Siapakah Irfan Saprudin?

Seseorang yang bercita-cita menjadi Ranger Putih, Tommy

Debat Panas Capres

Panas pisan, hareudang.

Budgeur Software

Beberapa aplikasi sederhana PHP dan MySql.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 31 Mei 2011

Satu Senyum di Masa Itu



Hanya satu senyum di masa itu
Tentang dikau di masa itu
Kini cahaya hatiku
Engkau yang selalu terbingkai tertata

Indah dalam memori
Tersenyum tersipu
Penuh ikhlas di mataku
Dan aku tergagu akan semua makna
Arti Senyuman itu

Kau
Hanya kau yang sanggup taklukan hati
Dengan sebuah senyuman
Hanya satu
Satu senyum di masa itu


Rabu, 25 Mei 2011

Tibelat (Rindu, Selalu Ingat)

Hmm, pertama denger lagunya, wuich,,, lansung tibelat...hehehe... kata-katanya itu lho....

 

Tibelat

Ukur sareret teuteup saliwat
Tapi duriat tumapel masket
Matih lir peurah diri sumerah
Kumambang asih
Neang pangeunteupan deudeuh

Diri ngambang kabandang kajamparing ku manehna
Diri nguyung kapentang kalanglayung ku manehna

Kamana atuh kamana
Neang manehna
Metik asihna
Sareret jeung saliwat
Mawa tibelat
Sesah hilapna

Reret manehna
Teuteup manehna
Seukeut pamorna
Ngahudang cinta

Cipt. Nano S
Download lagunya.... klik di dieu

sumber : http://lirik-lagu-sunda.blogspot.com/2011/03/tibelat.html#ixzz1NJcadAad

Sabtu, 21 Mei 2011

TAK BISA BUAT PUISI

Aku tak bisa buat puisi
Apa itu puisi, aku tak mengerti
Syair, sajak, kata-kata misteri penuh tanda tanya
Aku tak bisa buat puisi
Apa itu katanya.....
Puisi cinta, cita, asa.....
Rangkaian kata-kata yang bingung ku baca
Tak mengerti tuk ku pahami
Bosan ku lihat
Enggan ku buat
Aku tak bisa buat puisi
Apalah itu rangkaian bait
Kata tak bermakna tak berasa
Huh ….. tak ada
Aku tak bisa buat puisi

peace ah..... hehehehe

Sabtu, 30 April 2011

Cinta Sesaat



Sudah sekian lama aku diam di tempat ini, aku menunggu seseorang yang mau memandangku dan jatuh hati padaku. Aku ingin menangis namun aku tak bisa, akupun ingin menjerit, tapi itupun aku tak bisa. Namun semua itu berakhir ketika ada seseoang yang datang mendekatiku. Dia tampan dan manis, rambutnya lurus sederhana, dan matanya yang bulat dan hampir penuh dengan warna hitam bola kecilnya itu memandangku. Sepertinya dia jatuh hati padaku.
          Aku sangat senang, karena mulai saat itu dia selalu mengajaku kemanapun dia pergi. Matanya pun tak bosan-bosanya memandangiku. Akupun tersipu malu. Dia slalu menjagaku, seakan dia tak kan rela bila tubuhku tergores walau hanya sedikit. Genggamanya yang erat membuatku merasa nyaman bersamanya.
          Kebahagiaanku bertambah ketika dia mengajaku jalan-jalan kemudian membelikan sebuah baju untukku. ”Kau akan terlihat lebih cantik dengan ini “, katanya sembari memandangku dengan senyum manisnya. Akupun kembali tersipu malu.
          Hari demi hari dan bulan demi bulan silih berganti, tak terasa, 8 bulan sudah aku selalu bersamanya, namun akhir-akhir ini dia tampak acuh padaku, dia pun tampak jarang memandangku, apalagi mempedulikan penampilanku.... Dan diapun sudah jarang mengajaku pergi. Aku takut kalau-kalau dia menemukan yang lebih dariku. Jika semua itu terjadi, maka aku tak kan lagi merasakan perlindungan darinya, dan perhatian darinya. Oh Tuhan....jangan biarkan semua itu terjadi...
          Semakin hari, kecemasanku bertambah. Hingga suatu hari, dia mengajaku pergi dengan sedikit kasar, dan langkah kakinya begitu cepat. Dia terus berjalan tanpa melirik ke arahku sedikitpun. Namun tiba-tiba langkahnya terhenti, seolah-olah dia terpesona oleh........................oh tidak!!! dia....dia lebih cantik dan mulus dariku...Semuanya akan terjadi, semua yang tidak aku inginkan ini akan terjadi!!
          Perlahan tapi pasti, dia mendekatinya dan terus memandangnya tanpa mempedulikanku. Aku haya diam. “Ini yang ku cari”, katanya. Deg!!oh tidak...inilah saat terakhirku denganya. Kemudian dia membelinya dan menjualku.
          Hm....kepedihanku kembali menerpa, aku kembali ke tempat yang sangat aku benci,box counter, dan aku harus kembali menunggu seseorang yang mau meliriku dan jatuh hati padaku. Ya.....mungkin memang ini yang tersirat dalam takdir sebuah handphone sepertiku. Takdir yang mengharuskanku untuk menikmati cinta yang hanya sesaat.....


