Siapakah Irfan Saprudin?

Seseorang yang bercita-cita menjadi Ranger Putih, Tommy

Debat Panas Capres

Panas pisan, hareudang.

Budgeur Software

Beberapa aplikasi sederhana PHP dan MySql.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hikmah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Agustus 2019

Hutang Bisa Jadi Pemutus Tali Silaturahmi, Jangan Mudah Meminjam Uang

JANGAN MUDAH MEMINJAM UANG



Temanmu atau saudaramu yang punya banyak uang itu.. Bukan berarti mereka tak punya urusan. Sehingga dengan mudahnya kita berpikir..
.
"Duitnya kan banyak, aku bisa pinjem kayaknya.."
.
Kawan-kawan..
Uang banyak itu, bukan berarti uang yang tidak untuk dipakai.. Atau uang nganggur. Yang dengan mudahnya bisa dipinjam.
.
Pahami..
Mereka yang uangnya lebih banyak dari kita, bisa jadi karena sabarnya pun lebih banyak dari kita.
Mereka banyak "Puasa" menahan diri dari membeli yang tidak perlu..
Karena ingin membeli sesuatu yang lebih penting dengan uang yang dikumpulkan tadi, yang harganya memang mahal.
Mungkin pingin beli rumah atau kendaraan dengan cara Cash tanpa Riba. Dan itu perjuangan yang tak mudah..
.
Uang banyak itu bukan dikumpulkan dalam sehari, dan belum tentu mereka bisa melakukan hal yang sama lagi. Hanya karena punya alasan kuat, mereka bisa melakukannya.
Sedikit demi sedikit uang dikumpulkan untuk mewujudkan impian. Jangan tiba-tiba datang dan kemudian berusaha memintanya.
.
Jangan mudah meminjam uang jika melihat teman atau saudara sedang terlihat berada. Karena jika teman atau saudara sudah meminta..
Maka saat itulah ia sedih dan bingung, antara memilih impian keluarganya, atau memberikan pinjaman kepada yang meminta.
.
Belum lagi resiko yang lain..
Yaitu rusaknya silaturahim. Karena sesungguhnya, hutang adalah pemutus silaturahim yang paling tajam.
.
Karena hutang yang tak kunjung terbayar. Membuat pertemanan jadi renggang, jadi hilang saudara. Yang berhutang jauh lebih keras bicaranya dari yang memberi hutang..
.
Ini bukan sindiran.. Tapi pengingat, juga untuk diri saya sendiri.
.
Karena begitu banyak saya melihat dan mengalami. Banyak yang sepertinya begitu mudah meminjam uang. Tak peduli apakah nanti bisa membayar atau tidak, yang penting dirinya sendiri selamat dulu. Urusan sama yang punya duit dipikir belakangan. Ini bukan akhlak yang baik saudaraku..
.
Sama saja kita melempar beban kepada orang lain. Dan sengaja membuat orang lain jadi sulit.
.
Itulah kenapa Rasulullah Sholallahu'alaihi wassalam yang berakhlak mulia itu, selalu berdoa untuk berlindung dari hutang.
.
Berhutang tentu boleh.. Karena agama pun membolehkan dan mengaturnya. Akan tetapi, pikirkan puluhan kali sebelum mengambil jalan.
Jangan sampai tak punya persiapan untuk membayar, atau jangan sampai mengorbankan pertemanan dan persaudaraan.
.
Dan yakinlah.. Bahwa Alloh maha luas rezeki nya.. Utamakan dulu doa dan ikhtiar. Lalu berserah diri kepada Alloh.
Andai nanti Alloh hadirkan orang baik yang ikhlas memberi pinjaman, maka itu adalah kemudahan, bukan jalan perusak hubungan.. Insyaallah..
.
Maafin..maafin..
Sekali lagi, ini bukan tertuju kepada siapapun. Hanya kegelisahan saja sebagai sesama muslim melihat begitu banyak orang yang mudah berpikir meminjam uang, tapi tak siap berpikir bagaimana mengembalikannya.

sumber : Sumber Tulisan

Kamis, 15 Agustus 2019

Alkisah Dari WhatsApp Yang Tidak Pernah Diduga

Repost dari  temen kisah nyata 😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭

Bismillahirrahmanirrahiim..

Cerita ini saya bagi atas seizin sahabat saya. Dengan tidak menyebutkan nama dan tempatnya berasal.

Sebut saja suaminya adalah mas A.
Sosok lelaki berwajah cukup tampan untuk seorang pria, profesinya dulu seorang eksekutif sebelum bisnisnya bangkrut dikota kembang.

Ditambah, mas A adalah suami yang paham dan taat beragama. Dilingkungan tempat tinggal mereka, mas A salah satu pengurus masjid.

Mas A terbilang sangat aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan.

2 minggu sebelum mas A wafat..
Beliau sempat mengantarkan saya ke bank.

Dijalan, mas A cerita bahwa dirinya terlibat hutang kartu kredit bank sebesar 50jt.

Mas A kemudian bertanya sama saya,
"In, bisa ngga ya kalo gue ke bank mengajukan keringanan, karena gw udah kaga gawe nih, cuma ngojek onlen sama jualan makanan burung".

Saya saat itu cuma jawab, dicoba aja mas.
Emang bank ABC juga?

Mas A jawab, bukan sih.

Setelah hari itu...
Saya ngga lagi dengar kabarnya.

Saya di tlp bibi dibandung yang kasih kabar kalo mas A masuk RS.
saya belum sempat datang untuk nengok mas A dirs.

Beberapa hari kemudian saya dikabari anaknya kalo mas A sudah koma dan dipindahkan rs nya, karena alat di rs sebelumnya tidak lengkap.

Innalillahi...
Emang mas A sakit apa??
Segera aaya sempatkan pulang kebandung untuk menengok kondisi suami sahabat saya.

Disana saya jumpa istri mas A.
Saya lihat, mata sahabat saya bengkak menghitam.
Seperti bekas menangis semalaman.

Saya peluk erat teteh B, sabar ya teh.. banyak doa.
Hanya itu yang bisa saya bisikan ditelinga sahabat saya.

Saya sedikitpun ngga melihat ada keanehan dari teteh B, saya hanya mengira beliau murung karena lelah menjaga suaminya di ICU.

Saat itu, saya masih diizinkan berjumpa mas A, boleh masuk tapi ngga bisa lama. Begitu kata perawat jaga.

Seperti biasa, saya diberi masker dan baju khusus.
Saya melihat mas A hanya terbaring tak berdaya.

Menjelang magrib saya pulang...

Beberapa hari setelah itu, saya dengan kabar mas A meninggal dunia.

Setelah shalat magrib saya dan suami siap siap ingin takziah.

Tiba-tiba saya ditlp bibi, "teh, kamu kalo mau takziah jangan bawa Difa.

Tadi bibi dengar, kalo Mas A katanya sakit paru-paru Dimandikan dokter pakai karbol dan sudah dibungkus plastik dari rumah sakit.

Setibanya dirumah duka, saya lihat jenazah mas A, dan ada pesan petinya tidak boleh dibuka karena malam itu juga akan dimakamkan.

Saya peluk sahabat saya, tapi mbak B terlihat menatap benci ke jenazah suaminya.

Waktu saya peluk, mbak B bilang sama saya:
"Biar mampus! Najis! Mati juga akhirnya!.

Saat itu saya kaget, tapi cuma menenangkan, istighfar teh astagfirullah.. astagfirullah..

Saya bingung, kenapa sahabat saya sekasar itu dihadapan jenazah suaminya.

Tapi saya urungkan niat untuk ngobrol lebih dalam karena masih dalam suasana duka dirumahnya.

Keluarga sahabat saya ini, MasyaAllah.. mereka tak pernah terdengar ada keributan, anak anak mereka soleh soleha yang juga berpestasi disekolahnya.

6 bulan berlalu...
Kemarin, teteh B tlp saya.

Teh, bolehkan saya kerumah?
Saya ingin cerita, karena sudah tak sanggup lagi..

Pagi tadi teteh B datang jauh-jauh dari kota kembang..

Beliau membuka pembicaraan dengan saya.

Teh, masih ingatkan tth sewaktu saya meludahi jenazah suami saya sambil bilang mampus akhirnya mati juga lo. ??

Saya mengangguk, iya masih ingat. Kenapa mbak bicara begitu, bukannya bersaksi bahwa suamimu lelaki yang sholeh..

Teh.. Suami saya sering pulang malam, jam 1 jam 3 pagi baru sampe rumah, alasannya lembur dan sibuk meeting

Setahun belakangan sebelum mas A meninggal, saya sering didatangi debt collector kartu kredit.

Hutang mas A sudah hampir 150juta, ngga bayar cc.

Saya heran, hutang apa.. uang sebanyak itu untuk apa...

Setiap kali ditanya, mas A marah, dan selalu bilang, buat makan elo!.

