Siapakah Irfan Saprudin?

Seseorang yang bercita-cita menjadi Ranger Putih, Tommy

Debat Panas Capres

Panas pisan, hareudang.

Budgeur Software

Beberapa aplikasi sederhana PHP dan MySql.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 05 Juni 2011

Bersemi Sebatas Angan


Saat hati berkerudung peluh rindu
Saat sebersit ingatku hadirkan rasa semu
Rasa yang ku bangun di atas angin lalu

Kalbuku dendangkan segenap rindu
Yang bertalu di irama merdu
Masih inginku ditemanimu
Masih kental khayalku bersamamu

Untukmu, pastilah bukan untukku
Tapi tak ada inginku menuntut semua
Tak perlu terwujud
Tetaplah terjaga seperti sekarang
Biarkan rasaku bersemi
Sebatas angan



Selasa, 31 Mei 2011

Satu Senyum di Masa Itu



Hanya satu senyum di masa itu
Tentang dikau di masa itu
Kini cahaya hatiku
Engkau yang selalu terbingkai tertata

Indah dalam memori
Tersenyum tersipu
Penuh ikhlas di mataku
Dan aku tergagu akan semua makna
Arti Senyuman itu

Kau
Hanya kau yang sanggup taklukan hati
Dengan sebuah senyuman
Hanya satu
Satu senyum di masa itu


Rabu, 25 Mei 2011

Tibelat (Rindu, Selalu Ingat)

Hmm, pertama denger lagunya, wuich,,, lansung tibelat...hehehe... kata-katanya itu lho....

 

Tibelat

Ukur sareret teuteup saliwat
Tapi duriat tumapel masket
Matih lir peurah diri sumerah
Kumambang asih
Neang pangeunteupan deudeuh

Diri ngambang kabandang kajamparing ku manehna
Diri nguyung kapentang kalanglayung ku manehna

Kamana atuh kamana
Neang manehna
Metik asihna
Sareret jeung saliwat
Mawa tibelat
Sesah hilapna

Reret manehna
Teuteup manehna
Seukeut pamorna
Ngahudang cinta

Cipt. Nano S
Download lagunya.... klik di dieu

sumber : http://lirik-lagu-sunda.blogspot.com/2011/03/tibelat.html#ixzz1NJcadAad

Sabtu, 21 Mei 2011

TAK BISA BUAT PUISI

Aku tak bisa buat puisi
Apa itu puisi, aku tak mengerti
Syair, sajak, kata-kata misteri penuh tanda tanya
Aku tak bisa buat puisi
Apa itu katanya.....
Puisi cinta, cita, asa.....
Rangkaian kata-kata yang bingung ku baca
Tak mengerti tuk ku pahami
Bosan ku lihat
Enggan ku buat
Aku tak bisa buat puisi
Apalah itu rangkaian bait
Kata tak bermakna tak berasa
Huh ….. tak ada
Aku tak bisa buat puisi