Oleh : Feni Rizki M

Jumat, 03 Desember 2010

Tribute to Pak Somadin



Salam baktos ka pun guru nyaeta Pak Somadin nu baris mulih deui ka kampungna di Tasikmalaya saparantos ngalangkungan masa dinesna di SDN Cikadu langkung ti 20 tahun. Mugia sadaya amal baktos mantena ti kawit dines dugika salamina tiasa mampaat tur dipaparin ganjaran nu berlipat ganda ti Gusti Allah SWT........

Sore ini aku dapat kabar dari temanku melalui internet bahwa guruku semasa SD akan kembali lagi ke kampungnya alias mudik ke Tasikmalaya tanggal 4 Desember 2010. Setelah sekian lama bertugas sebagai PNS di Cikadu, ya kurang lebih sekitar 23 tahunan lah.... Beliau merupkan salah satu guru yang melegenda di SD Cikadu,heheh. Kenapa ??? ya itu karena jarang sekali seorang guru di SD Cikadu berdinas selama itu. Beliau merupkan guru  spesialis Pendidikan Agama Islam di SD Cikadu. Saya sendiri selama 6 tahun di SD Cikadu sangat merasakan peran dan jasanya bagi saya. Sosok pendidik yang baik dan penyayang.

Di luar itu, beliau juga seorang yang baik dalam kehidupan sosial di masyarakat, terbukti warga RT 04 Cikadu pernah mempercayakan jabatan ketua RT pada beliau. Hebat kan, mengingat beliau adalah perantau asal Tasik langsung terpilih sebagai ketua Rt 04 pertama di Kp. Cikadu.

Saya masih ingat ketika SD semua anak pasti terngiang-ngiang lagu yang pernah beliau ajarkan..kurang lebih begini liriknya...
Allah Maha Esa, Allah Maha Kuasa, Dialah yang memberi kita ....... (lupa..heheh)... (lanjut)...... pun kaki dan tangan, anggota sekalian pun akal pikiran...pemberian Tuhan....... Nah itulah spenggal lirik yang masih terngiah di benak saya. Lirik yang begitu mengajarkan Tauhid kan pada anak-anak. ya pada waktu kelas 1 SD saya mendapatkannya.heheh, rata-rata anak2 SD Cikadu dapat lah...

Nah, beliau pun begitu baik pada saya, saat SMA saya dipinjami kemeja batik untuk menghadiri acara Perpisahan Sekolah saya, dan kemerin-kemarin juga waktu mau tes PUB ke Pasim, saya dipinjami kemeja putih. Pun dengan dukungan-dukungan moril yang selalu mengalir darinya, ya bagi saya beliau adalah seorang guru yang sangat berjasa.

Ya, mungkin ktika saya mudik nanti saya tidak akan bertenmu beliau lagi di kampung. Meskipun demikian, tetap jasa-jasanya kan tetap terkenang dan semoga ilmu yang pernah ia ajarkan pada saya bermamfaat dunia akhirat. 

Akhir kata, saya mengucapkan terima kasih pak atas semua jasa-jasa Bapak, dan mohon maaf atas segala kesalahan-kesalahan saya selama menjadi murid Bapak karena selalu nakal. Saya mengucapkan juga selamat ya atas perjuangan bapak mengajar selama ini, hingga sekarang bapak bisa menikmati masa pensiun bapak di kampung dengan nyaman dan menjalankan aktivitas bapak selanjutnya.

