Siapakah Irfan Saprudin?

Seseorang yang bercita-cita menjadi Ranger Putih, Tommy

Debat Panas Capres

Panas pisan, hareudang.

Budgeur Software

Beberapa aplikasi sederhana PHP dan MySql.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Based on True Story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Based on True Story. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Februari 2019

Bogor, I'm in love



Bogor ayeuna mah lain ngan saukur tempat panyimpangan
bener, mun baheula mah ka bogor teh ngan saukur pangliwatan pas balik ka Bandung
Ti ciputat lempeng we ka parung, nepi Bogor mengkol ka puncak nepi cianjur
Tapi ayeuna mah Bogor geus jadi imah kadua
Tempat di mana hate ieu cicing
tempat di mana urang manggih kadeudeuh nu nyangreud pageuh


Bogor saat bukan hanya sekedar tempat singgah
Iya kalo dulu Bogor cuma tempat saya lewat kalo pulang ke Bandung
Dari ciputat lurus aja sampe parung, sampe Bogor belok ke Puncak sampai ke Cianjur
Tapi sekarang, Bogor udah jadi rumah kedua
Tempat di mana hati saya berlabuh
Tempat di mana saya temukan orang tercinta

Bogor, I'm in love



Selasa, 10 April 2018

Serunya Naik Commuter Line KRL Jabodetabek

KRL Jabodetabek atau Commuter Line adalah sarana transportasi favorit warga Jakarta dan sekitarnya untuk bepergian dalam rangka melaksanakan berbagai aktivitas. Fasilitas kereta yang bagus, nyaman dan murah menjadi daya tarik transportasi ini. Bagi yang belum pernah atau pertama kali naik pasti akan excited.
Tapi tahukan anda bahwa KRL Jabodetabek hanya untuk orang-orang yang kuat fisik dan kesabarannya?  Koq gitu? Kali ini saya ingin berbagi pengalaman saat menggunakan fasilitas ini. Tentunya dalam setiap hal ada nilai plus dan minus, tulisan ini bukan bermaksud untuk menjatuhkan atau menjelek-jelekan ya, tapi hanya berbagi pengalaman yang mungkin bisa juga dijadikan pertimbangan teman-teman sebelum naik krl apalagi di jam sibuk seperti jam orang-orang berangkat dan pulang kerja.

Secara umum tentu saja fasilitas ini sangat membantu saya dan orang-orang untuk bepergian dari satu tempat dan tempat lainnya. Dari segi sarana mulai dari kereta dan stasiun juga terus dilakukan perbaikan demi kenyamanan pelanggan.

Ok, sisi lain dari kenyamanan naik kereta ini saya akan membahas sisi lain yang mungkin masih menjadi kekurangan dan bahas evaluasi manajemen untuk perbaikan ke depannya. Kembali ke pernyataan bahwa commuter line ini hanya untuk orang-orang yang kuat fisik dan kesabarannya. Sekali lagi bahwa ini hanya opini subjektif dari saya berdasarkan pengalaman dan pengamatan yang saya lihat di lapangan.

Kalian harus memiliki fisik yang kuat karena bisa jadi jika kalian lemah maka akan terdorong, terombang ambing, berdesak-desakan, terjepit, terjatuh, terinjak-injak atau mungkin pingsan. Selain kuat fisik juga harus berjiwa sabar karena antrian panjang dan lama, kereta delay, mendengar ocehan-ocehan para penumpang, kata-kata kasar, umpatan dan juga sabar menghirup berbagai aroma ketiak dan keringat dari penumpang lain.

Well, di mulai dari membeli tiket. Kalian harus mempersiapkan fisik karena bisa saja harus mengantri dengan antrian yang panjang apalagi  di stasiun-stasiun besar biasanya penumpang membludak dan antriannya cukup panjang. Setelah dapat tiket lanjut menunggu kereta, setelah kereta datang maka harus siap untuk berlomba masuk merangsek ke dalam kereta berlomba-lomba dengan penumpang lain untuk mendapat tempat. Wow pada bagian ini tak jarang kebringasan orang-orang keluar. Berbagai jurus dikeluarkan, saling sikut saling dorong. Nah setelah masuk pun bersiaplah berdesak-desakan bonus berbagai aroma terapi dari keringat dan ketik orang. Pernah saya desak-desakan saking penuhnya berdiri tanpa pegangan tangan pun tidak akan terjatuh karena tertahan badan penumpang lain. Siapkan pula tenaga kaki untuk berdiri sepanjang perjalanan karena jika kursi penuh teman-teman tidak diperbolehkan duduk di lantai kereta apalagi tiduran. Hehe.

