Siapakah Irfan Saprudin?

Seseorang yang bercita-cita menjadi Ranger Putih, Tommy

Debat Panas Capres

Panas pisan, hareudang.

Budgeur Software

Beberapa aplikasi sederhana PHP dan MySql.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Original. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Original. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Maret 2020

Menjadi Konten Kreator Sebenarnya Tidak Pernah Terbayangkan Sebelumnya.

Menjadi konten kreator sebenarnya tidak pernah terbayangkan sebelumnya.Tapi jika dilihat 10 tahun ke belakang, itu merupakan awal mula perkenalan saya dengan dunia digital atau internet. Di mana saat itu saya yang merupakan operator warnet yang tentu punya fasilitas komputer dan akses internet 24 jam. Di sanalah saya mulai mengexplore berbagai platform blog dan sosial media walau hanya sebatas buat akun dan tidak pernah dikelola.

Kemudian bermulai dari gmail, saya seolah menemukan dunia baru, maka akun-akun lainnya yang terhubung seperti YouTube dan blogger pun mulai iseng-iseng saya isi dengan berbagai dokumentasi. Tentunya karena saat itu alat perekam pun masih sangat seadanya maka kualitasnya sangat jauh dari kata bagus, namun ada kepuasan batin yang tersemat setelah saya posting konten di you tube dan blog walaupun tidak ada yang nonton selain saya sendiri.

Keluar dari warnet saya mulai kuliah dengan dunia yang ternyata tidak jauh dari computer dan internet, yakni jurusan informatika.

Dari sana kegiatan saya dengan hardware dan software selalu ada setiap harinya apalagi ketika ada tugas membuat software atau istilah gaulnya "ngoding".
Di sela-sela kegiatan kuliah saya pun masih mengisi akun youtube dan blog walau hanya sekedar dokumentasi tugas atau hal unfaedah lainnya seperti vlog dan nyanyi-nyanyi gak jelas. Tujuannya sendiri memang hanya sebagai hiburan untuk melepaskan stress dan juga dokumentasi.

Setelah masuk ke dunia pekerjaan, kegiatan iseng saya dalam hal mengisi konten di youtube tidak pernah berhenti walaupun tidak teratur. Hingga pada suatu hari ada email dari youtube bahwa akun saya bisa dimonetisasi. Secara sederhana saya berpikir "wow" berarti bisa menghasilkan uang dong! Walau ternyata pada praktek tidak semudah membalikan telapak tangan. Tapi hal itu cukup membuat saya termotivasi setidaknya konten yang saya buat diapresiasi. Melihat adanya potensi untuk berkembang sedikit demi sedikit saya mulai memperbaiki kualitas konten. Dimulai dari mencari ide, upgrade hardware dan software.

Nah, pada saat ini, selain konten yang bagus juga jadi catatan adalah kualitas video atau konten. Resolusi video, kejelasan audio visual dan efek-efek yang bagus akan menjadi nilai plus daya tarik supaya banyak yang menonton. Tentu selain dari ide kreatif sang kreator, adalah faktor pendukung lainnya seperi hardware dan software yang bagus dan spesifikasi yang tinggi. Apalagi sebagai programer yang setiap hari menjalankan aplikasi berat seperti seperti sql server, oracle developer, remote server dan lain-lain tentu membutuhkan laptop super canggih untuk mempermudah dan meningkatkan kualitas dari hasil kreasi dan juga pekerjaan.



Untuk menunjang itu semua, kalau ditanya laptop apa yang saya butuhkan dan inginkan? Yang langsung terngiang di benak saya tentu saja Laptop ASUS ROG, siapa yang tak tahu ROG. Kenapa ROG? Karena Asus ROG dilengkapi Prosesor Intel Core i7 Generasi ke-9, Memori RAM, Graphic, Storage dan spesifikasi canggih lainnya membuat proses editing video, rendering, gaming dan juga coding begitu mudah dilakukan.  