Salam bakti,



Irfan Saprudin





Minggu, 07 November 2010

Saat Hatiku Gersang Merindukan Kesejukan Hati

"Ya Allah, siramilah aku dengan rahmat-Mu, hingga aku bisa terhanyut dalam kasih sayang yang tak pernah usai dan tak pernah jemu bersama-Mu.

Aku rindu kesejukan jiwa, ketentraman hati larut dalam kasih sayang-Mu Ya Allah......
Genggam hatiku untuk selalu istiqomah di jalan-Mu........
Aku hanya ingin Engkau dalam hidupku Ya Allah......"


Hmm, begitu hidup ini membuatku bingung apa yang harus ku lakukan. Jiwa ini terasa hampa dengan kehidupan yang tak tentu arah. Aktivitas-aktivitas yang dijalani berjalan begitu saja tanpa ku bisa mengambil hikmah sekalipun itu adalah kegitan-kegiatan pengobat jiwa.
Butir-butir cinta dunia yang tak terasa begitu melenakan dan menjebak dalam candu kebodohan yang menimbulkan berbagai hal yang tak patut bagi seorang hamba Tuhan. Apalah arti hidup ini bila hanya untuk memuaskan hawa nafsu yang tak ada ujung pangkalnya. Semakin banyak meminum air laut, maka akan semakin haus dahaga yang kan kau rasakan. Bukan untuk kau sebenarnya, tapi untuk aku. Ya! Aku yang begitu lemah. Sesaat semangat meledak-ledak memperjuangkan agama Allah dengan segenap keimanan. Sesaat, begitu titik hitam mendera, hanya titik hitam saja... Apa yang terjadi... Kedustaan, kehinaan, kebobrokan yang begitu kontras dengan semangat mujahid para pejuang agama Allah. Janganlah kita berkata berjuang secara zahir berperang melawan kaum kafir Yahudi. Sendiri saja tak kuasa menahan gempuran-gempuran hawa napsu. Setan mungkin akan tertawa geli melihat tingkah kita, dengan kata-kata kita yang selalu menyalahkannya, padahal belum lagi setan menggoda kitam kita sendiri sudah tak berdaya, terlena dalam jeratan sang haawa nafsu. Ya karena itulah hakikat jihad sebenarnya seperti yang diutarakan sang jungjungan kita tercinta, Baginda Rasul Muhammad SAW, bahawasanya jihad akbar adalah perang melawan hawa napsu.

Hm, mungkin diri ini terlampau jauh dengan dengan Allah saat ini. Terlalu hubbuddunya dan mementingkan hal-hal materil dengan kesenangan-kesenangn yang menipu, tanpa sadar ternyata aku makin jauh dengan rahmat Tuhan. Aku menyia-nyiakannya segala kesempatan dengan acuh akan segala kenyataan.

Hm, aku gersang dengan segala yang ada pada jiwaku.

Selama ini aku terjerembab dalam jurang kemaksiatan yang aku tak sadari, merasa diri sudah baik dan merendahkan orang lain. Naudzubillah.......
Tak sadar akan kesalahan adalah hal yang begitu membahyakan.......
Ya Rabb.... hentikanlah sikapku yang gemar menyinggung dan menyakiti hati-hati hamba-Mu.....

Ya Allah, siramilah aku dengan rahmat-Mu, hingga aku bisa terhanyut dalam kasih sayang yang tak pernah usai dan tak pernah jemu bersama-Mu.
Aku rindu kesejukan jiwa, ketentraman hati larut dalam kasih sayang-Mu Ya Allah......
Genggam hatiku untuk selalu istiqomah di jalan-Mu........
Aku hanya ingin Engkau dalam hidupku Ya Allah......

Sabtu, 09 Oktober 2010

UNDAK-USUK BASA

 

UNDAK-USUK BASA
(BASA LOMA-BASA LEMES

Basa Loma
Basa Lemes
(Keur ka sorangan)
Basa Lemes
(Keur ka batur)