Sebulan ini saya perhatikan suami saya pulang tengah malam, dan selalu langsung mandi wajib.

Mas abis ngapain, kok mandi?
Gerah, abis futsal.

Saya...
Sekalipun ada sedikit curiga, berusaha tenang.
Jujur teh ina..
Saya sudah lupa kapan terakhir saya jima dengan suami
Entahlah, 3 tahun lalu mungkin.

Malam berikutnya, saya cium aroma busuk entah darimana.
Saat mas A tidur, saya cari tau darimana bau busuknya.
Ditas mas A saya temukan celana dalam.

G-STRING pria dan aneka ragam pelumas.
Astagfirullah.....
Saya bangunkan dia.

Mas ini apa??
Dia jawab, paan sih lo, geratak aja!
Itu celana buat olahraga.

Saya yang polos ini percaya saja teh.
Sampe kemudian...

Beberapa kali sehabis mas A mandi, saya selalu lihat bercak bercak darah segar dilantai.

Mas, kamu kenapa sih?
Kok berdarah?
Mas A cuma jawab, gue panas dalem kali nih makan pedes terus.
Lagi lagi.. saya percaya teh.

Tak lama...
Anak kami teriak.

Papih!!
Astagfirullah pih, ini foto apa!!???
Mas A buru buru merampas hp dari tangan anak lelaki kami satu satunya.

Lagii lagiii...
Saya percaya, bahwa foto seronok dihp nya kiriman kawannya yg iseng.

Sampailah...
Mas A tiba-tiba terkena penyakit kulit, gatal gatal sampai ruam parah, ternyata itu herpes.
Kemudian makin melebar sampai keluar nanah berbau busuk dan diare terus terusan, sampai darah yang keluar.

Itulah asal muasal suami saya saya larikan ke RS teh.

Bbrp minggu di RS, kondisinya makin menurun.
Sampai tiba saatnya dokter menyampaikan hal yang membuat jiwaku terguncang.

Ketika..
Dokter izin untuk melakukan test darah kepada suami saya teh.

Hasilnya mas A positive HIV AIDS.

Ya Allah Rabbi .....
Saya tak sanggup lagi...

Kemudian, dokter bertanya banyak hal sama saya.
Mulai dari kebiasaan dan gaya hidup suami saya sebelum sakit dan sebelum usaha kami bangkrut.

Singkatnya..
Darah yang saya temui dikamar mandi berasal dari anusnya.
Foto yang anak kami temukan adalah gambar pasangan sesama jenis yang sedang berhubungan intim.

Celana dalam G-String yang saya temukan adalah miliknya yang kemungkinan suami saya adalah menjadi wanitanya.

Dan..
Hutang kartu kredit ratusan juta adalah, untuk membiayai pasangan homonya.

Teh, suami saya meninggal karena HIV AIDS dan dia homo sexual.

Tapi saya dan anak-anak sudah melalui serangkaian test darah, alhamdulilah kami negative.
.
.
.
Teman-teman...
Saya mendengar ceritanya sungguh, tak sanggup berkata kata, terdiam berurai air mata.

Menatap dan menggenggam erat jari jemari sahabat masa kecil saya, yang tertunduk, hidupnya kini berat..
Harus menafkahi ke 4 anaknya yang masih usia sekolah.

Dan harus menangung beban hutang kebank akibat perbuatan menjijikan suaminya.

Astagfirullah...

Cerita ini saya bagi, atas seizinnya.
Berharap siapapun suami atau istri yang membaca ceritanya, bisa mengambil hikmahnya.

😢😭😭😭😭😭
Ya Allah...
Lindungilah aku, suamiku anak cucuku dari godaan syetan yang terkutuk.

Ya Allah...
Ampuni kami.. ampuni segala dosa dosa kami.

Ya Allah lindungilah suamiku dan anak anaku dimanapun mereka berada. 😭😭🤲🤲



Selasa, 07 Mei 2019

Dialog antara Rasulullah & Iblis

Dialog antara Rasulullah & Iblis

Rasulullah bertanya :
"Apa yg kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku hendak Sholat ?"

Iblis menjawab :
"Aku merasa Panas dingin dan Gementar"

Rasulullah : “Kenapa ?”

Iblis :
"Sebab setiap seorang hamba berSujud 1X kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 Derajat”

Rasulullah :
“Jika seorang umatku berpuasa ?”

Iblis :
“Tubuhku terasa terikat hingga dia berbuka”

Rasulullah : “Jika ia berhaji ?”

Iblis :
“Aku seperti orang Gila”

Rasulullah :
“Jika ia membaca Al-Quran ?”

Iblis :
“Aku merasa meleleh laksana air timah di atas Api”

Rasulullah :
“Jika ia bersedekah ?”

Iblis :
“Itu sama saja org tersebut membelah tubuhku dgn gergaji”

Rasulullah :
“Mengapa bisa begitu ?“

Iblis:
”Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya, yaitu :

1. Keberkahan dlm hartanya,
2. Hidupnya disukai,
3. Sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dgn api neraka,
4. Terhindar dari segala macam musibah akan terjauh darinya,

Rasulullah :
“Apa yg dapat mematahkan pinggangmu ?"

Iblis :
“Suara kuda perang di jalan Allah”

Rasulullah :
“Apa yg dapat melelehkan tubuhmu ?”

Iblis :
“Taubat org yg bertaubat”

Rasulullah :
Apa yg dpt membakar hatimu?”

Iblis :
“Istighfar di waktu siang & malam”

Rasulullah :
“Apa yg dpt mencoreng wajahmu ?”

Iblis :
“Sedekah yang diam-diam”

Rasulullah :
“Apa yg dpt menusuk matamu ?”

Iblis :
“Sholat fajar”

Rasulullah :
“Apa yg dpt memukul kepalamu ?”

Iblis :
“Sholat berjamaah”

Rasulullah :
“Apa yg paling mengganggumu ?”

Iblis :
“Majlis para ulama”

Rasulullah :
“Bagaimana cara makanmu ?”

Iblis :
“Dengan Tangan kiri dan jariku”

Rasulullah:
“Dimanakah kau menaungi anak2mu di musim panas ?”

Iblis :
“Dibawah kuku Manusia”

Rasulullah :
“Siapa temanmu wahai iblis ?”

Iblis :
“Pezina”

Rasulullah :
“Siapa teman tidurmu ?”

Iblis :
“Pemabuk”

Rasulullah :
“Siapa tamumu ?”

Iblis :
“Pencuri”

Rasulullah :
“Siapa utusanmu ?”

Iblis :
“Tukang Sihir (Dukun)”

Rasulullah :
“Apa yg membuatmu Gembira ?”

Iblis :
“Bersumpah untuk cerai”

Rasulullah :
“Siapa kekasihmu ?”

Iblis :
“Org yg meninggalkan Sholat Jumat”

Rasulullah :
“Siapa Manusia yg paling
membahagiakanmu ?"

Iblis :
“Org yg meninggalkan sholat dengan sengaja"

sebarkan biar 1 dunia tahu apa kelemahan Iblis.

.
Boleh di share biar lebih bermanfaat buat orang banyak, kalo pelit di simpen sendiri juga gak apa apa 😃
Rasulullah S.A.W bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

SHARE = DAKWAH = PAHALA 😊

Rabu, 06 Desember 2017

MARI KITA BERSHALAWAT

MARI KITA BERSHALAWAT

 





Beberapa ini adalah teks dari sholawat nabi, silakan
 
الصَلاةُ الطِّـبِّيَةْ

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَآئِهَا وَعَافِيَةِ اْلأَبْدَانِ وَشِفَآئِهَا وَنُوْرِ اْلأَبْصَارِ وَ ضِيَآئِهَا وَقُوْتِ اْلأَرْوَاحِ وَغِذَآئِهَا وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ

الصلاةُ النَّارِيَّةْ

اَللَّهُمَّ صَلِّ صَلاةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلامًا تَآمًّا عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الَّذِيْ تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَآئِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَآئِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ فِى كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ

الصَلاةُ الْفَرَجِ

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ صَلاةً عَبْدٍ قَلَّتْ حِيْلَتُهُ وَرَسُوْلِ اللهِ وَسِيْلَتُهُ وَأَنْتَ يَآإِلَهِيْ وَلِكُلِّ كَرْبٍ عَظِيْمٍ فَفَرِّجْ عَنَّا مَا نَحْنُ فِيْهِ بِسِرِّ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

الصَلاةُ الْمُنْجِبِيَّةِ

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صِلاةً تُنْجِيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ اْلأَهْوَالِ وَاْلآَفَاتِ, وَتَقْضِي لَنَا بِهَا جَمِيْعَ الْحَاجَاتِ, وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ, وَتَرْفَعُنَا بِهَا عَنْدَكَ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ, وَتُبَلِّغُنَا بِهَا أَقْصَى الْغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ, فِي الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ, وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا

الصَلاةُ الْفَاتِحِ

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ, وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ, نَاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ, وَالْهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيْمِ, وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ الْعَظِيْمِ

الصَلاةُ سِرِّ اْلأَسْرَارِ

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى نُوْرِ اْلأَنْوَارِ, وَسِرِّ اْلأَسْرَارِ, وَتِرْيَاقِ اْلأَغْيَارِ, وَمِفْتَاحِ بَابِ الْيَسَارِ, سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْمُخْتَارِ, وَآلِهِ اْلأَطْهَارِ, وَأَصْحَابِهِ اْلأَخْيَارِ, عَدَدَ نِعَمِ اللهِ وَإِفْضَالِهِ

الصَلاةُ السَّعَادَةِ

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَدَدَ فِى عِلْمِ اللهِ صَلاةً دَآئِمَةً بِدَوَامِ مُلْكِ  الله وعلى آله وصحبه وسلّم.