Ya, itu gambaran dari sisi lain ketika naik KRL Jabodetabek. Terlepas dari hal tersebut, krl ini memang tetap menjadi primadona sarana transportasi pilihan warga. Anggap saja hal-hal tadi merupakan keseruan bonus saat naik Commuter Line :D

Sedikit tips dan trik dari saya sebelum naik krl :

1. Berdoa sebelum berangkat biar berkah
2. Sipakah fisiknya dengan sarapan atau makan
3. Siapkah air mineral
4. Hati-hati dan tetap jaga barang berharga anda, simpan tas di bagian depan badan anda supaya terawasi
5. Ikuti tata tertib dan aturan demi kenyamanan bersama

Terima kasih sudah mampir ke blog ini dan selamat ber KRL ria.

Kamis, 30 November 2017

Anakku Wisuda Sebelum Lahir ke Dunia

Alhamdulillah... You did it...
Perjuangan yang tidak mudah bagi ibu hamil yang lagi mabok-maboknya keukeuh ingin skripsian. Padahal yang lain memilih cuti ataupun istirahat dari segala kegiatan yang memusingkan.
Perjuangan bolak balik naik kereta Jurangmangu-Bogor, perjuangan nyari pembimbing, perjuangan bolak balik revisi, nangis di kampus, nangis di jalan, nangis di pojokan rumah, curhat tentang skripsi dan pembimbing 😂. Skripsi gitu banget ya 😅
 
Senang bisa menyaksikan tahap demi tahap sampe akhirnya sah pake toga.
Gak gampang lho menjalani itu dengan adanya si utun yang selalu nendang-nendang perut. Alhamdulillah itu dijadikan semangat, karena nanti si cantik yang udah sarjana sebelum lahir itu akan tersenyum bangga mendengarkan cerita kita tentang bundanya yang berjuang sampe tetes keringat campur dengan air mata dan air hujan 😂
Selamat wisuda istriku 😘😘😘
Selamat wisuda dede utun inji 😍😍😍


Jumat, 23 Juni 2017

Seseorang Yang Bernama Jodoh


Orang bilang bahwa seseorang akan dipertemukan dengan jodohnya di waktu yang tepat. Karena sesuatu yang bernilai akan diperoleh dengan perjuangan dan pengorbanan, entah tentang waktu atau materi. Sebagai manusia, tugas kita adalah untuk beribadah di dunia ini. Untuk memenuhi kebutuhan atau hajat hidup maka diwajibkan untuk berusaha atau dikenal dengan istilah ikhtiar. Ya, kewajiban kita adalah ikhtiar dan kita tidak wajib untuk berhasil karena hasil adalah hak prerogratif Allah sebagai pemegang takdir atas setiap hambanya. Namun percayalah bahwa hasil tak akan pernah menghianati usaha. Yakinlah bahwa dalam setiap usaha akan ada nilai di sisi Allah. Aku percaya tiada yang sia-sia Semua 'kan ada hikmahnya (lagu).

Man Jadda Wa Jada , Al Ujroh Biqodril Masaqoh ,Hard Work Will Never Betray You

Yakinlah bahwa jodohmu akan datang, silakan baca postingan di link ini kalau gak percaya JODOH PASTI BERTEMU

Ok, saya rasa cukup ngalor ngidulnya karena dalam kesempatan ini saya ingin menceritakan tentang seseorang yang bernama jodoh. Setiap orang dipertemukan dengan jodohnya dengan cara yang bervariasi dan bermacam-macam kisah. Kebayang dong kalau semuanya sama jadi gak rame hehe, cerita ftv aja macem-macem judulnya, Kisah Kasih di Sekolah (lagu lagi), ada cinta di balik Bandung, London Love Story, Cintaku mentok di angkot, Berawal dari Facebook Baruku (lagi-lagi lagu) Baruku, Bertemu cinta di path, line, instagram dan lain-lain (Tulis ceritamu di komentar atau kirim ke email irfan.saprudin@gmail.com untuk saya posting di blog ini).

Dan begitupun dengan saya. Banyak kisah yang menemani langkahku semenjak remaja. Ketika mulai merasakan ada sesuatu yang berbeda terhadap lawan jenis, pikiran ngalor ngidul ini tak karuan dengan berbagai cerita yang masuk ke dalam pikiranku. 

Beranjak dewasa dan seiring dengan kebutuhan hidup maka visi misi ke arah sana semakin kencang saya tulis. Namun acapkali ada satu hal yang masih menjadi pertimbangan. Keinginan untuk berbakti dan menyenangkan orang tua sedikit membuatku ragu-ragu. Adanya kekhawatiran yang entah kunaon saya rasakan. Takut bila aku tak bisa membagi waktu antara kewajiban berbakti pada sang pemberi restu dan yang akan menjadi tanggung jawabku. Tapi sejatinya bahwa pembelajaran hidup adalah beriring dengan perjalanan kehidupan itu sendiri. Bermodal dengan bekal pendidikan maka manusia akan terus belajar menyikapi berbagai problematika hidup dengan learning by doing. Pengalaman akan membuat kita semakin matang dan mantap berjalan.