Abus, asup Lebet Lebet
Acan, tacan, encan Teu acan Teu acan
Adi Adi Rai, rayi
Ajang, keur, pikeun Kanggo Haturan
Ajar Ajar Wulang, wuruk
Aji, ngaji Ngaji Ngaos
Akang Akang Engkang
Aki Pun aki Tuang Eyang
Aku, ngaku Aku, ngaku Angken, ngangken
Alo Pun alo Kapiputra
Alus Sae Sae
Ambeh, supaya, sangkan Supados Supados
Ambek Ambek Bendu
Ambe, ngambeu Ngambeu Ngambung
Amit, amitam
Permios Permios
Anggel Bantal Bantal, kajang mastaka
Anggeus, enggeus Rengse Parantos
Anjang, nganjang Ngadeuheus Natamu
Anteur, nganteur Jajap, ngajajapkeun Nyarengan
Anti, dago, ngadagoan, Ngantosan Ngantosan
Arek Bade, seja Bade, seja
Ari Dupi Dupi
Asa, rarasaan Raraosan Raraosan
Asal Kawit Kawit
Aso, ngaso Ngaso Leleson
Atawa Atanapi Atanapi
Atoh, bungah Bingah Bingah
Awak Awak Salira
Awewe Awewe Istri
Babari, gampang Gampil Gampil
Baca Aos Aos
Badami Badanten Badanten
Bae, keun bae Sawios, teu sawios Sawios, teu sawios
Bagea Bagea Haturan
Baheula Kapungkur Kapungkur
Baju Baju Raksukan, anggoan
Bakti Baktos Baktos
Balik, mulang Wangsul Mulih
Balur Balur Lulur
Bangga Sesah Sesah
Bapa Pun Bapa Tuang Rama
Bareng, reujeung Sareng Sareng
Bareto Kapungkur Kapungkur
Batuk Bantuk Gohgoy
Batur Babaturan Rerencangan
Bawa Bantun Candak
Beak Seep Seep
Beda Benten Benten
Beja Wawartos Wawartos
Bener, enya Leres Leres
Bengek, mengi Asma Ampeg
Bere, mere Maparin, masihan Ngahaturaan, ngaleler
Berekah Pangesto, pangestu Damang, wilujeng
Beuki Beuki, seneng Sedep
Beulah Palih Palih
Beuli, meuli Meser Ngagaleuh
Beunang Kenging Kenging
Beungeut Beungeut Pameunteu, raray
Beurang Siang Siang
Beurat Abot Abot
Beuteung Padaharan Patuangan, lambut
Bibi Pun bibi Tuang bibi
Bikeun, mikeun Maparinkeun Ngahaturkeun,nyanggakeun
Bilang, milang Ngetang Ngetang
Birit, bujur Birit, bujur Imbit
Bisa Tiasa Tiasa
Bisi Bilih Bilih
Biwir Biwir Lambey
Boa Tiasa jadi Tiasa jadi
Boga Gaduh Kagungan
Buang, ngising Miceun Kabeuratan
Budak Budak Murangkalih
Bujal Bujal, puser Udel
Buka puasa Buka Bobor
Bukti Buktos Buktos
Bulan Sasih Sasih
Bungah, gumbira Bingah Bingah
Burit Sonten Sonten
Buru Bujeng Bujeng
Butuh Perlu Peryogi
Cabak, nyabak Nyabak Cepeng
Cageur Pangesto, pangestu Damang
Calana Calana Lancingan
Cangkeng Cangkeng Angkeng
Caram, carek, nyarek Nyarek Ngawagel
Carang, langka Awis Awis
Carek, nyarekan Nyarekan Nyeuseul
Carita, nyarita, ngomong Nyanggem Nyarios
Cenah Cenah Saurna
Cekel, nyekel Nyekel Nyepeng
Celuk,nyeluk,gero,ngageroan Nyauran Ngagentraan
Ceuli Ceuli Cepil
Ceurik Ceurik Nangis
Cicing Matuh Calik, linggih
Ciduh Ciduh Ludah
Cik, cing Cobi Cobi
Cikal Cikal Putra pangageungna
Ciling, pacilingan Kakus Jamban
Ciri Tanda Tawis
Cium, nyieum Nyieum Ngambung
Cokot, nyokot Ngabantun Nyandak
Cukup, mahi Cekap Cekap
Cukur, dicukur Dicukur Diparas
Cunduk, dating Dongkap Sumping, rawuh
Daek Daek, purun Kersa
Dagang Dagang Icalan
Dahar Neda Tuang
Dangdan Dangdan Dangdos
Dapur Dapur Pawon