peace ah..... hehehehe

Sabtu, 30 April 2011

Cinta Sesaat



Sudah sekian lama aku diam di tempat ini, aku menunggu seseorang yang mau memandangku dan jatuh hati padaku. Aku ingin menangis namun aku tak bisa, akupun ingin menjerit, tapi itupun aku tak bisa. Namun semua itu berakhir ketika ada seseoang yang datang mendekatiku. Dia tampan dan manis, rambutnya lurus sederhana, dan matanya yang bulat dan hampir penuh dengan warna hitam bola kecilnya itu memandangku. Sepertinya dia jatuh hati padaku.
          Aku sangat senang, karena mulai saat itu dia selalu mengajaku kemanapun dia pergi. Matanya pun tak bosan-bosanya memandangiku. Akupun tersipu malu. Dia slalu menjagaku, seakan dia tak kan rela bila tubuhku tergores walau hanya sedikit. Genggamanya yang erat membuatku merasa nyaman bersamanya.
          Kebahagiaanku bertambah ketika dia mengajaku jalan-jalan kemudian membelikan sebuah baju untukku. ”Kau akan terlihat lebih cantik dengan ini “, katanya sembari memandangku dengan senyum manisnya. Akupun kembali tersipu malu.
          Hari demi hari dan bulan demi bulan silih berganti, tak terasa, 8 bulan sudah aku selalu bersamanya, namun akhir-akhir ini dia tampak acuh padaku, dia pun tampak jarang memandangku, apalagi mempedulikan penampilanku.... Dan diapun sudah jarang mengajaku pergi. Aku takut kalau-kalau dia menemukan yang lebih dariku. Jika semua itu terjadi, maka aku tak kan lagi merasakan perlindungan darinya, dan perhatian darinya. Oh Tuhan....jangan biarkan semua itu terjadi...
          Semakin hari, kecemasanku bertambah. Hingga suatu hari, dia mengajaku pergi dengan sedikit kasar, dan langkah kakinya begitu cepat. Dia terus berjalan tanpa melirik ke arahku sedikitpun. Namun tiba-tiba langkahnya terhenti, seolah-olah dia terpesona oleh........................oh tidak!!! dia....dia lebih cantik dan mulus dariku...Semuanya akan terjadi, semua yang tidak aku inginkan ini akan terjadi!!
          Perlahan tapi pasti, dia mendekatinya dan terus memandangnya tanpa mempedulikanku. Aku haya diam. “Ini yang ku cari”, katanya. Deg!!oh tidak...inilah saat terakhirku denganya. Kemudian dia membelinya dan menjualku.
          Hm....kepedihanku kembali menerpa, aku kembali ke tempat yang sangat aku benci,box counter, dan aku harus kembali menunggu seseorang yang mau meliriku dan jatuh hati padaku. Ya.....mungkin memang ini yang tersirat dalam takdir sebuah handphone sepertiku. Takdir yang mengharuskanku untuk menikmati cinta yang hanya sesaat.....


Oleh : Feni Rizki M

Jumat, 03 Desember 2010

Tribute to Pak Somadin



Salam baktos ka pun guru nyaeta Pak Somadin nu baris mulih deui ka kampungna di Tasikmalaya saparantos ngalangkungan masa dinesna di SDN Cikadu langkung ti 20 tahun. Mugia sadaya amal baktos mantena ti kawit dines dugika salamina tiasa mampaat tur dipaparin ganjaran nu berlipat ganda ti Gusti Allah SWT........

Sore ini aku dapat kabar dari temanku melalui internet bahwa guruku semasa SD akan kembali lagi ke kampungnya alias mudik ke Tasikmalaya tanggal 4 Desember 2010. Setelah sekian lama bertugas sebagai PNS di Cikadu, ya kurang lebih sekitar 23 tahunan lah.... Beliau merupkan salah satu guru yang melegenda di SD Cikadu,heheh. Kenapa ??? ya itu karena jarang sekali seorang guru di SD Cikadu berdinas selama itu. Beliau merupkan guru  spesialis Pendidikan Agama Islam di SD Cikadu. Saya sendiri selama 6 tahun di SD Cikadu sangat merasakan peran dan jasanya bagi saya. Sosok pendidik yang baik dan penyayang.

Di luar itu, beliau juga seorang yang baik dalam kehidupan sosial di masyarakat, terbukti warga RT 04 Cikadu pernah mempercayakan jabatan ketua RT pada beliau. Hebat kan, mengingat beliau adalah perantau asal Tasik langsung terpilih sebagai ketua Rt 04 pertama di Kp. Cikadu.

Saya masih ingat ketika SD semua anak pasti terngiang-ngiang lagu yang pernah beliau ajarkan..kurang lebih begini liriknya...
Allah Maha Esa, Allah Maha Kuasa, Dialah yang memberi kita ....... (lupa..heheh)... (lanjut)...... pun kaki dan tangan, anggota sekalian pun akal pikiran...pemberian Tuhan....... Nah itulah spenggal lirik yang masih terngiah di benak saya. Lirik yang begitu mengajarkan Tauhid kan pada anak-anak. ya pada waktu kelas 1 SD saya mendapatkannya.heheh, rata-rata anak2 SD Cikadu dapat lah...

Nah, beliau pun begitu baik pada saya, saat SMA saya dipinjami kemeja batik untuk menghadiri acara Perpisahan Sekolah saya, dan kemerin-kemarin juga waktu mau tes PUB ke Pasim, saya dipinjami kemeja putih. Pun dengan dukungan-dukungan moril yang selalu mengalir darinya, ya bagi saya beliau adalah seorang guru yang sangat berjasa.