Dengan pendekatan pada Sang Penguasa alam dan didorong oleh orang tua akhirnya izin pun turun. Namun yang jadi pertanyaan adalah siapa yang akan menjadi jodohku? Pertanyaan yang sama mungkin bagi kalian wahai para pencari jodoh. Jangan risau jangan bimbang dan jangan gundah gulana, balik lagi ke JODOH PASTI BERTEMU.

Beberapa kali menjalani ikhtiar melalui orang tua, saudara, keluarga dan teman namun tidak ada titik temu yang membuat sesuatu itu terjadi. Khusnudzon dan tetap tawakal ada rumus ketenangan hati setiap muslim ketika saat-saat seperti itu. Jangan sampai terlalu larut dalam kebaperan karena sering stalking sosmed orang yang setiap hari memamerkan kemesraan, apalagi kalau itu sosmed mantan, Hiks. Jangan dong, move on lah, life must go on. You will find the better dan best future with move on, trust me it's work! 

Kuncinya adalah sabar, terus berusaha dan berdoa, cekap sakitu we.


Ok singkat cerita, melalui pertemuan yang unik dan tidak tidak disangka-sangka sebelumnya maka kita pertama bertemu di Bogor, 3 Desember 2016. Cukup satu kali saja bertemu maka saya langsung merasa ada sesuatu maka saya adukan langsung pada Allah untuk memohon ketenangan hati. Maka Allah menjawab saya dengan kemantapan hati. Baik esoknya saya langsung berusaha meyakinkan sang akhwat tenang niat, niat yang muncul dengan Bismillah. Kemudian anjeuna menantang saya "Jika Akang serius silakan langsung temui orang tua saya". Kemudian saya pun menjawab tantangan tersebut pada tanggal 12 Desember 2016 dengan langsung meminta izin kepada ayahnya. Setelah itu untuk menujukan keseriusan dan supaya tidak ada keraguan dan kekhawatiran keluarga disambung pada tanggal 1 Januari 2017 saya pun melamarnya.
Kemudian setelah hari itu mulailah kami dengan berbagai persiapan menuju hari H. Setelah pertemuan keluarga di Bandung Barat maka ditentukanlah sebuah tanggal. Tanggal yang akan tercatat sebagai awal mula dua insan melangkah bersama, acieee...

30 April 2017 dimana saya berjabat tangan dengan ayahandanya, mengambil alih tanggung jawab atas diri dan jiwa raganya. Bismillah.



Tiada yang patut saya ucapkan selain syukur kedapa Allah SWT yang telah mempertemukan dengan yang seseorang yang bernama jodoh.  Jodoh, Ya itu yang setidaknya kita ikhtiarkan. Doa dan harapan supaya tetap menjadi jodoh dunia akhirat dan jodoh itu bernama Wardah Wulya Fauziah. Wanita sholehah berwatak sederhana yang bersedia menemani saya berjuang dengan nama Allah.



Saat saya menulis ini, kami sedang diberikan kabar gembira bahwa istri saya sedang mengandung anak pertama kami, mohon doanya supaya dede utun dan bundanya sehat dan tak kurang satu apapun. Tak sabar sekali rasanya saya ingin berbagi cerita kepada teman-teman semuanya mengenai anak kami nantinya setelah ia terlahir ke dunia.

last but not least, saya doakan teman-teman semua yang sudah bertemu dengan yang namanya jodoh dijadikan keluarga sakinah mawadah warahmah dunia akhirat dan bagi yang belum, insya Allah segera bertemu dengan kekasih pilihan Allah yang akan menjadi jodoh dunia akhiratnya. Aamiin Ya Rabbal'alamin



Sabtu, 03 Desember 2016

Moving On

Hijrahlah untuk menemui takdirmu yang lebih baik. Karena dalam hidup adalah memilih. Memilih diam dalam keterpurukan atau bergerak, moving on, hijrah menuju takdir yang lebih baik. Karena Allah pun memerintahkan kita untuk berikhtiar.

Sabtu, 27 Februari 2016

Kisah Tentang Receh

Saya mempunyai cerita yang cukup memorable tentang uang logam atau yang kita sering sebut recehan.

Sebagai generasi 90an, recehan kala itu masih mempunyai nilai yang cukup mengenyangkan, kelas 1 SD dengan bekal 500 rupiah saja saya sudah bisa membeli bala-bala dan juga ciki Boom yang ada hadiah uang nya juga kadang 100,500 atau 1000 rupiah.