Denge, ngadenge Nguping, mireng Ngadangu
Deukeut Caket Caket
Didik, ngadidik Ngatik Miwuruk,mitutur,miwejang
Diri Diri Salira
Diuk Diuk Calik, linggih
Duga, kaduga Kaduga Kiat
Duit Artos Artos
Dumeh, lantaran Jalaran Ku margi
Eling, inget Emut Emut
Emboh, tambah Tambih Tambih
Era Isin Lingsem
Embung Alim Teu kersa
Enggon Pamondokan Pangkuleman
Eukeur, keur Nuju Nuju
Eusi, ngeusian Ngalebetan Ngalebetan
Euweuh Teu aya Teu aya
Gancang Enggal Enggal
Ganti Ganti Gentos
Gardeng, reregan Gardeng Lalangse
Gawe Gawe Damel
Gede Gede Ageung
Gelung Gelung Sanggul
Genah, ngeunah Raos Raos
Gering Udur Teu damang
Getol Getol Kersaan
Geulang Geulang Pinggel
Geura, pek, heg Geura, mangga Mangga
Geuwat Enggal Enggal
Gigir, gigireun Gigireun Gedengeun
Gimir Gimir Rentag manah
Gogoda, cocoba Cocoba Cocobi
Goreng Goreng Awon
Gugu, ngagugu Nurut Tumut
Haben Haben Teras-terasan
Hadir, ngahadiran Nungkulan Ngaluuhan
Hal, perkara Perkawis Perkawis
Halis Halis Kening
Hampura, maap Hapunten Hapunten, haksama
Hareup Payun Payun
Harga Harga Pangaos
Harti Hartos Hartos
Hate Hate Manah
Hawatir,watir,karunya Watir Hawatos
Hayang Hoyong Palay
Helok Heran Hemeng
Hese, susah, pelik Sesah Sesah
Heuay Heuay Angob
Heubeul, lawas Heubeul Lami
Heug, seug Mangga Mangga
Hili, tukeur Liron Gentos
Hirup Hirup Jumeneng
Hudang Hudang Gugah
Huntu Huntu Waos
Hutang Hutang Sambetan
Iber, beja, warta Wartos Wartos
Idin Widi Widi
Igel Igel Ibing
Iket Totopong Udeng
Ilik, ngilikan Ningalan Ningalan
Ilu, ngilu Ngiring Ngiring
Imah Rorompok Bumi
Impi, ngimpi Impen, ngimpen Impen, ngimpen
Imut Imut Mesem
Incu Pun incu Tuang putu
Indit, miang Mios Angkat, jengkar
Indung Pun biang Tuang ibu
Inggis, risi Inggis, risi Rempan
Injeum, nginjeum Nambut Nambut
Inum, nginum Leueut, ngaleueut Leueut, ngaleueut
Irung Irung Pangambung
Isuk, isukan Enjing Enjing
Itung Itung Etang
Iwal, kajaba Kajaba Kajabi
Jaga Jaga Jagi
Jalma, jelema Jalmi Jalmi
Jauh Tebih Tebih
Jawab Walon Waler
Jero Lebet Lebet
Jeung Sareng Sareng
Jiga Jiga Sapertos,sakarupi
Jual Ical Ical
Jugjug Bujeng Bujeng
Juru, ngajuru Ngalahirkeun Babar
Kabeh, kabehanana Sadayana Sadayana
Kabur, minggat Minggat Lolos
Kacida, naker Kalintang Kalintang, teu kinten
Kajeun, keun bae Sawios Sawios
Kakara, karek Nembe Nembe
Karembong Kekemben Kekemben
Kari, tinggal Kantun Kantun
Kasakit, nyeri Kasakit, kanyeri Kasawat
Katara, kaciri Katawis Katawis
Kapalang, kagok Kapambeng Kapambeng
Kawas Sapertos Sapertos
Kawin Nikah, jatukrami Jatukrami,rendengan
Kede Kenca Kiwa
Kejo, sangu Sangu Sangu
Kelek Kelek Ingkab
Kesang Karinget Karinget
Keur, pikeun Kanggo Kanggo, haturan
Kiih Kahampangan Kahampangan
Kolot Kolot Sepuh
Kongkorong Kangkalung Kangkalung
Kop, pek Mangga Mangga
Kuat Kiat Kiat
Kudu Kedah Kedah
Kumbah Kumbah Wasuh
Kumis Kumis Rumbah
Kumpul Kempel Kempel
Kungsi Kantos Kantos
Kurang Kirang Kirang
Kuring, sim kuring Abdi, sim abdi Sim abdi
