukan.

Dalam usaha atau ikhtiar ini menurut saya godaannya yang paling sangat kuat. Orang bisa saja memunculkan keinginan dan tekad mewujudkannya namun akhirnya tidak jadi karena gagal dalam tahap ini. Maksudnya bukan gagal dalam arti niat awal pengen A yang didapati ternyata B, namun kegagalan dalam keistiqomahan dan kesinambungan dalam usaha tersebut. Apalagi kalau baru awal-awal kan belum terbiasa dan masih keenakan dengan kebiasaan lama yang didukung hawa nafsu. Diperlukan banyak faktor untuk menunjang ikhtiar ini agar terus hidup dan berkelanjutan. Antara lain dari segi keilmuan, saya rasa ilmu adalah benteng dan sumber kekuatan untuk terus istiqomah dan terhindar dari keburukan. Oleh karena itu teruslah menggali ilmu untuk mengisi pemahaman ke kekuatan hati kita. Banyak jalan menuju Roma, bisa naik kapal, bisa naik odong-odong bisa lewat susukan ataupun lewat dinya. Belajar dari pengamatan dan mengambil hikmah dari kisah orang lain juga bisa menambah khazanah kita, tentunya teruslah menggali dan berguru pada seorang ahli adalah hal yang paling penting da kita mah bukan nabi yang akan mendapat wahyu.

Ah tapi banyak koq yang punya banyak ilmu namun tetap gagal dalam kebaikan bahkan malah melakukan hal-hal yang jauh dari keilmuan dan kebaikan. Ok, saya katakan tadi banyak faktor yang mempengaruhinya tentunya hal itu berkaitan dengan keimanan seseorang tersebut. Dengan adanya kejadian tersebut jangan lantas kita men-judge orang-orang berilmu itu jahat. Jika kita melihat fakta atau data silakan bandingkan lebih banyak mana keburukan yang dilakukan orang yang tidak berilmu dan yang tidak berilmu, sudah jelas tertera dalam Al quran bahwa Allah meninggikan derajat orang-orang yang berilmu dan tentunya beriman. Dipastikan juga bahwa iman tak akan didapatkan oleh orang-orang tak berilmu sama sekali.

Baiklah sudah ah, saya rasa semakin banyak bicara semakin banyak ke sana ke sini. Intinya dalam melakukan sesuatu yang positif harus ada kemauan, keinginan,azzam, niat lalu tekadkan dan yakinkan hati serta berusaha dan teruslah berusaha.

Terima kasih atas apresiasi sahabat yang telah bersedia membaca curhatan saya. Saya tunggu feedback dari sahabat-sahabat sekalian baik itu komentar, saran dan kritik ataupun yang lain untuk perbaikan ke depan:)

Jumat, 28 Maret 2014

Bandung Fujiyama

Bandung Fujiyama

Pucuk pucuk kembang kananga ayeuna ngarangrangan
Kawas pinuh ku rasa nalangsa
Sajuta bentang baranang katutup mega melang
Kawas pinuh ku rasa kamelang

Najan ayeuna anjeun mulang urang jauh paanggang
Tapi hate mah panjang-anjang
Najan Bandung ka fujiyama kahalangan samudera
Kanyaah nu aya mung ka salira

Duh... pileuleuyan panutan jungjunan

Review Lagu 

Lagu lawas berbahasa sunda yang satu ini cukup enak untuk didengarkan. Dengan bahasa yang puitis khas sunda romantis namun agak galau, lagu ini menyuguhkan kisah Long Distance Relationship.
Lagu ini cukup langka di google, karena ketika saya browsing cukup sulit menemukannya atau mungkin karena kata kuncinya yang salah ya. Selain link donlot yang saya temukan hanya ada satu, wiw dengan kualitas audio yang kurang ya karena hanya mono.

Karena saya berpikir lagu ini cukup asyik juga maka perlu dijaga dan dilestarikan keberadaannya, maka dengan itu saya perbaiki kualitas audionya jadi stereo dengan Adobe Audition 1.5 biar lebih enak didengar.