Kenangan manisnya adalah jika Bapak saya yang biasanya pulang sebulan sekali dari kota, selalu menyisihkan banyak uang logam pada tas nya. Jumlahnya bisa mencapai puluhan ribu. Menurut bapak, recehan tersebut adalah hasil kembalian dari warung kalau beliau beli makan atau jajan. Sekeping demi sekeping dikumpulkan hingga cukup banyak untuk dibawa pulang. Kalau Bapak pulang dari kota saya selalu stand by depan rumah untuk langsung mengambil dan membongkar tas bawaanya mencari kepingan-kepingan receh yang banyak. Sangat senang sekali ketika mendapat recehan tersebut. Ibu yang selalu menggoda saya dengan kalimatnya "kadieukeun ker mamah" Saya dengan manja menjawab "ih ulah ari mamah, ieu mah ker jajan ipan" Haha. Bapak tersenyum puas dan bahagia melihat tingkah lucu saya 😂😂😂
 
Dan kali ini pun saya melakukan hal yang sama, mengumpulkan kepingan-kepingan receh dari uang kembalian. Namun karena belum menikah dan punya anak, maka saya nikmati sendiri untuk jajan lagi, haha

Kalau pun nanti saya sudah punya anak apakah anak saya akan merasakan kesenangan dan sensasi yang sama dengan yang saya rasakan saat mendapatkan receh-receh tersebut. Haha entahlah, sepertinya saat ini anak-anak tak lagi mau kalau diberi uang jajan recehan oleh orang tua nya.
 
Apakah teman-teman juga ada yang mempunyai pengalaman yang sama?

Kamis, 04 Februari 2016

Jodoh Pasti Bertemu



Saya hanya ingin bercerita kisah sederhana yang baru saja saya alami. Mungkin terdengar sepele tapi saya merasa perlu untuk berbagi kisah ini, semoga ada hikmah di balik cerita ini.

Berawal dari pagi hari ketika berangkat kerja seperti biasa saya menyalakan motor dan kemudian menyusuri jalan menuju kantor. Di perjalanan saya terbayang pesan kedua orang tua bahwa kebahagiaan itu hakikatnya adalah bersyukur. Nikmati dan syukuri apa yang telah kita capai selama ini akan lebih mendatangkan kebahagian lahir bathin daripada sibuk memikirkan apa yang belum menjadi milik kita, terlebih lagi memikirkan sesuatu yang tidak pada takaran kehidupan kita.

Tak sampai sepuluh menit perjalanan tibalah saya di tempat parkir. Nah, cerita mulai menegangkan ketika saya mencabut kunci motor. Saya mulai tersadar bawa kunci kosan yang saya cantelkan pada kunci motor sudah tidak ada alias hilang. Saya ingat betul semalaman kunci kosan selalu terkait dengan kunci motor. Berusaha tidak panik sekuat pikiran alah.... saya mencoba mengingat di mana letak kunci kosan tadi. 

Terakhir saya sempat mengecek kerapatan pintu yang sudah terkunci, setelah yakin barulah saya berangkat kerja. Di perjalanan saya sempat membeli gorengan dan mencabut kunci motor saya ketika turun dari motor, nah di situ saya gak ingat juga apakah kuncinya masih ada atau sudah hilang. Saat itu saya masih belum ngeuh bahwa kunci motor sudah hilang. Saya sebarkan padangan ke arah sekitar motor siapa tahu kuncinya jatuh, namun ternyata kunci tersebut tidak ada juga. Akhirnya tanpa babibu lagi saya langsung memutar arah dan memacu motor beat hitam yang cicilannya masih enam bulan lagi itu kembali menuju kosan. Satpam penjaga parkir pun terlihat heran melihat tingkah saya yang mungkin lucu pikirnya.

            “Kenapa koq balik lagi” Dia kepo.
            “Ada yang ketinggalan Pak”
            “Aduh. Mau pulang lagi? Jauh atuh”
            “Oh enggak koq, deket di daerah Permata Hijau”

Ngenggg....  balik arah ke kembali ke kosan, dengan agak tergesa-gesa dan harap-harap cemas berharap segera menemukan kunci kosan memacu motor lebih cepat daripada jalan ke kantor tadi. Hmm, saya berpikir kemungkinan bahwa kunci tadi masih tersangkut di pintu kosan dan tidak tercabut ketika berangkat kerja, atau mungkin terjatuh di sekitar pintu. Namun apa yang terjadi, setelah sampai kembali ke kosan, tidak ditemukan kunci bergantung ataupun tergeletak di sekitar kosan. Huft, rada kalau-kalau kunci tersebut ditemukan oleh orang yang kurang bertanggung jawab yang nantinya bisa masuk kosan ketika saya tidak di tempat.

Tapi harapan harus selalu ada, kemungkinan lainnya yaitu kunci terjatuh saat perjalanan menuju kosan. Saya kembali bergegas menyusuri jalan. Secara perlahan namun pasti menyisir setiap sudut jalan. Mata saya memasang sensor lebih kuat dari biasanya. Semeter dua meter akhirnya sampai kembali ke parkiran kantor kantor dan kunci pun tidak ditemukan juga. Pak satpam tersenyum kembali dan saya pun mengangguk dan berlagak seperti tidak terjadi apa-apa. 