Labuh Labuh Geubis
Lahun, ngalahun Ngalahun Mangkon
Lain Sanes Sanes
Laju Lajeng Lajeng
Laki, lalaki Lalaki Pameget
Laku, payu, laris Pajeng Pajeng
Lalajo Nongton Nongton
Lamun, upama Upami Upami
Lanceuk Pun lanceuk Tuang raka
Lantaran, sabab Jalaran, sabab Mari
Leho Leho Umbel
Letah Letah Ilat
Leungeun Leungeun Panangan
Leungit Leunit Ical
Leutik Alit Alit
Leuwih Langkung Langkung
Lila Lami Lami
Mahal Awis Awis
Maksud Maksad Maksad
Malarat, miskin Jalmi teu gaduh Teu kagungan nanaon
Malem Wengi Wengi
Malik Malik Mayun
Mamayu Mamayu Mamajeng
Mangka, sing, muga Mugi Mugi
Maot Maot Pupus, tilar dunga
Marhum Marhum, jenatna Marhum, suargi
Memeh, samemehna Sateuacanna Sateuacanna
Mending, leuwih hade Langkung sae Langkung sae
Meujeuhna Meujeuhna Cekap
Meueun Panginten Panginten
Mimimti, mimitina Kawitna Kawitna
Minangka Etang-etang Etang-etang
Mindeng, remen Sering Sering
Minyak Lisah Lisah
Muga Mugi Mugia
Mupakat, rempug Mupakat, rempug Rempag
Murah Mirah Mirah
Najan, sanajan Sanaos Sanaos
Ngan Mung Mung
Ngaran Wasta, nami Jenengan, kakasih
Ngeunah Ngeunah Raos
Ngora Ngora Anom
Nini Pun nini Tuang eyang
Nyaho Terang Uninga
Nyaring Nyaring Teu acan kulem
Nyolowedor Nyolowedor Midua maha
Obat, ubar Obat, ubar Landog
Ogan, ondang Ondang Ulem
Ome,ngomean,menerkeun Ngalereskeun Ngalereskeun
Paham Paham,ngartso Ngartos
Paju, maju Majeng Majeng
Pake, make Nganggo Nganggo
Palangsiang, bias jadi Tiasa jadi Tiasa jadi
Palire, malire Malire Merhatoskeun
Pamajikan Pun bojo Tuang rayi
Pancuran, kamar mandi Jamban Jamban
Pandeuri Ti pengker Ti pengker
Pang, pangna, nu matak Nu mawi Nu mawi
Panggih, manggih, nimu Mendak Mendak
Pangkat, kadudukan Kadudukan Kalungguhan
Pangku, mangku Mangku Mangkon
Panon Panon Soca
Pantar, sapantar Sapantar Sayuswa
Paribasa Paripaos Paripaos
Pariksa, mariksa Mariksa Marios
Parna Repot Wales
Paro, saparo Sapalih Sapalih
Pasti, tangtu Tangtos Tangtos
Pati, teu pati Teu patos Teu patos
Patuh, matuh Matuh Linggih
Payung Payung Pajeng
Pedah Ku margi, jalaran Rehing
Penta, menta Neda, nyuhunkeun Mundut
Pecak, mecak, nyoba Nyobi Nyobi
Pencet, mencetan Meuseulan Meuseulan
Percaya Percanten Percanten
Perlu Perlu Peryogi
Permisi Permios Permios
Peuting Wengi Wengi
Pihape, mihape Wiat Ngaweweratan
Piker Piker Manah
Piligenti Piligentos Piligentos
Pindah Pindah Ngalih
Pingping Pingping Paha
Pipi Pipi Damis
Poe Dinten Dinten
Poho Hilap Lali
Potong, popotongan Patilasan Patilasan
Puasa Puasa Saum
Puguh, tangtu Tangtos Tangtos, kantenan
Purun Purun Kersa
Rarabi Rarabi Garwaan
Raksa, pangraksa Pangraksa Panangtayungan
Ramo Ramo Rema
Rampes Mangga Mangga
Rasa, rumasa Rumaos Rumaos
Rea, loba Seueur Seueur
Receh Receh Artos alit
Reujeung Bareng Sareng
Reuneuh Kakandungan Bobot, ngandeg
Reureuh Reureuh Ngaso
Rieut Rieut Puyeng
Ripuh Ripuh Repot
Robah Robah Robih
Roko, ududeun Rokok Sesepeun
Rua, sarua Sarupi, sami Sarupi, sami