Oh ya, penyanyi dari lagu ini juga saya belum tahu nih siapa, di google sih ada Merry Andani katanya, tapi ketika saya klik isinya ga valid jadi saya masih ragu. Selain itu, di lagu yang saya denger lagu ini dibawakan secara duet jadi menambah cita rasa dan kisah dari lagu ini.
jadi apabila ada yang tahu penyanyinya mohon diinformasikan ya.

Klik Link di bawah ini untuk download lagu :

Senin, 13 Januari 2014

Partner Dari Zaman ke Zaman

Siemens C45

HP pertama saya, kelas XI SMA. Di kalangan rekan-rekan saya dikenal dengan sebutan doraemon, mungkin karena bentuknya bulat seperti doraemon. Hp pertama yang saya pegang dan dibawa kemana. Dengan hp ini juga ane pertama kali deketin cewek dan kalian pasti tahu hasilnya... GAGAL.. T_T


Nokia 1100

Ini adalah HP pertama yang ane beli dengan duit ane sendiri, ga juga sih tetep dapet ngasih dari orang tua yang sengaja ane kumpulin dan gak jajan-jajan. HP bersejarah karena pernah jadi media telponan pertama ane sama ehm..ehm... hehe



Nokia 6600

Nah kalo ini baru HP pertama yang bener-bener ane beli dari hasil keringet ane kerja di warnet selama sebulan. Dan Hasilnya ane juga harus puasa selama sebulan.



Nokia 6030

HP punya bapak sih sebenernya cuma karena 6600 ane mokat, ane pun merengek-rengek pengen hape akhirnya ya yang namanya bapak sayang sama anakanya yang kece ini akhirnya dia merelakan hp nya ke ane.




Nokia 5200

Dan lagi-lagi ternyata 6030 pun tak bertahan lama, akhirnya karena abang ane yang cakep dan baik hati merelakan 5200 asli dari arab ke ane.



Nokia 7210 Supernova

Lebaran di asrama 2011 membawa berkah, dapet THR dari Uda, Pembina dan lain-lain. Cukup buat beli baju dulag dan tukar guling 5200 dengan Supernova.




Nokia X2-00

Selanjutnya beralih ke hp elegan nan gagah berikut ini
yang pada akhirnya saya wariskan kepada adik saya, duh sayangnya malah jadi kucel nih hape kalo dia yang ngurus..huhu


Sony Xperia E

Sebenernya sih ane pengguna setia Nokia, cuma karena pengen nyoba Android yang lagi booming akhirnya pilihan jatuh pada produk ini



Nokia Lumia 520

Baru sekitar dua bulan bersama Android tiba-tiba keluarlah produk Nokia yang cukup menggoda baik secara spesifikasi dan harga. Ane jual tuh android dan langsung beralih kembali ke pabrigan asal Finlandia.

Tapi ternyata... kecewa banget sama windows phone, kalau menurut saya sih Nokia dengan hanya mengusung OS Windows Phone adalah hal yang salah. Gak nyaman .... aplikasinya ga seluwes android ternyata, Not recommended banget nih hp klo menurut saya sih. Kebersamaan kami hanya bertahan dua minggu.


Samsung Galaxy W

Akhirnya ane merelakan tukar guling lumia dengan Galaxy W yang penting ane bisa merasakan android lagi deh. Sekalian nyobain gimana produk anyeong haseo yang lagi marak meskipun bukan tipe keluaran baru.


Sony Xperia M

Andai saja ada Nokia Android ane pilih nokia. Namun karena kenyataannya gak ada , setelah melalui perjalanan yang berliku ternyata kalau dipikir-pikir Sony lah yang paling nyaman ane pake saat ini. Oleh karena itu kembali ke xperia adalah ide terbaik saat ini.
#Update, ternyata keluar Nokia Android X dan XL, sebagai nokia android pertama, namun masih belum memenuhi harapan.

  

Eh ketemu lagi dengan, windows phone. Kali ini Lumia 620.
Saya rasa fiturnya sudah banyak perbaikan dari seri-seri sebelumnya. Dengan Windows Phone 8.1, aplikasi seperti BBM dll sudah lebih baik. Namun ternyata masih belum memenuhi hasrat saya akan gadget. Namun saya tetap very appreciate dengan performa keren serta kamera+video hape ini, top markotop.