Saya mencoba tenang dan segera bergegas masuk kantor, apalagi pagi itu saya juga harus segera berangkat ke daerah Sunter untuk support onsite ke kantor client. Setelah meminta voucher dan naik taxi, di perjalanan kepikiran algi kemana tuh perginya si kunci kosan. 

Mencoba menenangkan hati berbaik sangka kunci tersebut tersimpan dengan aman. Saya ikhlaskan saja  semoga kunci tersebut tersimpan di suatu tempat yang orang lain tidak dapat mengganggu gugat. Saya tawakal pada Allah untuk mengikhlaskan kunci tersebut.


Akhirnya saya pun memutuskan mengirim pesan ke Ibu kos melalui aplikasi whatsapp untuk mengabari bahwa kunci kosan saya telah hilang.

"Bu mohon maaf kunci kamar kosan saya hilang, sepertinya terjatuh tadi di jalan, ada kunci cadangannya ga Bu?"
"Iya ada mas irfan, ke rumah saja"
"Baik Bu, nanti pulang kerja saya ke rumah"

Alhamdulillah masih ada kunci cadangan di ibu kos, setidaknya saya masih bisa masuk kosan tanpa harus membongkar paksa pintu tersebut. Rencananya nanti saya akan duplikat kunci cadangan itu supaya ibu kos tetap punya juga. Namun pikiran saya masih khawatir jika kunci saya ditemukan olah orang jahat. lebay juga ya. Ingat kata orang tua dan guru ngaji ketidak di madrasah, hidup di dunia ini hanyalah persinggahan sementara sebelum menuju negeri akhirat yang kekal abadi. Jangan sampai gemerlap dan ketakutan kita terhadap kehilangan dunia melalaikan kita dari beribadah. Berdoa adalah senjata umat muslim dalam semua kondisi, hanya kepada Allah-lah kita berharap. Yakin dengan ketentuan Allah, karena Dia Maha Tahu Apa yang terbaik.

Saya menjalani hari seperti biasanya, apalagi ketika itu cukup banyak task yang harus diselesaikan ketika support bulanan di client. Karena disibukkan oleh pekerjaan akhirnya saya lupa akan kasus kunci kosan. Kerjaan di client berlalu. Akhirnya saya kembali ke kantor, perjalanan sore hari dari Sunter cukup macet seperti biasanya. 

Sampai di kantor lalu absen pulang saya segera ke parkiran motor. Tiba-tiba rasa penasaran akan hilangnya kunci muncul kembali. Saya kembali mengingat-ingat posisi parkir saat pertama kali tiba pagi tadi.

“Kalau gak salah sebelah sini sih” Saya bergumam pada diriku sendiri.
Celingak celinguk dan ‘tessss’ aww pandanganku terfokus pada benda yang membuat hatiku bergemuruh. Kaget campur senang, karena kunci kosan yang hilang tadi ada di tanah parkiran tempatku tadi parkir. Koq bisa ya, padahal tadi pagi saya sudah mencari juga di sekitaran motor. Mungkin karena di tengah suasana panik dan terburu-buru, tadi pagi mata dan pikiran kurang fokus sehingga kunci yang sepertinya dari tadi ada di sana tidak terlihat. Langsung saja saya ambil dengan perasaan gegam gempita. Alah lebay. Tapi emang bener sih, ada kelegaan yang hanya saya yang dapat rasakan. Satpam penjaga parkir mah sigana gak hare-hare saja.

“Alhamdulillah, terima kasih Ya Allah” tentunya rasa syukur jangan sampai terlupa. Kunci yang dari pagi jadi beban pikiran akhirnya berhasil ketemu. Saya pun bisa pulang ke kosan dengan hati plong. Saya kirim pesan ke ibu kosan bahwa kunci kosannya sudah ketemu supaya gak perlu lagi minta kunci cadangan.
“Bu, alhamdulillah kunci kosannya sudah ketemu”
“Alhamdulillah”

Hari ini saya banyak belajar dari kejadian-kejadian yang dialami. Salah satu hikmahnya adalah apabila bahwa apabila kita sudah ditakdirkan bersama maka bagaimanapun kisahnya maka akan dipertemukan pada waktu yang indah. Kunci yang sudah saya pasrahkan kemudian malah ketemu lagi, dasar jodoh. Pun begitu, apabila sesorang yang sudah ditakdirkan berjodoh maka akan ada kisah romantis dari Allah Sang Maha Perencana menuliskan kisahnya mempertemukan kita dengan sang jodoh. Haha tina konci jadi nyambung kana jodoh, bae we ah, kumaha urang.