Maulid Baginda Nabi Muhammad SAW.



Rabu, 20 September 2017

Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriyah

Assalamu'alaikum,

Mari sambut akhir dan awal tahun Hijriah dengan doa.

Doa akhir tahun dibaca ba'da asar dan doa awal tahun dibaca ba'da maghrib.
 


DOA AKHIR TAHUN :

وَصَلَّى الله ُعَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلاَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ ، اللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِيْ هَذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِيْ عَنْهُ فَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ وَلَمْ تَنْسَهُ وَحَلُمْتَ عَلَيَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْهُ بَعْدَ جُرْأَتِيْ عَلَى مَعْصِيَّتِكَ ، فَإِنِّيْ أَسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْ لِيْ . وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِيْ عَلَيْهِ الثَّوَابَ ، فَأَسْئَلُكَ اللَّهُمَّ يَا كَرِيْمُ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ أَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنِّيْ وَلاَ تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Artinya:
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Semoga Allah melimpahkan rahmat dankeselamatan kepada junjungan kami nabi Muhammad SAW, beserta para keluarga dan sahabatnya.

Ya Allah,segala yang telah ku kerjakan selama tahun ini dari apa yang menjadi larangan-Mu,sedang kami belum bertaubat,padahal Engkau tidak melupakannya dan Engkau bersabar (dengan kasih sayang-Mu), yang sesungguhnya Engkau berkuasa memberikan siksa untuk saya,dan Engkau telah mengajak saya untuk bertaubat sesudah melakukan maksiat.Karena itu ya Allah, saya mohon ampunan-Mu dan berilah ampunan kepada saya dengan kemurahan-Mu. Segala apa yang telah saya kerjakan, selama tahun ini, berupa amal perbuatan yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan akan membalasnya dengan pahala, saya mohon kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah, wahai Dzat Yang Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan,semoga berkenan menerima amal kami dan semoga Engkau tidak memutuskan harapan kami kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah.
Dan semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan atas penghulu kami Muhammad,keluarga dan sahabatnya.

DOA AWAL TAHUN :

وَصَلَّى الله ُعَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلاَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ ، اللَّهُمَّ أَنْتَ اْلأَبَدِيُّ الْقَدِيْمُ اْلأَوَّلُ، وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ وَجُوْدِكَ الْمُعَوَّلِ، وَهَذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ نَسْئَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَآئِهِ وَجُنُوْدِهِ، وَالْعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ اْلأَمَّـارَةُ بِالسُّوْءِ وَاْلإِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى، يَا ذَا الْجَلاَلِ وَ اْلإِكْرَامِ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. وَصَلَّى الله ُعَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلاَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِه وصحبه اجمعين
Artinya:
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan sahabatnya.
Ya Allah Engkaulah Yang Abadi, Dahulu, lagi Awal. Dan hanya kepada anugerah-Mu yang Agung dan Kedermawanan-Mu tempatbergantung.
Dan ini tahun baru benar-benar telah datang. Kami memohon kepada-Mu perlindungan dalam tahun ini dari (godaan) setan, kekasih-kekasihnya dan bala tentaranya.
Dan kami memohon pertolongan untuk mengalahkan hawa nafsu amarah yang mengajak pada kejahatan,agar kami sibuk melakukan amal yang dapat mendekatkan diri kami kepada-Mu wahai Dzat yang memiliki Keagungan dan Kemuliaan.
Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW,beserta parakeluarganya dan sahabatnya.

