Siapakah Irfan Saprudin?

Seseorang yang bercita-cita menjadi Ranger Putih, Tommy

Debat Panas Capres

Panas pisan, hareudang.

Budgeur Software

Beberapa aplikasi sederhana PHP dan MySql.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 11 Juli 2011

MENANTI


24th July 2007

Sesaat ku rasa sesak
Sesaart ku rasa dahaga
Ku rasakan hilang
Satu nyawa dalam hidupku
Penyemangat hidupku

Saat ini
Hidupku kurang berarti
Karena…..
Salah satu arti hidupku
Jauh….
Di seberang sana
Berjuang
Tuk menang

Menanti
Sang pujaan
Memang menyakitkan
Namun
Apa arti kemenangan
Tanpa perjuangan




Kamis, 23 Juni 2011

PUB UNAS PASIM ikut serta dalam peresmian Mesjid Ar Rahmah Disjarahad


Kurang lebih 55 mahasiswa/I Pemberdayaan Umat Berkelanjutan (PUB) angkatan 8 dan 9 Universitas Nasional PASIM Bandung turut serta dalam acara peresmian Mesjid Ar- Rahmah Dinas Sejarah Angkatan Darat (Disjarahad), Rabu 22 Juni 2011 mulai pukul 14.00 sampai dengan pukul 16.00 bertempat di Markas Disjarahad Jl. Belitung Bandung.

Acara yang dibuka oleh sambutan dari Kadis Brigjen Marsono dan peresmian yang dilaksanakan oleh Kepala Staf TNI Angktan Darat Jendral George Toisutta juga dihadiri oleh beberapa tokoh lainnya seperti Ketua MUI sekaligus dai KH. Miftah Farid, Juara MTQ Nasional, Pimpinan-pimpinan Angkatan Darat , Pimpinan / perwakilan pemerintah Daerah dari mulai RW sampai pemerintah tingkat provinsi juga wakil Duta Besar Kuwait Mr. Adel Al Amir dan lain-lain.

Dalam acara tersebut mahasiswa/I PUB UNAS PASIM didaulat untuk membawakan nasyid/marawis berupa pembacaan shalawat ketika menyambut kedatangan KSAD juga saat KSAD hendak meninggalkan Markas Disjarahad. Selain itu juga pada sesi ramah tamah tim nasyid PUB juga membawakan dua buah lagu nasyid untuk ikut memeriahkan acara Peresmian Mesjid Ar-Rahmad Disjarahad.

Hal tersebut merupakan pengalaman berharga bagi anak-anak PUB UNAS PASIM karena dapat tampil dihadapan para tokoh besar nasional. Semoga hal ini bisa menjadi motivasi bagi PUB untuk lebih maju dan mahasiswa/I PUB bisa menjadi tokoh-tokoh besar di negeri tercinta Indonesia bahkan sampai ke luar negeri. Amin….

(Maaf redaksi belum dapat foto dokumentasi saat PUB tampil, insya Allah nanti diupdate .hehehe)

Minggu, 05 Juni 2011

Bersemi Sebatas Angan


Saat hati berkerudung peluh rindu
Saat sebersit ingatku hadirkan rasa semu
Rasa yang ku bangun di atas angin lalu

Kalbuku dendangkan segenap rindu
Yang bertalu di irama merdu
Masih inginku ditemanimu
Masih kental khayalku bersamamu

Untukmu, pastilah bukan untukku
Tapi tak ada inginku menuntut semua
Tak perlu terwujud
Tetaplah terjaga seperti sekarang
Biarkan rasaku bersemi
Sebatas angan



Selasa, 31 Mei 2011

Satu Senyum di Masa Itu



Hanya satu senyum di masa itu
Tentang dikau di masa itu
Kini cahaya hatiku
Engkau yang selalu terbingkai tertata

Indah dalam memori
Tersenyum tersipu
Penuh ikhlas di mataku
Dan aku tergagu akan semua makna
Arti Senyuman itu

Kau
Hanya kau yang sanggup taklukan hati
Dengan sebuah senyuman
Hanya satu
Satu senyum di masa itu


Rabu, 25 Mei 2011

Tibelat (Rindu, Selalu Ingat)

Hmm, pertama denger lagunya, wuich,,, lansung tibelat...hehehe... kata-katanya itu lho....