Selain itu, tentunya janganlah terburu-buru dalam melakukan sesuatau. Lakukan dengan tenang dan penuh perhatian, jangan sampai kuncinya hilang lagi. Hehe.










Sabtu, 19 September 2015

7 Hal Yang Dialami Anak Rohis


Jika kamu adalah salah seorang anak rohis, DKM, IRMA, LDM atau apapun itu sejenis organisasi ekstrakurikuler dengan nuansa agama Islam di sekolah atau kampus mungkin akan mengalami beberapa hal berikut ini.

1. Dipanggil Ustadz/Ustadzah

Pernahkah kalian dipanggil ustadz/ustadzah di sekolah atau di kampus oleh teman, staff sekolah atau bahkan guru/dosen kalian karena ikutan rohis? Kalau iya Aminin aja mudah-mudahan jadi doa. Aamiin....

2. Dipanggil akhi/ukhti

Nah kalau yang ini sepertinya sapaan wajib bagi para aktivis-aktivis dakwah sekolah. Sesama anak rohis biasanya menggunakan panggilan akrab akh/ukht. Bahkan teman-teman kalian di luar organisasi rohis pun mungkin ada yang memanggil dengan sapaan tersebut.

3. Selalu Kebagian Pembacaan Doa

Kalau ada acara di sekolah atau upacara bendera, bagian OSIS atau panitia acara mungkin akan menunjuk kalian para anak rohis di barisan pertama untuk bagian pembacaan doa dalam sebuah event. Selain itu mungkin kalian juga akan langsung ditunjuk ketika ada bagian pembacaan ayat suci Al Quran.

4. Dijadikan Narasumber Dalam Mata Pelajaran PAI

Kalian akan dijadikan narasumber dalam pelajaran PAI karena dianggap paling bisa dalam hal keagamaan. Terlepas kalian itu bener-bener santri atau bukan, temen-temen kamu pastinya bakal menjadikan kamu sebagai tempat bertanya soal hukum atau fiqih dalam agama. Alhamdulillah akh, ukht jadikan hal itu sebagai motivasi untuk lebih rajin ngaji lagi, hehe

5. Dijadikan Assisten Guru Agama

Anak-anak rohis pastinya deket dengan pembina mereka yang biasanya sih tentu salah seorang guru PAI di sekolah. Karena sudah deket dan akrab tidak jarang dijadikan sebagai assiten oleh guru PAI kalian dengan tugas antara lain ngumpulin tugas temen sekelas, meriksain LKS dan hasil ulangan atau ujian sampe ngebantuin guru agama ketika metel/nguji hafalan ayat/doa bagi teman-teman yang lain.

6. Dipandang sebagai anak baik

Anak-anak rohis itu biasanya dianggap sebagai anak baik karena merupakan anak-anak yang sering di madrasah di mesjid ikutan mentoring dan kegiatan keagamaan lainnya, oleh karena itu jika ada sedikit saja tingkah laku yang sedikit bangor dipastikan akan menjadi bahan gunjingan satu sekolah.

7. Tidak Boleh Pacaran

“Masa anak rohis pacaran”, kata-kata itu pastinya akan jlebb banget bagi anak rohis yang lagi deket sama lawan jenis. Konotasinya kayak anak rohis aja gitu ya yang ga boleh pacaran. Hiks

Menjadi aktivis rohis tidak serta merta jauh dari yang namanya virus merah jambu. Rasa suka ke lawan jenis kan fitrah. Hehe. Biasanya dilema akan dirasakan oleh para aktivis yang lagi memendam rasa terhadap teman lawan jenisnya, apalagi kalau sesama aktivis yang aktif dalam satu lembaga dakwah.


Nah itu dia beberapa hal yang akan dialami oleh para anggota rohis berdasarakan hasil penelitian tim redaksi Budgeur Community, nah kalo kalian pernah ngalamin yang mana? Atau mungkin ada hal lain yang belum tertulis? Boleh dishare atuh pengalamannya di kolom komentar :D

Syukron...


Senin, 13 Januari 2014

Partner Dari Zaman ke Zaman

Siemens C45

HP pertama saya, kelas XI SMA. Di kalangan rekan-rekan saya dikenal dengan sebutan doraemon, mungkin karena bentuknya bulat seperti doraemon. Hp pertama yang saya pegang dan dibawa kemana. Dengan hp ini juga ane pertama kali deketin cewek dan kalian pasti tahu hasilnya... GAGAL.. T_T


Nokia 1100

Ini adalah HP pertama yang ane beli dengan duit ane sendiri, ga juga sih tetep dapet ngasih dari orang tua yang sengaja ane kumpulin dan gak jajan-jajan. HP bersejarah karena pernah jadi media telponan pertama ane sama ehm..ehm... hehe



Nokia 6600

Nah kalo ini baru HP pertama yang bener-bener ane beli dari hasil keringet ane kerja di warnet selama sebulan. Dan Hasilnya ane juga harus puasa selama sebulan.