Selamat Tahun Baru Hijriah 1439 H

Rabu, 12 Juli 2017

Idola Akhwat dan Pernikahan



Akhir tahun 90-an sampai awal tahun 2000, kawula muda muslim di Indonesia tercatat sedang tinggi ghirahnya (ghirah = semangat).
Remaja putri berbondong-bondong menutup aurat, mengenakan jilbab yang pada jaman sebelumnya dianggap kucel dan tidak kece.
Pilihan bacaan bergeser dari majalah Gadis dan Mode menjadi Annida. Kisah-kisah fiksi Islami bertaburan dan sempat meraja.
Di segmen hiburan, lahir pula sederet grup-grup nasyid yang mengenalkan warna baru dalam lagu. Tak hanya lirik reliji yang syahdu dalam karya musik Bimbo namun menjadi sajian nada indah dari Raihan dan SNADA.
Makin ke sini bertambah grup-grup nasyid yang lebih semarak. Dari yang mendayu-dayu sampai yang ngerap. Muncul pula grup-grup yang personilnya lebih muda, dan lebih ganteng.
Di era 2002-2005 saya mengingat banyak sekali munsyid (sebutan untuk penyanyi nasyid) yang muda dan 'digilai' para muslimah. Saya sering menyaksikan wajah berbinar seorang akhwat saat bercerita betapa kerennya grup nasyid anu, betapa meriah konsernya, dan betapa sukanya ia pada personil tertentu.
Dulu, sempat saya berbincang dengan rekan sejawat mengenai fenomena nasyid ini. Kami mempertanyakan apa bedanya histeria para akhwat saat nonton konser nasyid dengan histeria remaja lain saat nonton boyband barat? Sama-sama jerit-jerit dan teriak, "iih gemeees".
Beberapa waktu terakhir ini, saya menyaksikan fenomena yang mirip. Dimulai dari Fatih Seferagic, hafiz muda asal Amerika Serikat yang pernah diundang ke Indonesia. Diundang ke sana kemari (which I don't mind, really), dan .... dipuja para akhwat.
Saya sempat melihat video saat Fatih diundang ke Bandung, berdampingan dengan Kang Emil dan banyak remaja putri yang berteriak tertahan menyaksikan ketampanan (?) Fatih. Ibu-ibu tak ketinggalan. Kaum perempuan berebut ingin berfoto bersama Fatih.
Pekan ini, giliran Muzzamil Hasballah yang menjadi fokus. Ia menjadi tersangka utama gerakan patah hati nasional (setelah sebelumnya dipegang oleh Raisa-Hamish).
Selama beberapa hari, saya melihat banyak akhwat memasang tagar patah hati nasional, sebab Muzzamil yang saleh dan penghapal Quran menikahi seorang perempuan asal Aceh.
Memang tak ada jerit tertahan kali ini. Memang tak ada teriakan histeria. Namun banyak sekali rangkaian kalimat yang mau tak mau membuat saya terenyuh.
Hai, para akhwat, apa yang terjadi dengan kalian?
Memang kalian tidak mengidolakan Shawn Mendez atau Zayn Malik. Kalian mengidolakan seorang muda penghapal Quran yang tak hanya pintar secara akademis namun juga secara spiritual. Tapi pantaskah segala macam ucapan,
"Ah mau deeeeh punya suami kayak Muzzamil, kayaknya hidup jadi adem ..."
Sis, istighfar atuh, sis. Izzah mana izzah? (= Kehormatan diri)
Lebih lucu lagi, ketika banyak emak-emak yang sama bapernya. Ikutan nimbrung berkomentar betapa kerennya seorang Muzzamil. Bahkan saya lihat seorang ibu mention nama suaminya di statusnya. Husnuzon-nya mah mungkin biar suaminya baca dan mencarikan menantu seperti Muzzamil untuk anak mereka. Ehh.
Ya ya, saya tahu. Mungkin sebagian dari mereka mungkin bercanda. Sebab saya juga tukang heureuy. Sebab saya juga ketawa geli membaca beberapa twit soal Hamish-Raisa atau Chelsea-Bastian.
Tapi ketika segerombolan remaja muslimah berjilbab rapi terpesona terhadap sosok-sosok tertentu, apalagi sampai baper berlebihan, kok saya ga enak melihatnya ya.
Mungkin karena ekspektasi saya terhadap para akhwat begitu tinggi. Mungkin. Padahal toh usia mereka sama mudanya dengan remaja lainnya.
Cerita sedikit.
Ada dua orang mahasiswi yang beres saya mengajar terkadang menunggu saya di tempat parkir. Buat apa? Buat curhat.
Salah satu dari mereka mengadu soal jodoh yang tak kunjung tiba, padahal dia sudah sangat ingin menikah. FYI, keduanya berjilbab amat rapi, sopan dan relijius.
Sementara yang satu lagi cemas soal bagaimana cara bergaul dengan lawan jenis tanpa terjerumus fitnah.
Keduanya ingin segera mengakhiri masa kesendirian di usia muda (mereka usia sekitar 19-20 tahun) dan bertemu dengan ikhwan soleh.
"Soleh aja cukup?" Tanya saya.
"Ya harus udah punya penghasilan juga atuh Miss"
Saya mengangguk setuju.
"Siap berumahtangga?"
"Siap." Angguk mereka mantap.
"Siap jadi ibu?"
Mereka ketawa berdua.
Semakin lama mengobrol dengan mereka semakin ragu saya dengan itikad baik itu. Akhirnya saya menyarankan, bagaimana kalo sambil menunggu jodoh, mereka terus belajar dan bekerja. Karena kalau cuman menunggu aja, waktu yang ada jadi tersia-sia.
Anak-anakku yang solehah,
Saya yakin perempuan yang berjodoh dengan Muzzamil adalah perempuan istimewa. Ia pasti sama baik dan berharganya.
Urusan jodoh itu pelik dan serba mengejutkan. Sebab ia datang tak disangka. Namun ustadz saya selalu bilang, kalau kamu mau jodoh yang baik, kamu dulu yang baik. Kalau kamu pengen anakmu baik, kamu dulu yang jadi baik.
Jangan terjebak dengan mimpi menikah di usia muda dengan seseorang yang soleh dan mapan. Sebab jalan menuju ke sana tidak instan seperti indomie sambal matah.
Kenapa kalian tidak bertekad mendapatkan jodoh yang baik sambil santai? Ndak usah nggrusu, kata orang Jawa.
Sementara itu, pintarlah kamu. Belajar yang banyak. Sebab menikah bukan hanya soal memandangi suamimu yang ganteng sambil memanaskan sayur kiriman mertua.
Pada waktunya kamu akan tau bahwa tidak segampang itu hidup bersama orang yang sama seumur hidupmu.
Pada waktunya kamu mungkin akan hamil, melahirkan, mengurus anak. Sudah siap belum? Sementara nanti ada masa kehamilan yang berat, kelahiran yang super berat dan baby blues yang menyiksa.
Jangan terlalu sering nonton drama Korea atau film India yang endingnya pasti hepi. Pernikahan bukan hanya soal jantung yang menghentak saat ia memandangimu sambil menyodorkan setangkai mawar merah.
Please, be smart.
Sekarang kita butuh mamak-mamak yang pintar luar biasa. Emak bijak yang takkan gampang rempong saat membaca berita hoax yang belum tentu benar.
Dan untuk bisa begitu, tidak akan bisa dicapai hanya dengan menjerit-jerit melihat wajah Fatih Seferagic dan menangis baper melihat Muzzamil menikah.
Bangun hei,
Muzzamil dan Fatih itu contoh baik. Namun kalian tidak kenal mereka. Dan kecil kemungkinannya, kalian akan bertemu mereka lebih intens daripada sekedar menuliskan komen di instagram.
Jangan membuat para lelaki rendah diri sebab kalian terus-terusan menyebut nama penghapal Quran sebagai benchmark.
Mana tau ada lelaki di luar sana yang baik, agamanya bagus namun ia masih belajar mengaji. Jangan letakkan Muzzamil atau Fatih di antara kalian. Nanti mereka semakin melesak dalam jurang ketidakberdayaan dalam mendongkrak kepercayaan diri.
Sudah jomblo, kuliah belum beres, kerjaan belum jelas, saingannya penghapal Quran lagi.
Saya turut berduka cita deh.
Dan hei, para gadis.
Selagi ada waktu, carilah ilmu sebanyak-banyaknya. Jodoh belum datang, ga usah baper, sekolah lagi aja, sambil nunggu. Belum datang juga, kerja dulu. Santai aja. Kalau kamu usahanya oke, yakin dong sama janji Alloh.
Dan jangan menggampangkan persiapan pernikahan. Jangan berpikir bahwa semua lelaki asal baik akan langsung bisa melamar kamu. Sementara tuntutan masyarakat tinggi, tuntutan keluargamu tinggi. Memangnya kamu mau hanya dipinang pake uang seadanya plus ga pake resepsi? Kalo mau cepet sanah cari penghulu (dan lelaki yang mau).
Ingat, kamu itu hidupnya di dunia nyata. Bukan drama sinetron.
Bangun, dan belajarlah.
Mau mengejar karir kek, mau mendapat jodoh laki-laki soleh kek, semuanya butuh ilmu.
Kasihan anakmu kelak. Ia tak hanya butuh kamu sebagai ibu, tapi ia juga butuh merasa bangga memilikimu (meminjam istilah Pidi Baiq).
Salam perempuan!
*ibu beranak 4 yang ingin semua perempuan pintar*
Catatan:
Tulisan di bawah bikin saya mantap menuliskan ini, gemees akuuu 🤣🤣🤣🤣

Jumat, 23 Juni 2017

Seseorang Yang Bernama Jodoh


Orang bilang bahwa seseorang akan dipertemukan dengan jodohnya di waktu yang tepat. Karena sesuatu yang bernilai akan diperoleh dengan perjuangan dan pengorbanan, entah tentang waktu atau materi. Sebagai manusia, tugas kita adalah untuk beribadah di dunia ini. Untuk memenuhi kebutuhan atau hajat hidup maka diwajibkan untuk berusaha atau dikenal dengan istilah ikhtiar. Ya, kewajiban kita adalah ikhtiar dan kita tidak wajib untuk berhasil karena hasil adalah hak prerogratif Allah sebagai pemegang takdir atas setiap hambanya. Namun percayalah bahwa hasil tak akan pernah menghianati usaha. Yakinlah bahwa dalam setiap usaha akan ada nilai di sisi Allah. Aku percaya tiada yang sia-sia Semua 'kan ada hikmahnya (lagu).

Man Jadda Wa Jada , Al Ujroh Biqodril Masaqoh ,Hard Work Will Never Betray You

Yakinlah bahwa jodohmu akan datang, silakan baca postingan di link ini kalau gak percaya JODOH PASTI BERTEMU

Ok, saya rasa cukup ngalor ngidulnya karena dalam kesempatan ini saya ingin menceritakan tentang seseorang yang bernama jodoh. Setiap orang dipertemukan dengan jodohnya dengan cara yang bervariasi dan bermacam-macam kisah. Kebayang dong kalau semuanya sama jadi gak rame hehe, cerita ftv aja macem-macem judulnya, Kisah Kasih di Sekolah (lagu lagi), ada cinta di balik Bandung, London Love Story, Cintaku mentok di angkot, Berawal dari Facebook Baruku (lagi-lagi lagu) Baruku, Bertemu cinta di path, line, instagram dan lain-lain (Tulis ceritamu di komentar atau kirim ke email irfan.saprudin@gmail.com untuk saya posting di blog ini).

Dan begitupun dengan saya. Banyak kisah yang menemani langkahku semenjak remaja. Ketika mulai merasakan ada sesuatu yang berbeda terhadap lawan jenis, pikiran ngalor ngidul ini tak karuan dengan berbagai cerita yang masuk ke dalam pikiranku. 

Beranjak dewasa dan seiring dengan kebutuhan hidup maka visi misi ke arah sana semakin kencang saya tulis. Namun acapkali ada satu hal yang masih menjadi pertimbangan. Keinginan untuk berbakti dan menyenangkan orang tua sedikit membuatku ragu-ragu. Adanya kekhawatiran yang entah kunaon saya rasakan. Takut bila aku tak bisa membagi waktu antara kewajiban berbakti pada sang pemberi restu dan yang akan menjadi tanggung jawabku. Tapi sejatinya bahwa pembelajaran hidup adalah beriring dengan perjalanan kehidupan itu sendiri. Bermodal dengan bekal pendidikan maka manusia akan terus belajar menyikapi berbagai problematika hidup dengan learning by doing. Pengalaman akan membuat kita semakin matang dan mantap berjalan.

Dengan pendekatan pada Sang Penguasa alam dan didorong oleh orang tua akhirnya izin pun turun. Namun yang jadi pertanyaan adalah siapa yang akan menjadi jodohku? Pertanyaan yang sama mungkin bagi kalian wahai para pencari jodoh. Jangan risau jangan bimbang dan jangan gundah gulana, balik lagi ke JODOH PASTI BERTEMU.

Beberapa kali menjalani ikhtiar melalui orang tua, saudara, keluarga dan teman namun tidak ada titik temu yang membuat sesuatu itu terjadi. Khusnudzon dan tetap tawakal ada rumus ketenangan hati setiap muslim ketika saat-saat seperti itu. Jangan sampai terlalu larut dalam kebaperan karena sering stalking sosmed orang yang setiap hari memamerkan kemesraan, apalagi kalau itu sosmed mantan, Hiks. Jangan dong, move on lah, life must go on. You will find the better dan best future with move on, trust me it's work! 