Cerita lainnya dari keisengan saya ini rupanya juga cukup menginspirasi teman-teman saya. beberapa yang menonton video di channel YouTube mulai bertanya berbagai hal tentang YouTube terutama monetisasinya, akhirnya mereka pun satu persatu mulai membuat channel YouTube. Mantappp

Selasa, 08 Mei 2018

Sepetik Syair dari Pria Sederhana

Sepetik syair (cinta) dari pria sederhana akhir zaman

Jika bukan kamu
Aku tidak tahu apa yang akan terjadi
Karena hanya kamu yang yakin berkata 'Ya'
Di saat yang lain tidak percaya
Di saat yang lain hanya larut dalam keraguan

Kamu mengajari apa arti keyakinan
Apa arti kepercayaan
Apa arti keimanan

Bahwasanya
Jika para wanita mendambakan sebuah kepastian
Maka laki-laki menginginkan kepercayaan, keyakinan dan keikhlasan
Kamu yang bisa melakukannya
Percaya pada pria yang baru dikenalmu tanpa sengaja
Yakin pada jalan yang sudah dituliskan-Nya
Ikhlas menerima kesederhanaan

Duhai mawar yang tinggi akhlaknya
Mencintaimu dengan sederhana
Dengan pernuh haru biru
Menghadirkan melati indah nan harum
Mewarnai hidup kita kelak sampai ke surga


Jakarta, 8 Mei 2018


Sabtu, 27 Februari 2016

Kisah Tentang Receh

Saya mempunyai cerita yang cukup memorable tentang uang logam atau yang kita sering sebut recehan.

Sebagai generasi 90an, recehan kala itu masih mempunyai nilai yang cukup mengenyangkan, kelas 1 SD dengan bekal 500 rupiah saja saya sudah bisa membeli bala-bala dan juga ciki Boom yang ada hadiah uang nya juga kadang 100,500 atau 1000 rupiah.

Kenangan manisnya adalah jika Bapak saya yang biasanya pulang sebulan sekali dari kota, selalu menyisihkan banyak uang logam pada tas nya. Jumlahnya bisa mencapai puluhan ribu. Menurut bapak, recehan tersebut adalah hasil kembalian dari warung kalau beliau beli makan atau jajan. Sekeping demi sekeping dikumpulkan hingga cukup banyak untuk dibawa pulang. Kalau Bapak pulang dari kota saya selalu stand by depan rumah untuk langsung mengambil dan membongkar tas bawaanya mencari kepingan-kepingan receh yang banyak. Sangat senang sekali ketika mendapat recehan tersebut. Ibu yang selalu menggoda saya dengan kalimatnya "kadieukeun ker mamah" Saya dengan manja menjawab "ih ulah ari mamah, ieu mah ker jajan ipan" Haha. Bapak tersenyum puas dan bahagia melihat tingkah lucu saya 😂😂😂
 
Dan kali ini pun saya melakukan hal yang sama, mengumpulkan kepingan-kepingan receh dari uang kembalian. Namun karena belum menikah dan punya anak, maka saya nikmati sendiri untuk jajan lagi, haha

Kalau pun nanti saya sudah punya anak apakah anak saya akan merasakan kesenangan dan sensasi yang sama dengan yang saya rasakan saat mendapatkan receh-receh tersebut. Haha entahlah, sepertinya saat ini anak-anak tak lagi mau kalau diberi uang jajan recehan oleh orang tua nya.
 
Apakah teman-teman juga ada yang mempunyai pengalaman yang sama?

Kamis, 01 Januari 2015

Selalu Bersamamu Selalu Menjagamu

The first song that I made
Listen below



Below lyric and chord, you may try this :D

A    E        F#m        D
Sejak pertama ku melihatmu
A    E        F#m        D
Kau adalah belahan jiwaku
A            E     F#m        D
Senyum manismu Indah matamu
A        E        D
Menyentuh kalbuku

E                            D
Aku bisa rasakan Ketulusan hatimu
E                    D
Yang kau beri untukku
E                        D
Dan kurasakan hangatnya jiwamu
E                        D      Dm
Dan kau beri warna dalam hidupku

Reff
A            E        F#m        D        A
Ku akan slalu bersamamu selalu menjagamu
E            D
Dengarlah sayang
A            E        F#m            D        A
Suka duka kita bersama    saling berbagi asa
E            D
Dengarlah kasih

E                D
Karena kau kusayang
E                D               
Berdua jalani hidup
E            D
Bersama berdoa
E            D            Dm\A
Kita kan bahagia Selamanya..

Back to Reff