Nokia 6030

HP punya bapak sih sebenernya cuma karena 6600 ane mokat, ane pun merengek-rengek pengen hape akhirnya ya yang namanya bapak sayang sama anakanya yang kece ini akhirnya dia merelakan hp nya ke ane.




Nokia 5200

Dan lagi-lagi ternyata 6030 pun tak bertahan lama, akhirnya karena abang ane yang cakep dan baik hati merelakan 5200 asli dari arab ke ane.



Nokia 7210 Supernova

Lebaran di asrama 2011 membawa berkah, dapet THR dari Uda, Pembina dan lain-lain. Cukup buat beli baju dulag dan tukar guling 5200 dengan Supernova.




Nokia X2-00

Selanjutnya beralih ke hp elegan nan gagah berikut ini
yang pada akhirnya saya wariskan kepada adik saya, duh sayangnya malah jadi kucel nih hape kalo dia yang ngurus..huhu


Sony Xperia E

Sebenernya sih ane pengguna setia Nokia, cuma karena pengen nyoba Android yang lagi booming akhirnya pilihan jatuh pada produk ini



Nokia Lumia 520

Baru sekitar dua bulan bersama Android tiba-tiba keluarlah produk Nokia yang cukup menggoda baik secara spesifikasi dan harga. Ane jual tuh android dan langsung beralih kembali ke pabrigan asal Finlandia.

Tapi ternyata... kecewa banget sama windows phone, kalau menurut saya sih Nokia dengan hanya mengusung OS Windows Phone adalah hal yang salah. Gak nyaman .... aplikasinya ga seluwes android ternyata, Not recommended banget nih hp klo menurut saya sih. Kebersamaan kami hanya bertahan dua minggu.


Samsung Galaxy W

Akhirnya ane merelakan tukar guling lumia dengan Galaxy W yang penting ane bisa merasakan android lagi deh. Sekalian nyobain gimana produk anyeong haseo yang lagi marak meskipun bukan tipe keluaran baru.


Sony Xperia M

Andai saja ada Nokia Android ane pilih nokia. Namun karena kenyataannya gak ada , setelah melalui perjalanan yang berliku ternyata kalau dipikir-pikir Sony lah yang paling nyaman ane pake saat ini. Oleh karena itu kembali ke xperia adalah ide terbaik saat ini.
#Update, ternyata keluar Nokia Android X dan XL, sebagai nokia android pertama, namun masih belum memenuhi harapan.

  

Eh ketemu lagi dengan, windows phone. Kali ini Lumia 620.
Saya rasa fiturnya sudah banyak perbaikan dari seri-seri sebelumnya. Dengan Windows Phone 8.1, aplikasi seperti BBM dll sudah lebih baik. Namun ternyata masih belum memenuhi hasrat saya akan gadget. Namun saya tetap very appreciate dengan performa keren serta kamera+video hape ini, top markotop.



Sony Experia E3
Microsoft Lumia 535
Lenovo P780
Xperia E4
Samsung J5
Redmi 3X
Asus Zenfone Live



Selasa, 31 Desember 2013

#PrayForKangAden

إِنَّا لِلَّهِ وَ إِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

Mendengar kabar bahwa Deden Supriasi a.k.a Kang Aden meninggal dunia tadi malam (Senin pukul 20.15 dalam perjalanan rumahnya di antapani menuju RS. Al-islam) tak dipungkiri cukup membuat saya merasa sedih dan kehilangan. Meskipun hanya tahu Kang Aden dari media internet, video dan audio, selaku saudara sesama muslim dan saya yang notabene merupakan fans edCosutic sejak SMP tentunya berita tersebut cukup membuat duka.

Bagi saya Kang Aden adalah sosok yang mengispirasi, sesuai dengan konsep nasyid yang diusung duo edCosutic yang sekian lama digawanginya bersama Kang Egi, "Inspiring People" . Lirik-lirik senandung nasyid edcoustic yang sederhana namun sarat makna ini cukup memberikan saya energi positif karena di dalamnya juga terdapat kata-kata muhasabah dan nasehat dalam kehidupan.

Tentunya tak hanya saya, banyak orang-orang yang lainnya juga yang merasakan kehilangan. Kita tak dapat lagi melihat karya-karyanya di masa depan namun karya-karyanya selama ini akan tetap dikenang dan menginspirasi pecinta nasyid.