Kuncinya adalah sabar, terus berusaha dan berdoa, cekap sakitu we.


Ok singkat cerita, melalui pertemuan yang unik dan tidak tidak disangka-sangka sebelumnya maka kita pertama bertemu di Bogor, 3 Desember 2016. Cukup satu kali saja bertemu maka saya langsung merasa ada sesuatu maka saya adukan langsung pada Allah untuk memohon ketenangan hati. Maka Allah menjawab saya dengan kemantapan hati. Baik esoknya saya langsung berusaha meyakinkan sang akhwat tenang niat, niat yang muncul dengan Bismillah. Kemudian anjeuna menantang saya "Jika Akang serius silakan langsung temui orang tua saya". Kemudian saya pun menjawab tantangan tersebut pada tanggal 12 Desember 2016 dengan langsung meminta izin kepada ayahnya. Setelah itu untuk menujukan keseriusan dan supaya tidak ada keraguan dan kekhawatiran keluarga disambung pada tanggal 1 Januari 2017 saya pun melamarnya.
Kemudian setelah hari itu mulailah kami dengan berbagai persiapan menuju hari H. Setelah pertemuan keluarga di Bandung Barat maka ditentukanlah sebuah tanggal. Tanggal yang akan tercatat sebagai awal mula dua insan melangkah bersama, acieee...

30 April 2017 dimana saya berjabat tangan dengan ayahandanya, mengambil alih tanggung jawab atas diri dan jiwa raganya. Bismillah.



Tiada yang patut saya ucapkan selain syukur kedapa Allah SWT yang telah mempertemukan dengan yang seseorang yang bernama jodoh.  Jodoh, Ya itu yang setidaknya kita ikhtiarkan. Doa dan harapan supaya tetap menjadi jodoh dunia akhirat dan jodoh itu bernama Wardah Wulya Fauziah. Wanita sholehah berwatak sederhana yang bersedia menemani saya berjuang dengan nama Allah.



Saat saya menulis ini, kami sedang diberikan kabar gembira bahwa istri saya sedang mengandung anak pertama kami, mohon doanya supaya dede utun dan bundanya sehat dan tak kurang satu apapun. Tak sabar sekali rasanya saya ingin berbagi cerita kepada teman-teman semuanya mengenai anak kami nantinya setelah ia terlahir ke dunia.

last but not least, saya doakan teman-teman semua yang sudah bertemu dengan yang namanya jodoh dijadikan keluarga sakinah mawadah warahmah dunia akhirat dan bagi yang belum, insya Allah segera bertemu dengan kekasih pilihan Allah yang akan menjadi jodoh dunia akhiratnya. Aamiin Ya Rabbal'alamin



Kamis, 22 Juni 2017

Persiapan Jelang Safar (Mudik)

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh










Perjalanan Safar di Indonesia indentik dengan tradisi tahunan yang terjadi pada hari besar keagamaan, terutama menjelang lebaran yaitu Mudik menuju kampung halaman. Mari jadikan Mudik kita sebagai perjalanan yang betul-betul mendapat naungan rahmat Allah SWT dengan tetap mendirikan ibadah.

Sebelum Anda memulai perjalanan mudik, berikut ini ada beberapa tips mudik :
  1. Periksalah kondisi kendaraan Anda sebelum berangkat, pastikan sudah melakukan service dan yang paling utama mengganti oli.
  2. Pastikan kondisi kesehatan Anda siap dalam keadaan bugar, sebelum memulai berkendara lakukan dulu olahraga kecil untuk meregangkan otot-otot.
  3. Berhenti pada saat memasuki waktu shalat dan istirahat sejenak, jika terjadi macet panjang usahakan setiap 2-3 jam itu berhenti atau istirahat agar otot tangan dan kaki tidak kaku.
  4. Jika melakukan perjalanan jauh jangan paksakan diri untuk berkendara sendiri, bawa pengganti yang bisa membantu Anda membawa kendaraan.
  5. Pastikan bahan bakar terisi penuh dan cek rute perjalanan untuk mengetahui pom bensin terdekat jika kendaraan mulai kehabisan bahan bakar langsung isi kembali.
  6. Jika sudah mulai terasa kelelahan dan mengantuk segera cari tempat peristirahatan untuk memulihkan kembali stamina.
  7. Jangan lupa bawa kotak P3K dan pastikan kelengkapannya.
Tak lupa hendaknya musafir memperbanyak do’a ketika dalam perjalanan karena do’a seorang musafir adalah salah satu do’a yang mustajab (terkabulkan).
Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ لاَ شَكَّ فِيهِنَّ دَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَالْمَظْلُومِ وَدَعْوَةُ الْوَالِدِ عَلَى وَلَدِهِ
Tiga do’a yang tidak diragukan lagi terkabulnya yaitu do’a seorang musafir, do’a orang yang terzholimi, dan do’a orang tua kepada anaknya.
Semoga tips mudik ini bermanfaat untuk Anda dan sekeluarga khususnya untuk yang melakukan perjalanan safar. Selalu HATI-HATI dan WASPADA ya. Selalu baca Do'a dan dzikir kepada Allah selama dalam perjalanan.



email from : Daarul Qur'an <layanan@daqu.or.id>

Yuk dukung Program Pembibitan Penghafal Al-Qur’an
BCA 603 030 8041
Mandiri 128 000 509 2975
Syariah Mandiri 074 006 5000
CIMB Niaga Syariah 520 01 00342 004
a.n Yayasan Daarul Qur'an Nusantara
sedekahonline.com 

Rabu, 31 Mei 2017

Rumah Impian

NUMPANG PROMO



Ada Kavling Murah, Bebas Banjir kecuali Banjir nikmat ???  Rugi Klo tidak baca dan ayo segera DP, ajak Keluarga dan temen2nya.

PERUMAHAN EKSKLUSIVE "FIRDAUS REGENCY".
HUNIAN INDAH, NYAMAN, AMAN, DAMAI & BERKAH.

🏠🏤🏬🏡⛺

Tersedia 4 TYPE:
1. Jannatun Na'im
2. Jannatul Ma'wa
3. Jannatul Firdaus
4. Jannatun 'Adn
(Semua Type Ready Stock)

FASILITAS:
1⃣Sungai susu Salsabila
2⃣Danau indah Kautsar
3⃣Pasif income bg semua penghuni
4⃣View Tak Terbatas
5⃣Akses Masuk 8 Pintu
6⃣Taman Main Anak2 Sholeh/Shalihah
7⃣Taman Jutaan Hektar dg buah Segar, Nikmat & Siap Santap dll.
8⃣Bonus Bidadari2 yang cantik jelita
9⃣Hak milik Selama2nya (Abadi)

SYARAT Pemesanan:
👉 Taubat & Kembali kpd Jalan-Nya.
👉 Berpegang Teguh Agama-Nya.
👉 Melaksanakan Syari'at-Nya.
👉 Rejeki yang Halal & Thoyib.

DP:
👉100% Sholat Fardhu & Sunah
👉2,5% Sisihkan harta utk Zakat
👉100% Rajin bershodaqoh & Infaq
👉100% Sempatkan waktu utk membaca Al-Quran, Mengejar Ilmu, Beramal sholeh, Silaturahim, Mendoakan ke-2 Ortu, Berdakwah & Jauh dari maksiat juga menghindari fitnah.

Waktu sangat terbatas !
(karena dibatasi oleh KEMATIAN)

Stock Hunian Tak Terbatas !
Di jamin Bebas Roaming !

Alamat KONTAK:
Sholat Tahajud setiap malam.

Alamat CABANG:
Masjid2, Musholla, Ponpes, Majlis 'ilmu, Majlis Dzikir.

Inilah sebaik-baik tempat tinggal.

Ayo segera DP skrg juga, tidak perlu menunggu tua atau kaya atau pejabat, atau pinter.

Salam Fastabiqul Khoiroot.

Rasulallah Shalallahu Alayhi Wasallam bersabda: "Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya, maka walaupun yang menyampaikanya sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala."
( HR. Al-Bukhari).

Copas dari Group WhatsApp Backpaker Jakarta :  Jelajah  Mesjid

https://backpackerjakarta.com/klub-jelajah-masjid/

Kamis, 04 Februari 2016

Jodoh Pasti Bertemu



Saya hanya ingin bercerita kisah sederhana yang baru saja saya alami. Mungkin terdengar sepele tapi saya merasa perlu untuk berbagi kisah ini, semoga ada hikmah di balik cerita ini.

Berawal dari pagi hari ketika berangkat kerja seperti biasa saya menyalakan motor dan kemudian menyusuri jalan menuju kantor. Di perjalanan saya terbayang pesan kedua orang tua bahwa kebahagiaan itu hakikatnya adalah bersyukur. Nikmati dan syukuri apa yang telah kita capai selama ini akan lebih mendatangkan kebahagian lahir bathin daripada sibuk memikirkan apa yang belum menjadi milik kita, terlebih lagi memikirkan sesuatu yang tidak pada takaran kehidupan kita.