 

Tibelat

Ukur sareret teuteup saliwat
Tapi duriat tumapel masket
Matih lir peurah diri sumerah
Kumambang asih
Neang pangeunteupan deudeuh

Diri ngambang kabandang kajamparing ku manehna
Diri nguyung kapentang kalanglayung ku manehna

Kamana atuh kamana
Neang manehna
Metik asihna
Sareret jeung saliwat
Mawa tibelat
Sesah hilapna

Reret manehna
Teuteup manehna
Seukeut pamorna
Ngahudang cinta

Cipt. Nano S
Download lagunya.... klik di dieu

sumber : http://lirik-lagu-sunda.blogspot.com/2011/03/tibelat.html#ixzz1NJcadAad

Sabtu, 21 Mei 2011

TAK BISA BUAT PUISI

Aku tak bisa buat puisi
Apa itu puisi, aku tak mengerti
Syair, sajak, kata-kata misteri penuh tanda tanya
Aku tak bisa buat puisi
Apa itu katanya.....
Puisi cinta, cita, asa.....
Rangkaian kata-kata yang bingung ku baca
Tak mengerti tuk ku pahami
Bosan ku lihat
Enggan ku buat
Aku tak bisa buat puisi
Apalah itu rangkaian bait
Kata tak bermakna tak berasa
Huh ….. tak ada
Aku tak bisa buat puisi

peace ah..... hehehehe

Sabtu, 30 April 2011

Cinta Sesaat



Sudah sekian lama aku diam di tempat ini, aku menunggu seseorang yang mau memandangku dan jatuh hati padaku. Aku ingin menangis namun aku tak bisa, akupun ingin menjerit, tapi itupun aku tak bisa. Namun semua itu berakhir ketika ada seseoang yang datang mendekatiku. Dia tampan dan manis, rambutnya lurus sederhana, dan matanya yang bulat dan hampir penuh dengan warna hitam bola kecilnya itu memandangku. Sepertinya dia jatuh hati padaku.
          Aku sangat senang, karena mulai saat itu dia selalu mengajaku kemanapun dia pergi. Matanya pun tak bosan-bosanya memandangiku. Akupun tersipu malu. Dia slalu menjagaku, seakan dia tak kan rela bila tubuhku tergores walau hanya sedikit. Genggamanya yang erat membuatku merasa nyaman bersamanya.
          Kebahagiaanku bertambah ketika dia mengajaku jalan-jalan kemudian membelikan sebuah baju untukku. ”Kau akan terlihat lebih cantik dengan ini “, katanya sembari memandangku dengan senyum manisnya. Akupun kembali tersipu malu.
          Hari demi hari dan bulan demi bulan silih berganti, tak terasa, 8 bulan sudah aku selalu bersamanya, namun akhir-akhir ini dia tampak acuh padaku, dia pun tampak jarang memandangku, apalagi mempedulikan penampilanku.... Dan diapun sudah jarang mengajaku pergi. Aku takut kalau-kalau dia menemukan yang lebih dariku. Jika semua itu terjadi, maka aku tak kan lagi merasakan perlindungan darinya, dan perhatian darinya. Oh Tuhan....jangan biarkan semua itu terjadi...
          Semakin hari, kecemasanku bertambah. Hingga suatu hari, dia mengajaku pergi dengan sedikit kasar, dan langkah kakinya begitu cepat. Dia terus berjalan tanpa melirik ke arahku sedikitpun. Namun tiba-tiba langkahnya terhenti, seolah-olah dia terpesona oleh........................oh tidak!!! dia....dia lebih cantik dan mulus dariku...Semuanya akan terjadi, semua yang tidak aku inginkan ini akan terjadi!!
          Perlahan tapi pasti, dia mendekatinya dan terus memandangnya tanpa mempedulikanku. Aku haya diam. “Ini yang ku cari”, katanya. Deg!!oh tidak...inilah saat terakhirku denganya. Kemudian dia membelinya dan menjualku.
          Hm....kepedihanku kembali menerpa, aku kembali ke tempat yang sangat aku benci,box counter, dan aku harus kembali menunggu seseorang yang mau meliriku dan jatuh hati padaku. Ya.....mungkin memang ini yang tersirat dalam takdir sebuah handphone sepertiku. Takdir yang mengharuskanku untuk menikmati cinta yang hanya sesaat.....


Oleh : Feni Rizki M