Sony Experia E3
Microsoft Lumia 535
Lenovo P780
Xperia E4
Samsung J5
Redmi 3X
Asus Zenfone Live



Selasa, 30 Agustus 2011

Selamat Hari Raya Idhul Fitri 1432 H


Saya atas nama pribadi, juga atas nama keluarga besar saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H, Mohon maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan selama ini, marilah kita saling memaafkan dan membebaskan dari segala dosa perdosa yang kita lakukan. Semoga amal ibdah kita selama bulan Ramdhan ini diterima oleh Allah SWT sehingga kita kembali ke hakikat kita menjadi insan yang minal aidzin wal faidzin.

Idul fitri tahun ini merupakan idul fitri yang lain dari bisaanya bagi saya karena untuk pertama kalinya berlebaran tidak bersama keluarga pada hari pertama, yakni di Bandung tepatnya di kampus tercinta Unas Pasim. Sebagai anak PUB yang berasal dari Bandung Barat, maka saya mendapat jatah jaga pasim pada hari pertama lebaran di saat anak-anak PUB lain berlebaran bersama keluarga di kampung halamanya masing-masing. Kedengarannya memang miris, namun saya tetap bersyukur dan menikmati keadaan ini karena masih dianugrahi umur  sampai hari yang suci ini. Allahu akbar Allahu akbar walillahilhamd...

Selain itu juga, lebaran kali ini tingkat kebingungan penentuan tanggal 1 syawalnya lebih ribet.  Sampai jam 9 malam saja orang-orang masih bingung menentukan hari lebaran, akhirnya berdasarkan keputusan pemerintah, hari lebaran jatuh pada hari Rabu 31 Agustus 2011. Mesjid-mesjid yang tadinya udah rame mngumandangkan takbir langsung sepi seketika (Itu juga menurut info yang didapet dari temen, karena di sekitar Pasim sendiri belum terdengar ada yang takbiran).

Melihat sebulan  ke belakang sebenarnya saya merasa telah menyia-nyiakan bulan penuh berkah ini karena tidak memaksimalkan kesempatan di bulan seribu bulan ini. Semoga saja umurku ini masih sampai ke  bulan Ramadhan tahun depan untuk menuai keberkahanya. Amin...



Minggu, 07 November 2010

Saat Hatiku Gersang Merindukan Kesejukan Hati

"Ya Allah, siramilah aku dengan rahmat-Mu, hingga aku bisa terhanyut dalam kasih sayang yang tak pernah usai dan tak pernah jemu bersama-Mu.

Aku rindu kesejukan jiwa, ketentraman hati larut dalam kasih sayang-Mu Ya Allah......
Genggam hatiku untuk selalu istiqomah di jalan-Mu........
Aku hanya ingin Engkau dalam hidupku Ya Allah......"


Hmm, begitu hidup ini membuatku bingung apa yang harus ku lakukan. Jiwa ini terasa hampa dengan kehidupan yang tak tentu arah. Aktivitas-aktivitas yang dijalani berjalan begitu saja tanpa ku bisa mengambil hikmah sekalipun itu adalah kegitan-kegiatan pengobat jiwa.
Butir-butir cinta dunia yang tak terasa begitu melenakan dan menjebak dalam candu kebodohan yang menimbulkan berbagai hal yang tak patut bagi seorang hamba Tuhan. Apalah arti hidup ini bila hanya untuk memuaskan hawa nafsu yang tak ada ujung pangkalnya. Semakin banyak meminum air laut, maka akan semakin haus dahaga yang kan kau rasakan. Bukan untuk kau sebenarnya, tapi untuk aku. Ya! Aku yang begitu lemah. Sesaat semangat meledak-ledak memperjuangkan agama Allah dengan segenap keimanan. Sesaat, begitu titik hitam mendera, hanya titik hitam saja... Apa yang terjadi... Kedustaan, kehinaan, kebobrokan yang begitu kontras dengan semangat mujahid para pejuang agama Allah. Janganlah kita berkata berjuang secara zahir berperang melawan kaum kafir Yahudi. Sendiri saja tak kuasa menahan gempuran-gempuran hawa napsu. Setan mungkin akan tertawa geli melihat tingkah kita, dengan kata-kata kita yang selalu menyalahkannya, padahal belum lagi setan menggoda kitam kita sendiri sudah tak berdaya, terlena dalam jeratan sang haawa nafsu. Ya karena itulah hakikat jihad sebenarnya seperti yang diutarakan sang jungjungan kita tercinta, Baginda Rasul Muhammad SAW, bahawasanya jihad akbar adalah perang melawan hawa napsu.