Tak sampai sepuluh menit perjalanan tibalah saya di tempat parkir. Nah, cerita mulai menegangkan ketika saya mencabut kunci motor. Saya mulai tersadar bawa kunci kosan yang saya cantelkan pada kunci motor sudah tidak ada alias hilang. Saya ingat betul semalaman kunci kosan selalu terkait dengan kunci motor. Berusaha tidak panik sekuat pikiran alah.... saya mencoba mengingat di mana letak kunci kosan tadi. 

Terakhir saya sempat mengecek kerapatan pintu yang sudah terkunci, setelah yakin barulah saya berangkat kerja. Di perjalanan saya sempat membeli gorengan dan mencabut kunci motor saya ketika turun dari motor, nah di situ saya gak ingat juga apakah kuncinya masih ada atau sudah hilang. Saat itu saya masih belum ngeuh bahwa kunci motor sudah hilang. Saya sebarkan padangan ke arah sekitar motor siapa tahu kuncinya jatuh, namun ternyata kunci tersebut tidak ada juga. Akhirnya tanpa babibu lagi saya langsung memutar arah dan memacu motor beat hitam yang cicilannya masih enam bulan lagi itu kembali menuju kosan. Satpam penjaga parkir pun terlihat heran melihat tingkah saya yang mungkin lucu pikirnya.

            “Kenapa koq balik lagi” Dia kepo.
            “Ada yang ketinggalan Pak”
            “Aduh. Mau pulang lagi? Jauh atuh”
            “Oh enggak koq, deket di daerah Permata Hijau”

Ngenggg....  balik arah ke kembali ke kosan, dengan agak tergesa-gesa dan harap-harap cemas berharap segera menemukan kunci kosan memacu motor lebih cepat daripada jalan ke kantor tadi. Hmm, saya berpikir kemungkinan bahwa kunci tadi masih tersangkut di pintu kosan dan tidak tercabut ketika berangkat kerja, atau mungkin terjatuh di sekitar pintu. Namun apa yang terjadi, setelah sampai kembali ke kosan, tidak ditemukan kunci bergantung ataupun tergeletak di sekitar kosan. Huft, rada kalau-kalau kunci tersebut ditemukan oleh orang yang kurang bertanggung jawab yang nantinya bisa masuk kosan ketika saya tidak di tempat.

Tapi harapan harus selalu ada, kemungkinan lainnya yaitu kunci terjatuh saat perjalanan menuju kosan. Saya kembali bergegas menyusuri jalan. Secara perlahan namun pasti menyisir setiap sudut jalan. Mata saya memasang sensor lebih kuat dari biasanya. Semeter dua meter akhirnya sampai kembali ke parkiran kantor kantor dan kunci pun tidak ditemukan juga. Pak satpam tersenyum kembali dan saya pun mengangguk dan berlagak seperti tidak terjadi apa-apa. 

Saya mencoba tenang dan segera bergegas masuk kantor, apalagi pagi itu saya juga harus segera berangkat ke daerah Sunter untuk support onsite ke kantor client. Setelah meminta voucher dan naik taxi, di perjalanan kepikiran algi kemana tuh perginya si kunci kosan. 

Mencoba menenangkan hati berbaik sangka kunci tersebut tersimpan dengan aman. Saya ikhlaskan saja  semoga kunci tersebut tersimpan di suatu tempat yang orang lain tidak dapat mengganggu gugat. Saya tawakal pada Allah untuk mengikhlaskan kunci tersebut.


Akhirnya saya pun memutuskan mengirim pesan ke Ibu kos melalui aplikasi whatsapp untuk mengabari bahwa kunci kosan saya telah hilang.

"Bu mohon maaf kunci kamar kosan saya hilang, sepertinya terjatuh tadi di jalan, ada kunci cadangannya ga Bu?"
"Iya ada mas irfan, ke rumah saja"
"Baik Bu, nanti pulang kerja saya ke rumah"

Alhamdulillah masih ada kunci cadangan di ibu kos, setidaknya saya masih bisa masuk kosan tanpa harus membongkar paksa pintu tersebut. Rencananya nanti saya akan duplikat kunci cadangan itu supaya ibu kos tetap punya juga. Namun pikiran saya masih khawatir jika kunci saya ditemukan olah orang jahat. lebay juga ya. Ingat kata orang tua dan guru ngaji ketidak di madrasah, hidup di dunia ini hanyalah persinggahan sementara sebelum menuju negeri akhirat yang kekal abadi. Jangan sampai gemerlap dan ketakutan kita terhadap kehilangan dunia melalaikan kita dari beribadah. Berdoa adalah senjata umat muslim dalam semua kondisi, hanya kepada Allah-lah kita berharap. Yakin dengan ketentuan Allah, karena Dia Maha Tahu Apa yang terbaik.

Saya menjalani hari seperti biasanya, apalagi ketika itu cukup banyak task yang harus diselesaikan ketika support bulanan di client. Karena disibukkan oleh pekerjaan akhirnya saya lupa akan kasus kunci kosan. Kerjaan di client berlalu. Akhirnya saya kembali ke kantor, perjalanan sore hari dari Sunter cukup macet seperti biasanya. 

Sampai di kantor lalu absen pulang saya segera ke parkiran motor. Tiba-tiba rasa penasaran akan hilangnya kunci muncul kembali. Saya kembali mengingat-ingat posisi parkir saat pertama kali tiba pagi tadi.

“Kalau gak salah sebelah sini sih” Saya bergumam pada diriku sendiri.
Celingak celinguk dan ‘tessss’ aww pandanganku terfokus pada benda yang membuat hatiku bergemuruh. Kaget campur senang, karena kunci kosan yang hilang tadi ada di tanah parkiran tempatku tadi parkir. Koq bisa ya, padahal tadi pagi saya sudah mencari juga di sekitaran motor. Mungkin karena di tengah suasana panik dan terburu-buru, tadi pagi mata dan pikiran kurang fokus sehingga kunci yang sepertinya dari tadi ada di sana tidak terlihat. Langsung saja saya ambil dengan perasaan gegam gempita. Alah lebay. Tapi emang bener sih, ada kelegaan yang hanya saya yang dapat rasakan. Satpam penjaga parkir mah sigana gak hare-hare saja.

“Alhamdulillah, terima kasih Ya Allah” tentunya rasa syukur jangan sampai terlupa. Kunci yang dari pagi jadi beban pikiran akhirnya berhasil ketemu. Saya pun bisa pulang ke kosan dengan hati plong. Saya kirim pesan ke ibu kosan bahwa kunci kosannya sudah ketemu supaya gak perlu lagi minta kunci cadangan.
“Bu, alhamdulillah kunci kosannya sudah ketemu”
“Alhamdulillah”

Hari ini saya banyak belajar dari kejadian-kejadian yang dialami. Salah satu hikmahnya adalah apabila bahwa apabila kita sudah ditakdirkan bersama maka bagaimanapun kisahnya maka akan dipertemukan pada waktu yang indah. Kunci yang sudah saya pasrahkan kemudian malah ketemu lagi, dasar jodoh. Pun begitu, apabila sesorang yang sudah ditakdirkan berjodoh maka akan ada kisah romantis dari Allah Sang Maha Perencana menuliskan kisahnya mempertemukan kita dengan sang jodoh. Haha tina konci jadi nyambung kana jodoh, bae we ah, kumaha urang.

Selain itu, tentunya janganlah terburu-buru dalam melakukan sesuatau. Lakukan dengan tenang dan penuh perhatian, jangan sampai kuncinya hilang lagi. Hehe.










Sabtu, 31 Januari 2015

Nasihat Kepada Saudara Seiman

Setiap muslim dengan muslim lainnya adalah bersaudara yang senantiasa harus selalu saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran.

Allah Subhanahu wata’ala berfirman:
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ
“Sesungguhnya kaum mukminin itu adalah bersaudara.” (QS. Al-Hujurat: 10)


وَالْعَصْرِ (1) إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (2) إِلَّا الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ
“Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam keadaan merugi (celaka), kecuali orang-orang yang beriman, beramal shalih, saling menasehati dalam kebenaran, dan saling menasehati dalam kesabaran.” (Al ‘Ashr: 1-3)

Berikut saya share kembali nasehat-nasehat yang saya dapatkan dalam komunitas muslim yang saya ikuti, banyak hikmah yang bisa didapatkan dari kisah-kisah tersebut. Semoga bermanfaat.