Doa untuk Kang Aden, semoga segala amal ibadah dan iman islamnya diterima Allah SWT serta segala dosa-dosanya diampuni dan ditempatkan di tempat yang mulia di sisi Allah SWT


اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَ ارْحَمْهُ وَ عَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ

"Jika ku harus mati, pertemukan aku dengan-Mu" (Muhasabah Cinta)

"Hijjaz - Kau Sahabat Kau Teman 

Telah tiba saat waktu kau tinggalkan kami
Kerana takdir Yang Maha Esa telah menetapkan
Sedih rasanya hati ini bila mengenangkan
Kau sahabatku kau teman sejati

Tulus ikhlasmu luhur budimu
Bagai tiada pengganti
Senyum tawamu juga katamu
Menghiburkan kami
Memori indah kita bersama
Terus bersemadi
Kau sahabatku kau teman sejati

Sudah ditakdirkan kau pergi dulu
Di saat kau masih diperlukan
Tuhan lebih menyayangi dirimu
Ku pasrah di atas kehendak Yang Esa

Ya Allah
Tempatkannya di tempat yang mulia
Tempat yang diKau janjikan nikmat
Untuk hambaMu

Sahabatku
Akan kuteruskan perjuangan ini
Walau kutahu kau tiada di sisi

Perjuangan kita masih jauh beribu batu
Selagi roh masih di jasad hidup diteruskan
Sedih rasa hati ini mengenangkan dikau
Bagai semalam kau bersama kami

Moga amanlah dan bahgia dikau di sana
Setangkai doa juga Fatihah terus kukirimkan
Moga di sana kau bersama para solihin
Kau sahabatku kau teman sejati

Telah tiba saat waktu kau tinggalkan kami
Kerana takdir Yang Maha Esa telah menetapkan
Sedih rasanya hati ini bila mengenangkan
Kau sahabatku kau teman sejati"

Rabu, 18 Desember 2013

Upgrade Android Gingerbread to Jelly Bean Samsung Galaxy Wonder

Dear All,

Kali ini saya akan membagikan sebuah cerita yang diangkat dari kisah nyata. Cerita ini asli pengalaman saya sendiri boleh percaya boleh enggak terserah ente-ente pada dah. Well kita mulai saja, ini cerita tentang saya yang pengen upgrade gadget yang saat ini saya pakai Samsung Galaxy W ke spesifikasi yang lebih, ya paling tidak OS nya saja dulu lah biar bisa bbm-an gitu.

Selanjutnya saya coba cari-cari di google deh tentang tata acara dan adab-adaban mengupgrade OS Android. Macem-macem broh. Ya karena pengetehuan saya soal ginian sangat cemen, kebanyakan tutorialnya ane ga paham tu dari mulai istilah, tool ato softwarenya sampe langkah-langkahnya. Apalagi ada keteranganya gitu kan di tiap tutorial "Resiko tanggung sendiri" . Wew baca itu ane jadi merinding gan, takut-takutnya terjadi hal-hal yang kurang menyenangkan terjadi pada galaxy w ane.

Pada akhirnya setelah searching dan coba beberapa kali, saya menemukan salah satu cara upgrade yang paling kepake dan OK. Sekarang OS yang pada awalnya Gingerbread sudah menjadi Jelly Bean dan bisa bbm-an (742D9F47) invite ya...hehehe

Berdasarkan pengalaman tersebut, saya akan bagikan ceritanya. Kurang lebih seperti ini :

1.  Download  Custom ROM Android 4.2.2 TouchWiz5
2.  Sambungkan Galaxy Galaxy W i8150 ke PC dengan menggunakan kabel Data/ USB Cable
3.  Copy file yang sudah didownload tadi ke sdcard
4.  Matikan ponselnya
5. Kemudian nyalakan ponsel dengan menekan tombol Volume UP + Menu + Power secara bersamaan untuk masuk ke ClockworkMod Recovery Mode
6. Sekarang ponsel berada pada ClockworkMod recovery mode, pertama silahkan wipe data, dalvik cache (ini akan mengembalikan ponsel kepengaturan awal jadi ingat file yang berada pada internal memory akan hilang) dan format System Partition.
7. Dalam mode recovery, pilih install zip from sdcard kemudian choose zip from sdcard. Kemudian arahkan ke file “Touchwi5v8.zip” yang sudah didownload dan di copy ke sdcard tadi. Pilih menggunakan tombol Menu dan mengkonfirmasi instalasi dengan memilih Yes pada tampilan berikutnya
8.  Proses install berjalan dan tunggu proses selesai
9. Silahkan pilih Reboot System Now, untuk merestart kembali ke sistem Android.

Nah itu dia pengalaman saya, dan cukup terbukti it's work ;D

Ini screenshoot Galaxy W-nya, udah bisa instal bbm ,, hehe



Oh ya perlu diingatkan kembali bahwa ini bukan tutorial, hanya berbagi pengalaman saja.
Info lebih lanjut silakan mengunjungi link di bawah ini

http://www.androidgila.com/816/install-android-jelly-bean-4-2-2-touchwiz5-di-galaxy-w-i8150-custom-rom/