Hm, mungkin diri ini terlampau jauh dengan dengan Allah saat ini. Terlalu hubbuddunya dan mementingkan hal-hal materil dengan kesenangan-kesenangn yang menipu, tanpa sadar ternyata aku makin jauh dengan rahmat Tuhan. Aku menyia-nyiakannya segala kesempatan dengan acuh akan segala kenyataan.

Hm, aku gersang dengan segala yang ada pada jiwaku.

Selama ini aku terjerembab dalam jurang kemaksiatan yang aku tak sadari, merasa diri sudah baik dan merendahkan orang lain. Naudzubillah.......
Tak sadar akan kesalahan adalah hal yang begitu membahyakan.......
Ya Rabb.... hentikanlah sikapku yang gemar menyinggung dan menyakiti hati-hati hamba-Mu.....

Ya Allah, siramilah aku dengan rahmat-Mu, hingga aku bisa terhanyut dalam kasih sayang yang tak pernah usai dan tak pernah jemu bersama-Mu.
Aku rindu kesejukan jiwa, ketentraman hati larut dalam kasih sayang-Mu Ya Allah......
Genggam hatiku untuk selalu istiqomah di jalan-Mu........
Aku hanya ingin Engkau dalam hidupku Ya Allah......

Senin, 04 Oktober 2010

Ketika Khayalan Itu Terlalu Tinggi



Biasan rasa yang tak terbaca
Tak dapat dirasakan
Tak dapat dimengerti
Tak dapat ku ungkapkan
Cukuplah itu bagiku
Untuk seorang pembawa cahaya 
Titipan Dia............

Ketika lembayung senja itu tiba
Harap diri ini tetap ada
Tuk tetap menjaganya

Rasa malu dan rendah diri 
Yang selalu menggelayut di kelopak mata ini
Biarlah jadi penjaga hati
Jadi benteng dari segala serangan hawa nafsuku
Dari makhluk yang halus budinya
Santun perangainya
Dari yang tinggi pesonanya

Hingga suatu saat nanti
Angin barat mengabarkan berita 
Surat kuasa bagiku untukmu................

Minggu, 14 Maret 2010

Kisah Sebagian Remaja Di Belahan Dunia Sana

"jahat, aneh, nyebelin, tega ya itulah diriku"
tiada yg bisa aku persembahkan untuk buatmu tersenyum dan bahagia...
ku hanya bisa buatmu kesal, kecewa,marah dan sedih.
itu teh kita tak pernah ketemu,,,apalagi klo sering bertemu.
aku sadar siapalah diriku, sungguh nekad berani menyatakan cinta pada gadis yang didambakan berjuta pria2 tampan, baik sholeh dan kaya.
ya itulah aku, kecewa akan diriku bukanlah hal yang aku salahkan dan memang wajar adanya.
seorang insan yang lemah dan banyak kekurangan dan tidak bisa  dibanggakan....bukannya aku rendah diri tak bersyukur pada ilahi, tapi hanya sebuah introspeksi dari segala kesombongan diri selama ini.
terlepas dari itu semua..... aku punya satu hal yang tak boleh hilang dari diriku.....
yakni harapan.....
kehilangan harapan berarti kehilangan asa....
kata pepatah putus cinta itu biasa tapi kalau putus asa itu merupakan dosa, apalagi kalo sampai putus makan wah bisa-bisa makin kurus aja...heheheh
ah...asa jadi ngelantur kieu ....

dengan diiringi derai tetes air mata......
seorang yang lemah...
maafkan aku......
hmmm mani sedih kieu nya,,,hehehehe

Hayo siapa yang punya kisah kayak di atas?