#TarbiyahIslamiyah Karakteristik kepribadian muslim : 1. Salimul ‘Aqidah (Aqidah yang lurus/selamat) 2. Shahihul Ibadah (ibadah yang benar) 3. Matinul Khuluq (akhlak yang kokoh) 4. Mutsaqqoful Fikri (wawasan yg luas) 5. Qowiyyul Jismi (jasmani yg kuat) 6. Mujahadatul Linafsihi (berjuang melawan hawa nafsu) 7. Harishun Ala Waqtihi (disiplin menggunakan waktu) 8. Munazhzhamun fi Syuunihi (teratur dalam suatu urusan) 9. Qodirun Alal Kasbi (memiliki kemampuan usaha sendiri/mandiri) 10. Nafi’un Lighoirihi (bermanfaat bagi orang lain)


Kisah Aktor dan Mesjid

Aku ingin berbagi kisah.. Mungkin kau pernah mendengarnya. Karena kisah ini selalu berulang dengan aktor yang berbeda... Ini tentang seorang anak manusia yang sangat jarang atau bahkan tak pernah ke masjid... Suatu hari dia memasuki sebuah masjid, orang-orangpun mengikutinya dari belakang. Sesampainya di masjid dia mengambil posisi yang paling terdepan. Bahkan lebih terdepan dari posisi sang imam. Rupanya ia datang bukan untuk bertaubat, tapi sebagai jenazah yang terlambat mengerti arti hidup yang sesungguhnya. Semoga kita bukan aktor selanjutnya dari kisah itu. Selagi ada waktu sambutlah hidayah itu.. Lakukanlah yang terbaik, sembari berharap agar semua berakhir indah. Bergegaslah.. Karena ajal tak menunggu taubatmu. _______________ Sejenak merenungi kembali arti dari kehidupan ini.. 



Cukup logika. 

UJE sebelum wafat pernah berkata: Aku sering bertanya hal ini ketika berada di masjid. Dan ingin anda memikirkannya juga lalu mengkoreksi yang salah. Mengapa kita merasa ngantuk ketika berdoa? Tapi tetap terjaga bila nonton film hantu ? Mengapa kita sedemikian bosan ketika melihat kitab suci? Tapi gampang sekali membaca buku tentang percintaan? Mengapa sedemikian gampang mengabaikan pesan اَللّهُ Tapi kita mudah mengirim ulang hal yg menjijikkan ? Mengapa pendoa semakin sedikit, Tapi bar dan club semakin menjamur ? Mengapa mudah memuja selebritis Tapi sangat susah mengAgungkan nabi2 ϑαη rosul nya? 





  

Rabu, 20 Agustus 2014

Kemauan, Tekad dan Usaha

Jika membaca tulisan ini mungkin kalian akan berpikir mungkin saya lagi ngelindur, kejedot pintu atau bisa jadi kerasukan Mario teguh. Kenapa? Karena dalam kesempatan ini saya ingin berbagi pengalaman dan motivasi atau istilah lainnya curhat.

Seringkali dalam hidup, terbersit dalam ingatan atau dalam hati suatu keinginan atau hal yang yang ingin kita lakukan atau dicita-citakan. Adanya suatu keinginan kita menjadi sesuatu yang berguna bagi diri sendiri, orang tua, keluarga, lingkungan sekitar atau bahkan dalam skala besar agama bangsa dan Negara. Menurut saya pribadi hal tersebut bukanlah hal yang tidak mungkin. Berdasarkan pengamatan saya dari berbagai media yang berkembang dewasa ini, banyak sekali kita menyaksikan kisah seseorang yang tumbuh dan mucul dari sesorang yang bukan siapa-siapa menjadi seseorang yang ‘wow’ atau jika kita mengambil istilah kulon ‘from zero to hero’.

Ok, kali ini saya ingin mengupas tentang tiga kata yang saya dapat ketika saya bangun pagi ini (20 Agustus 2014) yaitu Kemauan, tekad dan usaha. Entah kenapa pas bangun tiga kata itu yang muncul di kepala. Awalnya mungkin karena pada hari sebelumnya saya termenung dan berpikir tentang kebiasaan buruk saya selama ini yakni tidur shubuh, ya kegiatan yang sebenarnya menurut agama juga sangat tidak dianjurkan namun sudah menjadi kebiasaan yang sulit untuk diubah di diri saya. Setelah shalat shubuh, dzikir wirid seadanya, tadarus lalu kemudian meluncur kembali ke kasur, malah setelah bangun cukup shalat setelah itu langsung ker sare deui. Lantas saya berpikir kalau tiap hari bertahun tahun seperti itu terus mau jadi apa saya ini? Pagi yang merupakan waktu berkah hanya digunakan untuk istirahat, ups bukan itu malas-malasan sebenarnya karena sebenarnya istirahat semalam juga sudah cukup. Oleh karena itu saya mencanangkan sebuah program bagi saya sendiri yang bertajuk #ShubuhProduktif. Naon eta? Yaitu sebuah gerakan di mana setelah bangun, shalat shubuh, dzikir, wirid, tadarus Al Quran tidak dilanjutkan kembali dengan tidur melainkan dilanjut dengan kegiatan-kegiatan positif yang produktif dan bermanfaat dengan harapan kegiatan tersebut mampu memperbaiki hidup ini ke arah yang lebih baik dan bermakna. Kegiatan shubuh yang bisa dilakukan antara lain ikut majlis ilmu, baik hadir langsung ke pengajian ataupun melalui televisi dan radio. Selain itu juga bisa belajar hal lainnya seperti ngafal quran, ngafal hadist atau ngoding, nulis dan lain-lain.

Baiklah mulai ke judul, tentunya dalam melakukan kebaikan itu ada hal-hal yang perlu ditumbuhkan dalam diri. Yang pertama biasanya karena adanya suatu hasrat, dorongan dalam diri atau adanya kemauan. Saya rasa hal itu juga merupakan sebuah faktor awal dari sesuatu. Contoh mau makan nih, mau main nih, mau gini, mau gitu mau mau mau. Dari kemauan tersebut selanjutnya lahirkanlah sebuah niat dalam diri untuk mewujudkan kemauan, keinginan kita tersebut.

Selanjutnya setelah adanya kemauan munculkan tekad. Berazzam dalam hati. Apa sih tekad teh? Menurut kamus saya tekad adalah kesungguh-sungguhan, membulatkan dan menguatkan hati serta keyakinan untuk maju dalam kebaikan. Adanya kepercayaan diri juga bahwa kita mampu untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.

Next step adalah usaha atau ikhtiar yakni perwujudan atau tidakan nyata dari niat kita. Mulai dari action yang tentunya mengarah dari niat awal kita untuk kebaikan, lebih baik dan terus lebih baik. Doa, saya masukan juga ke dalam ikhtiar, karena menurut saya doa adalah usaha kita dalam terus mengisi rohani kita agar semakin dekat dengan Yang Maha Menguasai segala apa-apa yang kita usahakan. Tentunya hati kita harus selalu manteng agar segala usaha yang kita lakukan tidak bertentangan dengan syariat yang telah Allah tentukan.

Dalam usaha atau ikhtiar ini menurut saya godaannya yang paling sangat kuat. Orang bisa saja memunculkan keinginan dan tekad mewujudkannya namun akhirnya tidak jadi karena gagal dalam tahap ini. Maksudnya bukan gagal dalam arti niat awal pengen A yang didapati ternyata B, namun kegagalan dalam keistiqomahan dan kesinambungan dalam usaha tersebut. Apalagi kalau baru awal-awal kan belum terbiasa dan masih keenakan dengan kebiasaan lama yang didukung hawa nafsu. Diperlukan banyak faktor untuk menunjang ikhtiar ini agar terus hidup dan berkelanjutan. Antara lain dari segi keilmuan, saya rasa ilmu adalah benteng dan sumber kekuatan untuk terus istiqomah dan terhindar dari keburukan. Oleh karena itu teruslah menggali ilmu untuk mengisi pemahaman ke kekuatan hati kita. Banyak jalan menuju Roma, bisa naik kapal, bisa naik odong-odong bisa lewat susukan ataupun lewat dinya. Belajar dari pengamatan dan mengambil hikmah dari kisah orang lain juga bisa menambah khazanah kita, tentunya teruslah menggali dan berguru pada seorang ahli adalah hal yang paling penting da kita mah bukan nabi yang akan mendapat wahyu.

Ah tapi banyak koq yang punya banyak ilmu namun tetap gagal dalam kebaikan bahkan malah melakukan hal-hal yang jauh dari keilmuan dan kebaikan. Ok, saya katakan tadi banyak faktor yang mempengaruhinya tentunya hal itu berkaitan dengan keimanan seseorang tersebut. Dengan adanya kejadian tersebut jangan lantas kita men-judge orang-orang berilmu itu jahat. Jika kita melihat fakta atau data silakan bandingkan lebih banyak mana keburukan yang dilakukan orang yang tidak berilmu dan yang tidak berilmu, sudah jelas tertera dalam Al quran bahwa Allah meninggikan derajat orang-orang yang berilmu dan tentunya beriman. Dipastikan juga bahwa iman tak akan didapatkan oleh orang-orang tak berilmu sama sekali.