Ya, mungkin ktika saya mudik nanti saya tidak akan bertenmu beliau lagi di kampung. Meskipun demikian, tetap jasa-jasanya kan tetap terkenang dan semoga ilmu yang pernah ia ajarkan pada saya bermamfaat dunia akhirat. 

Akhir kata, saya mengucapkan terima kasih pak atas semua jasa-jasa Bapak, dan mohon maaf atas segala kesalahan-kesalahan saya selama menjadi murid Bapak karena selalu nakal. Saya mengucapkan juga selamat ya atas perjuangan bapak mengajar selama ini, hingga sekarang bapak bisa menikmati masa pensiun bapak di kampung dengan nyaman dan menjalankan aktivitas bapak selanjutnya.

Salam bakti,



Irfan Saprudin





Minggu, 07 November 2010

Saat Hatiku Gersang Merindukan Kesejukan Hati

"Ya Allah, siramilah aku dengan rahmat-Mu, hingga aku bisa terhanyut dalam kasih sayang yang tak pernah usai dan tak pernah jemu bersama-Mu.

Aku rindu kesejukan jiwa, ketentraman hati larut dalam kasih sayang-Mu Ya Allah......
Genggam hatiku untuk selalu istiqomah di jalan-Mu........
Aku hanya ingin Engkau dalam hidupku Ya Allah......"


Hmm, begitu hidup ini membuatku bingung apa yang harus ku lakukan. Jiwa ini terasa hampa dengan kehidupan yang tak tentu arah. Aktivitas-aktivitas yang dijalani berjalan begitu saja tanpa ku bisa mengambil hikmah sekalipun itu adalah kegitan-kegiatan pengobat jiwa.
Butir-butir cinta dunia yang tak terasa begitu melenakan dan menjebak dalam candu kebodohan yang menimbulkan berbagai hal yang tak patut bagi seorang hamba Tuhan. Apalah arti hidup ini bila hanya untuk memuaskan hawa nafsu yang tak ada ujung pangkalnya. Semakin banyak meminum air laut, maka akan semakin haus dahaga yang kan kau rasakan. Bukan untuk kau sebenarnya, tapi untuk aku. Ya! Aku yang begitu lemah. Sesaat semangat meledak-ledak memperjuangkan agama Allah dengan segenap keimanan. Sesaat, begitu titik hitam mendera, hanya titik hitam saja... Apa yang terjadi... Kedustaan, kehinaan, kebobrokan yang begitu kontras dengan semangat mujahid para pejuang agama Allah. Janganlah kita berkata berjuang secara zahir berperang melawan kaum kafir Yahudi. Sendiri saja tak kuasa menahan gempuran-gempuran hawa napsu. Setan mungkin akan tertawa geli melihat tingkah kita, dengan kata-kata kita yang selalu menyalahkannya, padahal belum lagi setan menggoda kitam kita sendiri sudah tak berdaya, terlena dalam jeratan sang haawa nafsu. Ya karena itulah hakikat jihad sebenarnya seperti yang diutarakan sang jungjungan kita tercinta, Baginda Rasul Muhammad SAW, bahawasanya jihad akbar adalah perang melawan hawa napsu.

Hm, mungkin diri ini terlampau jauh dengan dengan Allah saat ini. Terlalu hubbuddunya dan mementingkan hal-hal materil dengan kesenangan-kesenangn yang menipu, tanpa sadar ternyata aku makin jauh dengan rahmat Tuhan. Aku menyia-nyiakannya segala kesempatan dengan acuh akan segala kenyataan.

Hm, aku gersang dengan segala yang ada pada jiwaku.

Selama ini aku terjerembab dalam jurang kemaksiatan yang aku tak sadari, merasa diri sudah baik dan merendahkan orang lain. Naudzubillah.......
Tak sadar akan kesalahan adalah hal yang begitu membahyakan.......
Ya Rabb.... hentikanlah sikapku yang gemar menyinggung dan menyakiti hati-hati hamba-Mu.....

Ya Allah, siramilah aku dengan rahmat-Mu, hingga aku bisa terhanyut dalam kasih sayang yang tak pernah usai dan tak pernah jemu bersama-Mu.
Aku rindu kesejukan jiwa, ketentraman hati larut dalam kasih sayang-Mu Ya Allah......
Genggam hatiku untuk selalu istiqomah di jalan-Mu........
Aku hanya ingin Engkau dalam hidupku Ya Allah......