Rusuh, rurusuhan Enggal-enggalan Enggal-enggalan
Saba, nyaba Nyanyabaan Angkat-angkatan
Sabot Keur waktu Waktos
Sabuk, beubeur Beubeur Beulitan
Sadia Sayagi Sayagi
Sakeudeung Sakedap Sakedap
Salah Lepat Lepat
Salahsaurang Salahsawios Salahsawios
Salaki Pun lanceuk Caroge, tuang raka
Salamet Salamet Wilujeng
Salat, solat Sambeang Netepan
Salesma Salesma Pileg
Salempang, hariwang Salempang Salempang, rajeg manah
Salin, disalin Disalin Gentos
Samak Amparan Amparan
Sampak, nyampak Nyampak Nyondong, kasondong
Samping Sinjang Sinjang
Sanding, kasanding Kasanding Kasumpingan
Sanggeus Saparantos Saparantos
Sanggup Sanggem Sanggem
Sare Mondok Kulem
Sarerea Sadayana Sadayana
Sarta, jeungna deui Sareng Sareng
Sarua Sami Sami
Sasarap Sasarap, neda Tuang
Sawah Sawah Serang
Sejen Sejen Sanes
Seleh, nyelehkeun Masrahkeun Nyanggakeun,ngahaturkeun
Selewer, nyelewer Midua hate Midua manah
Semah Tamu Tamu
Sesa, kari Kantun Kantun
Sebut Sebat Sebat
Serah, nyerahkeun Mirak Mirak, ngeser
Seubeuh Sesek Wareg
Seuri Seuri Gumujeng
Siar, nyiar Milari Milari
Sibanyo Sibanyo Wawasuh
Sirah Sirah Mastaka
Sirit Larangan Larangan
Sisir Pameres Pameres
Soara, sora Sora Soanten
Sorangan Sorangan Nyalira
Sore Sonten Sonten
Sugan, manawi Manawi Manawi
Suku Suku Sampean
Sunat, nyunatan Ngabersihan Nyepitan
Sungut Cangkem Baham
Supaya Supados Supados
Surat Serat Serat, tetesan
Suweng Suweng Kurabu, gwang
Tabeat Adat Panganggo
Tadina Awitna, kawitna Kawitna
Tai Kokotor Kokotor
Taksir, ngira Nginten-nginten Nginten-nginten
Taktak Taktak Taraju
Talatah Wiat saur Wiat saur
Tambah Tambih Wuwuh
Tampa Tampi Tampi
Tanda, ciri Tawis Tawis
Tangen, katangen Kanyahoan Kauninga
Tangtung, nangtung Nangtung Ngadeg
Tanya Taros Pariksa
Tapi Nanging Nanging
Tarang Tarang Taar
Tarima Tampi Tampi
Tawar, nawar Nawis Mundut
Tayoh-tayohna Rupina Rupina
Teang, neangan Milari Milari
Tenjo, nenjo, nempo Ningal Ningali
Tepi Dugi Dugi
Tere Tere Kawalon
Tereh Enggal Enggal
Teleg, teureuy Teleg Telen
Tembang, nembang Nembang Mamaos
Tepi, nepi Dugi Dugi
Tepung Tepang Tepang
Terus Teras Teras
Teundeun Simpen Simpen
Tincak Tincak Dampal
Titah, nitah, jurung Ngajurungan Miwarangan
Tonggong Tonggong Pungkur
Topi, dudukuy Topi, dudukuy Tudung, langgukan
Tulis Tulis Serat
Tulung, pitulun Pitulung Pitandang
Tulus Cios Cios
Tuluy Teras, lajeng Teras, lajeng
Tumpak Tumpak Tunggang
Tunggu Antos Antos
Turun Turun Lungsur
Ucap Ucap Kedal, lisan
Ulah Teu kenging Teu kenging
Ulin Ulin Ameng
Umur Umur Yuswa
Urus, nguruskeun Ngalereskeun Ngalereskeun
Urut Tilas Tilas
Utama Utami Utami
Waktu Waktos Waktos
Wani Wantun Wantun
Waras Cageur Damang
Wareh, sawareh Sapalih Sapalih
Warga, dulur Wargi Wargi
Watara, sawatara Sawatawis Sawatawis
Wawuh Wanoh, kenal Kenal
Wedak Pupur Pupur
Wedal Wedal Weton
Wilang, kawilang Kaetang Kaetang
Wudu Wulu, wudu Abdas

thanx to http://manuskripkesunyian.wordpress.com/2008/06/30/undak-usuk-basa-sunda/