Baiklah sudah ah, saya rasa semakin banyak bicara semakin banyak ke sana ke sini. Intinya dalam melakukan sesuatu yang positif harus ada kemauan, keinginan,azzam, niat lalu tekadkan dan yakinkan hati serta berusaha dan teruslah berusaha.

Terima kasih atas apresiasi sahabat yang telah bersedia membaca curhatan saya. Saya tunggu feedback dari sahabat-sahabat sekalian baik itu komentar, saran dan kritik ataupun yang lain untuk perbaikan ke depan:)

Selasa, 01 April 2014

Jangan Ikutan April Mop Because We Are MUSLIM!

Tanggal 1 April telah tiba di mana tanggal ini populer dengan kegiatan berbohong, mengerjai teman keluarga ataupun orang-orang lain demi kesenangan dan kepuasan diri sendiri di atas penderitaan orang lain dengan dalih 'April Mop'. Sebagai orang Islam, tentunya kegiatan-kegiatan semacam itu tidak pantas dan jauh dari adab dan etika sebagai muslim. Bagaimana mungkin dalam Islam mengkhususkan/mengistimewakan hari untuk hal-hal seperti itu.

Setelah membaca beberapa artikel ternyata didapati bahwa April Mop ini bukan merupakan kebudayaan atau adat dari ajaran Islam. Ada sejarah kelam, memilukan dan menyakitkan bagi umat Islam di balik hari itu. Di mana saudara-saudara kita sesama muslim pada masa 5 abad silam di Spanyol mengalami penipuan dan penindasan dari kaum kaum nasrani.

"Sejak dibebaskan Islam pada abad ke-8 M oleh Panglima Thariq bin Ziyad, Spanyol berangsur-angsur tumbuh menjadi satu negeri yang makmur. Pasukan Islam tidak saja berhenti di Spanyol, namun terus melakukan pembebasan di negeri-negeri sekitar menuju Perancis. Perancis Selatan dengan mudah dibebaskan. Kota Carcassone, Nimes, Bordeaux, Lyon, Poitou, Tours, dan sebagainya jatuh. Walaupun sangat kuat, pasukan Islam masih memberikan toleransi kepada suku Goth dan Navaro di daerah sebelah barat yang berupa pegunungan. Islam telah menerangi Spanyol.

Karena sikap para penguasa Islam yang begitu baik dan rendah hati, banyak orang-orang Spanyol yang kemudian dengan tulus dan ikhlas memeluk Islam. Muslim Spanyol bukan saja beragama Islam, namun sungguh-sungguh mempraktikkan kehidupan secara Islami. Tidak saja membaca Al-Qur’an, namun bertingkah-laku berdasarkan Al-Qur’an. Mereka selalu berkata tidak untuk musik, bir, pergaulan bebas, dan segala hal yang dilarang Islam. Keadaan tenteram seperti itu berlangsung hampir enam abad lamanya.

Selama itu pula kaum kafir yang masih ada di sekeliling Spanyol tanpa kenal lelah terus berupaya membersihkan Islam dari Spanyol, namun selalu gagal. Maka dikirimlah sejumlah mata-mata untuk mempelajari kelemahan umat Islam Spanyol.

Akhirnya mereka menemukan cara untuk menaklukkan Islam, yakni dengan pertama-tama melemahkan iman mereka melalui jalan serangan pemikiran dan budaya. Maka mulailah secara diam-diam mereka mengirimkan alkohol dan rokok secara gratis ke dalam wilayah Spanyol. Musik diperdengarkan untuk membujuk kaum mudanya agar lebih suka bernyanyi dan menari daripada membaca Al Qur’an. Mereka juga mengirimkan sejumlah ulama palsu untuk meniup-niupkan perpecahan ke dalam tubuh umat Islam Spanyol. Lama-kelamaan upaya ini membuahkan hasil.

Akhirnya Spanyol jatuh dan bisa dikuasai pasukan salib. Penyerangan oleh pasukan salib benar-benar dilakukan dengan kejam tanpa mengenal peri kemanusiaan. Tidak hanya pasukan Islam yang dibantai, tetapi juga penduduk sipil, wanita, anak-anak kecil, orang-orang tua. Satu-persatu daerah di Spanyol jatuh.

Granada adalah daerah terakhir yang ditaklukkan. Penduduk-penduduk Islam di Spanyol (juga disebut orang Moor) terpaksa berlindung di dalam rumah untuk menyelamatkan diri. Tentara-tentara salib terus mengejar mereka. Ketika jalan-jalan sudah sepi, tinggal menyisakan ribuan mayat yang bergelimpangan bermandikan genangan darah, tentara salib mengetahui bahwa banyak muslim Granada yang masih bersembunyi di rumah-rumah. Dengan lantang tentara salib itu meneriakkan pengumuman, bahwa para Muslim Granada bisa keluar dari rumah dengan aman dan diperbolehkan berlayar keluar Spanyol dengan membawa barang-barang keperluan mereka.

Orang-orang Islam masih curiga dengan tawaran ini. Namun beberapa dari orang Muslim diperbolehkan melihat sendiri kapal-kapal penumpang yang sudah dipersiapkan di pelabuhan. Setelah benar-benar melihat ada kapal yang sudah disediakan, mereka pun segera bersiap untuk meninggalkan Granada dan berlayar meninggalkan Spanyol.

Keesokan harinya, ribuan penduduk muslim Granada keluar dari rumah-rumah mereka dengan membawa seluruh barang-barang keperluan, beriringan berjalan menuju ke pelabuhan. Beberapa orang Islam yang tidak mempercayai pasukan salib, memilih bertahan dan terus bersembunyi di rumah-rumah mereka. Setelah ribuan umat Islam Spanyol berkumpul di pelabuhan, dengan cepat tentara salib menggeledah rumah-rumah yang telah ditinggalkan penghuninya. Lidah api terlihat menjilat-jilat angkasa ketika mereka membakari rumah-rumah tersebut bersama dengan orang-orang Islam yang masih bertahan di dalamnya.

Sedang ribuan umat Islam yang tertahan di pelabuhan, hanya bisa terpana ketika tentara salib juga membakari kapal-kapal yang dikatakan akan mengangkut mereka keluar dari Spanyol. Kapal-kapal itu dengan cepat tenggelam. Ribuan umat Islam tidak bisa berbuat apa-apa karena sama sekali tidak bersenjata. Mereka juga kebanyakan terdiri dari para perempuan dengan anak-anaknya yang masih kecil-kecil. Sedang para tentara salib telah mengepung mereka dengan pedang terhunus.

Dengan satu teriakan dari pemimpinnya, ribuan tentara salib segera membantai umat Islam Spanyol tanpa rasa belas kasihan. Jerit tangis dan takbir membahana. Seluruh Muslim Spanyol di pelabuhan itu habis dibunuh dengan kejam. Darah menggenang di mana-mana. Laut yang biru telah berubah menjadi merah kehitam-hitaman.

Tragedi ini bertepatan dengan tanggal 1 April. Inilah yang kemudian diperingati oleh dunia kristen setiap tanggal 1 April sebagai April Mop (The April’s Fool Day). Pada tanggal 1 April, orang-orang diperbolehkan menipu dan berbohong kepada orang lain. Bagi umat kristiani, April Mop merupakan hari kemenangan atas dibunuhnya ribuan umat Islam Spanyol oleh tentara salib lewat cara-cara penipuan. Sebab itulah, mereka merayakan April Mop dengan cara melegalkan penipuan dan kebohongan walau dibungkus dengan dalih sekedar hiburan atau keisengan belaka."

Tentunya dengan sekelumit sejarah tersebut tidaklah pantas bagi kita selaku umat muslim turut larut dalam kegiatan tersebut apalagi memang ada sejarah kelam Islam di dalamnya.
 
Selanjutnya saya mohon maaf apabila dalam penulisan artikel ini banyak kekeliruan dan kesalahan serta ada pihak-pihak yang tidak nyaman. Meskipun masih dalam masa pembelajaran, saya rasa perlu ikut dalam menyerukan kebaikan-kebaikan untuk saudara-saudara umat Islam khususnya di Indonesia.

Kamis, 09 Januari 2014

Chord Lagu edCoustic : Coz I'm Here For You

 
Mohon maaf jika chordnya kurang pas, masih dalam tahap belajar :D
 
C                     F
Look inside.. inside your heart
            Dm                     G             C
You'll see the light of you will never be apart
C                     Am
That's your dream, then make it true
            Dm                     G             C
And you can count on me in every step you do

F                       
Keep your dream in your way
C
Never stop to learn and learn
F
Take this song beside you
Dm                    G

To realize that you can fly

F        G
Whatever in your dream
C        Am
Whatever in your mind
Dm                    G                C

It doesn''t matter if you fail, it's OK
Am            G
Whatever they will say
C                Am
And make you feel despair and cry
Dm            G       C
 
Don't be sad  COZ I'M HERE FOR YOU